You're Special

You're Special
Eps 69 Hadiah Aria



Warning Ada Adegan 21+ Sebelum itu Author hanya mengingatkan bahwa ini hanya halu dan karangan saja. Jadi yang mau baca,silahkan di baca tapi kalau tidak suka tentang hal vulgar skip aja oke.. 🍑


Happy Reading...


Waktu jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi. Karena acara sebenarnya sudah dimulai dari jam 20.00 berkumpulnya para tamu dan setelah memberikan suprise ke Ducky dan mengucapkan selamat mereka meninggalkan Mansion tersebut.


Itu adalah kejutan yang sangat romantis untuk tidak bisa dilewatkan bukan,apalagi orang penting dalam perusahaan mereka,Walaupun harus menunggu begitu lama.


Keesokannya 🌞


Membuka matanya perlahan lahan,suara deru napas yang lembut,melihat tangan yang menjadi bantalannya dan juga merasakan pelukan yang sangat hangat di pinggangnya.


Membalikkan badannya melihat wajah tampan yang sudah menjadi suaminya, Wajah yang menawan dan sangat tenang.



Deg Deg Deg jantungnya berdetak cepat tidak menyangka melihat wajah tidur Ducky yang sangat lelap membuatnya terpesona. Wajah Aria menjadi merah merona mengingat kejadian semalam bisa berhubungan badan dengan Ducky. Dia sudah yakin dengan perasaannya bahwa Aria sangat mencintai Ducky.


Memegang wajah Ducky sambil mengusap gusapnya "Kenapa melihatmu makin tampan saja"guman Aria lalu mencubitnya pipi Ducky pelan agar tidak membangunkannya. Tapi Aria juga kesal dengan tingkah Ducky semalam memberitahukan semua di hadapan para karyawannya tentang hubungan kita dan akan melakukan repsesinya bulan depan.


Sudah merahasiakan selama 2 tahun bahwa mereka sudah menjadi suami istri. Aria yang mengetahuinya saat di kantor Ducky melihat surat nikah yang tergeletak di meja. Aria tentu sangat kaget saat melihatnya seharusnya dia sangat marah tapi dia menahannya dan berpura pura tidak melihatnya dan membuat sebuah kejutan untuk Ducky sekaligus membalas perbuatan Ducky walaupun tidak seberapa .


Tapi melihat reaksi Ducky yang begitu frustrasi jika dirinya pergi membuat hatinya juga sakit.


"Sayang. Kulitku akan terlepas jika kamu menariknya terus seperti itu"Ucap Ducky merasa kesakitan di wajahnya dan memegang tangan Aria.


Aria yang melamun melepaskan tangannya..


"Marah padaku? "


"Aku kesal padamu"


"Sayang aku sangat mencintaimu. Tolong jangan marah padaku"Ucap Ducky memelas.


"Aku kesal padamu karena Aku telah jatuh cinta padamu" Kata Aria lalu


cup mencium bibir Ducky.


"Bahkan banyak hal yang kamu sembunyikan dariku aku terus memaafkanmu dan tetap disisimu. Aku seakan tidak bisa meninggalkan dirimu,kuharap kali ini kamu percaya padaku dan aku akan tetap menunggu kamu memberikanku jawaban atas semua pertanyaan yang aku berikan padamu. Karena jika kamu benar - benar mencintaiku maka aku hanya ingin kamu menceritakannya langsung padaku yang sebenarnya. Dan aku berjanji tidak akan meninggalkan dirimu"batin Aria terua mencium bibir Ducky dengan sensual.


Ducky tiba - tiba mengubah posisinya dengan berada di atas Aria dan menciumnya dengan seksual. Tautan demi tautan lidah mereka saling menjerat satu sama lain.


Ahhmm uhnmm akkkkhmmmm


5 menit kemudian mereka berdua mengambil napas masing - masing lalu Ducky menatap Aria dan membisikkan ke ketelinga Aria.


"Sayang bisakah aku meminta hadiah yang semalam kamu berikan padaku, aku ingin bercinta denganmu lagi" Aria yang dipincut oleh gairah tentu saja mengiyakan ajakan Ducky dan untuk apa menolaknya kan mereka sudah menjadi suami istri dan Aria sudah sedikit membalas perbuatan Ducky.


Tentu saja Ducky makin senang di dalam hatinya. Aria benar benar sudah menjadi miliknya,Ducky pun memberikan tanda kissmark di tubuh Aria yang dia berikan semalam.


Aria menikmati apa yang dilakukan Ducky bahkan dia tidak bisa menahan suaranya keluar begitu saja.


Meraba Pa*u*ara Aria....


Membuat tanda kissmark di mana mana dan tibalah Ducky dibawah milik Aria,karena mereka sudah b**l dari semalan tanpa mengenakan pakaian apapun ditubuh mereka hanya selimut menutupi badannya.


Aria menekan kepala Ducky yang berada di bawahnya untuk menj*lat miliknya lebih dalam.


Akhhhh ehnnnkkk Ahmmmm


Ducky sangat senang mendengar suara Aria yang menikmati permainan li*ah miliknya. Dia pun mengubahnya dengan memasukkan dua jari telunjuk dan tengah masuk kedalam milik Aria.


Akhhhh akhhhh "Keluar" Teriaknyaa Hosh hosh hu huh huh


Ducky melihat cairan yang keluar dari milik Aria. Dia pun mengarahkan miliknya ke milik Aria.


"Sayang aku akan memasukkannya, lakukan hal yang semalam kamu lakukan dengan fokus kepadaku dan hanya memikirkanku"


Aria menganggukkan kepalanya. Saat Ducky sudah mengarahkannya dan ingin masuk,Aria menghentikannya..


"Ada apa?"


Aria pun menarik Ducky dan mengubah posisinya dengan Aria berada di atasnya.


"Suamiku kali ini biarkan aku yang mem****".


Tentu saja Ducky kaget karena Aria. Aria pun langsung saja memasukkan milik Ducky ke dalam miliknya........


Aria pun mulai menggerakkannya dengan perlahan lahan. Rasanya Ducky tersiksa dengan permainan Aria yang begitu lambat mengerakkannya,Ducky mencoba membantu Aria agar permainannya lebih cepat tapi tangannya di pukul oleh Aria.


"Jangan mencoba membantuku"


"Sayang jika kamu melakukannya terus menerus seperti ini aku sangat tersiksa"


"Memohonlah" Ucap Aria menghentikan gerakannya dan melihat Ducky yang berada di bawahnya.


"Sa yang aku mo ho n"


Aria tersenyum kecil menatap Ducky,lalu memeluk Ducky "Lakukan....Aku lebih suka kamu bersikap agresif seperti semalam" Mencium pipi Ducky. "Tidak usah menahan dirimu aku sudah tidak apa apa" Kata Aria lagi.


Ducky pun dengan cepat membalikkan badannya dengan Aria dibawahnya.


Akhhhh Aria berteriak merasakan milik Ducky menabrak dinding ra*imnya.


"Sayang kamu tidak apa - apa" khawatir


Aria menggelengkan kepalanya


"Lanjutankan..... "


🍄🍑


.


.


2 Jam kemudian Ducky keluar dari kamarnya "Apa yang kalian berdua lakukan di depan kamarku?"


Mereka tidak mempedulikan perkataan Ducky dan menerbos masuk untuk melihat keadaan Aria.


"Jim apa yang kau lakukan"


Bammmm pukulan hantaman mengenai wajah Ducky.


"Lihat ini bodoh" melemparkan sebuah kantongan kecil yang ada di tangannya ke wajah Ducky.


Sedangkan yang satunya lagi adalah Jim yang memeriksa keadaan Aria.


"Apa yang kau lakukan Bram"


"Liat itu" Ucap Bram yang marah ke Ducky.


Ducky pun mengambilnya yang jatuh ke lantai dan membukanya melihat obat yang seharusnya Aria minum untuk berhubungan badan dengan dirinya dan manfaat obat itu untuk mecegah Aria merasakan sakit di kepalanya.


"Aria sama sekali tidak memakannya"Kata Jim membuat Ducky terkejut mendengarnya. Ducky lalu mendekati Aria "Tenanglah dia tidak apa - apa"


"Jim apa yang kamu katakan benar tapi dia tidak memakan obat yang kamu berikan" Kata Bram ikut mendekat untuk melihat Aria.


Jim mengangguk "Sekarang Aria hanya pingsan dan dia tidak akan bangun 3 jam ke depannya" sambil melihat Ducky karena masih panik. "Ducky berapa lama semalam kamu melakukannya dengannya?"


"5 jam dan tadi 2 jam dengannya"


Bram yang mendengarnya mencengram kerah baju Ducky. " Gila,Obat baru itu saja hanya sampai 2 jam untuk menahan rasa sakitnya tapi dia sama sekali tidak memakannya. Kamu sadar tidak bahwa dia pasti merasa sangat kesakitan"


"Hentikan Bram,ini keputusan Aria dan dia suami Aria" Jim menghentikan Bram karena Ducky hanya tertunduk tanpa melakukan perlawanan. Seakan pasrah jika ingin dipukuli oleh Bram.


"Sial" Mendorong tubuh Ducky lalu keluar dari kamar Ducky. Perasaan marah dan kesal menendang pintu yang tidak salah apa apa itu dengan keras.


Jim yang masih di dalam kamar


"Pagi ini aku baru saja melihat obat yang kuberikan padanya ternyata dia sama sekali tidak memakainya, Aria sudah membuktikan dirinya bahwa dia sangat mencintaimu.


Hadiah yang sangat kamu inginkan telah Aria berikan padamu,aku tidak menyangka Aria bisa menahannya bahkan berjam jam lamanya untuk bisa bercinta denganmu.


Ducky aku harap kali ini kamu percaya padanya. Kamu pasti tahu apa yang diinginkan Aria darimu, kau tahu Aria lah yang paling menderita selama ini tapi demi keegoisanmu itu untuk tetap disisinya kuharap kamu bisa segera menceritakan masa lalunya.


Jika kamu masih saja bersikap egois demi kepentinganmu aku yang akan bertindak untuk mengembalikan ingatan Aria dan jika Aria terjadi sesuatu padanya setelah mendapatkan ingatannya kembali, Aku akan bertanggung jawab dan Aku tidak akan membiarkan Aria terjadi sesuatu padanya.


Sebaiknya kamu segera memikirkan hal itu demi Aria" Ucap Jim keluar dari ruangan tersebut setelah menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan.


"Untung saja aku bermalam disini"batin Jim


~♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥~