You're Special

You're Special
Eps 27 Menikmati Festival



Sedangkan Kana dan Akemi....


"Emm itu Aria berkata kita harus menikmati festival ini dan bertemu dengannya di gerbang nantinya"


"Baiklah"


Akemi dan Kana mulai berjalan banyak stan permainan dan juga makanan yang mereka lewati. Situasi mereka sangat canggung setelah berpisah dengan Aria dan Ryuchi. Karena hanya Aria yang membuat suasana menjadi tidak canggung.


"Itu Mikura apa kamu ingin makan yang itu" Ucap Akemi untuk mengubah suasana.


"Hmm yah boleh"


Awalnya Kana dan Akemi saling sungkan namun setelah menikmati keindahan festival dan saling berbicara walaupun arah pembicaraannya hanya seputar hal yang biasa saja. Namun itu membuat mereka jadi lebih dekat.


"Apakah kita disini saja menunggu Asanajaya"


"Iya kita disini saja"


"Baiklah tunggu disini aku akan beli sesuatu"


Tak lama kemudian Akemi datang sambil membawa sebuah manisan buah apel dan juga Nikujaga masakan dari daging rebus dan kentang yang sedikit agak manis juga membeli minuman buat Kana.


"Ini buatmu Mikura... " Ucap Akemi


"Panggil saja aku Kana"


"Kalau begitu kamu juga bisa memanggilku Akemi"


"Arigato Akemi kun"Ucap Kana menerima pemberian dari Akemi.


Ini semua berawal dari saat mereka satu kelas menghadiri les yang mereka ikuti dan ternyata mereka satu bus saat pulang. Dan Akemilah duluan menyapa Kana hanya untuk mengembalikan uang milik Aria waktu itu. Dan Akemi meminta bantuan ke Kana untuk berterimakasih dengan Aria.


Namun saat Akemi ke kelas X5 Aria sering tidak ada dikelas dan saat mencarinya Aria dia tidak bisa menemukannya. Itulah yang membuatnya beberapa hari terakhir ini dekat dengan Kana.


"Hp milik Aria tidak aktif"Ucap Kana menelpon Aria.


"Coba aku menghubungi Ryuchi"Balas Akemi mencoba menghubungi Ryu tapi tidak diangkat.


Tiba - tiba saja di depan mereka ada yang datang sambil membawa mainan yang begitu banyak.


"Akemi tolong aku"Ucapnya menoleh...


"Ryu" Ucap Akemi kaget melihat Ryu yang datang. Lalu membantu Ryu mengambil beberapa mainan yang ada di tangan Ryu dan Kana juga ikut membantu.


"Apa ini semua mainan yang kamu dapatkan"


"Bukan tapi ini semua Aria yang memenangkannya dan dia disana masih bertanding dengan seseorang"Ucap Ryu menunjuk ke arah berkumpulnya orang orang.


"Aku tidak menyangka Aria sangat menikmatinya " Ucap Kana senyum senang.


"Ya, tapi Aria terlalu bersemangat dan membuat orang orang memandangnya dan memanggil mereka dewi permainan" Ucap Ryu kewalahan bersama Aria. Jika mengingat Aria memainkan semua permainan yang ada di festival.


"Wah itu nama yang bagus dan lucu. Ayo aku juga ingin melihat permainan apa yang dimainkan oleh Aria " Ucap Kana bersemangat ingin melihat permainan Aria.


"Kirei" penonton 1


"Kakkoi" 2


"Subarashi Cewek itu sangat cantik dan kuat"


"Nona bertandinglah denganku dan aku akan memberikan uang ini padamu" Ucapnya


"Baiklah"Ucap Aria mantap sudah 3 orang yang dia kalahkan saat bermain catur saat ini.


"Nona jika aku menang kabulkan 1 permintaanku" Aria mengangguk mengiyakan tantangan dari orang di depannya


Akemi, Ryu, Dan Kana melihat pertandingan Aria bermain catur.... Pertahanan Aria sangat kuat..... Dan Skakmat......


"Wah cewek itu menang lagi"


"Sugoii"


"Aria Kakkoii"Ucap Kana melihat Aria memenangkannya.


"Arigato permainannya Oji san" Ucap Aria tersenyum manis


"Sial dia sangat hebat padahal aku kan juara satu bermain catur. Bisa bisanya dia meruntuhkan pertahankanku"batinnya kesal lalu pergi.


"Ayo siapa lagi yang ingin bertanding dengan Nona ini" Teriak seseorang


"Gomen, Saya harus kembali"Ucap Aria Karena sudah melihat Kana dan yang lainnya.


"Hei Nona aku ingin melawanmu adu panco"Teriak seseorang "Jika kamu menang aku akan memberikan ********** Yen" Lalu para penonton memberinya jalan.


"Wow itu sangat banyak, kenapa dia membuang buang uangnya untuk melawan seorang wanita" 3


"Tapi dia ingin bermain adu panco dia pasti akan menang" 2


"Adu kekuatan dengan wanita yang pasti dia akan menang" 1


"Badannya juga besar mana mungkin cewek ini menang"3


"Apakah ini tidak terlalu curang"Ucap Akemi


"Hei Nona bagaimana apa kamu menerima tantangan dariku jika kamu menang kamu bisa mendapatkan uang yang begitu banyak sedangkan jika aku menang kamu harus mencium bibirku saja"Ucapnya meremehkan dan membuat permintaan konyol.


"Aku tidak setuju"Teriak Kana. Kana langsung maju menerobos kedepan.


"Tenanglah Kana"Ucap Aria senang melihat Kana yang sedang membantunya. Memegang bahu Kana untuk mundur ke belakang.....


Kana melihat Aria hanya mengedipkan matanya sebelah. Bahwa semuanya akan dia atasi.


"Oji san,maaf aku tidak menerima permintaan anda jika kita bermain adu panco"Ucap Aria maju kedepan.


"Hahaha aku tahu kamu tidak akan menang melawanku......." Ucapnya sombong


"Tapi aku punya seseorang yang akan melawan anda"Ucap Aria smrik menerobos ke barisan yang menonton dan menarik seseorang.


"Dia yang akan melawan anda"Ucap Aria.


"Hahaha dia sangat kurus aku mungkin masih akan menang melawannya"


"Oji san anda terlalu meremehkan temanku ini"Ucap Aria masih memegang tangan laki laki yang ditariknya dari penonton.


"Jika anda menang maka aku akan mengabulkan permintaan anda Tapi jika dia menang anda tahu hasilnya "Ucap Aria dengan nada yang cukup keras.


Penonton yang mendengarnya kaget, ada yang berteriak dan ada yang senang.


"Baiklah Nona kamu jangan menyesal mempertaruhkan bibir milikmu padanya" Ucapnya tersenyum licik dan sombong.


Aria lalu membisikkan sesuatu ke orang ditariknya tersebut....Lalu dia pergi ke arah Kana.


"Aria apa yang kamu lakukan"Ucap Kana agak marah dengan keputusan Aria"Seharusnya kamu menolaknya dan siapa orang yang kamu tarik itu"


"Aku tidak tahu"


"Nani"Ucap 3 orang kompak bersamaan kaget mendengar jawaban dari Aria. Ternyata 2 orang lainnya tidak lain dan tidak bukan Akemi dan Ryu yang mendekati Aria dan Kana juga mendengar pembicaraan mereka.


"Baiklah inilah pertandingan untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan ciuman dari bibir dewi permainan yang baru saja menggemparkan kita hari ini" Ucap Mc dadakan yang sedari tadi meriahkan pertandingan tersebut.


"Yoh aku bertaruh orang besar itu yang akan menang"


"Aku sangat kasihan dengan gadis cantik itu malah akan dicium oleh orang itu"


Para penonton bersorak dan banyak meremehkan orang yang ditarik oleh Aria.


"Baiklah permainan akan dimulai"


"Siap"


"Kamu akan kalah"Ucapnya sombong dan meremehkan walaupun dia tidak bisa jelas melihat wajah orang di ddepannya ini.


"Mu..."


"Tunggu dulu, suruh dia membuka penutup kepalanya kita ingin melihat wajahnya"Teriak penonton.


"Iya betul"


"Lepaskan "


"Katakan pada mereka yang ada disini untuk diam"perintahnya dengan nada yang sangat dingin


"Semuanya diam permainan akan dimulai" penonton merasa sedikit kecewa.


Orang besar yang memegang tangan milik cowok di depannya ini merasa ada yang tidak beres.


"Baiklah kita Mulai pertandingannya" Ucap Mc dadakan


"Aku akan mengalahkanmu"Teriaknya tersenyum meremehkan.


"Sial kenapa dia bisa menahannya"batinnya mendorong terus untuk menjatuhkan lawan di depannya.


"Entah kenapa aku percaya padanya"batin Aria melihat pertandingan di depannya.


"Waw orang itu bisa menahannya"


"Lihat, muka orang itu dia tidak bisa menjatuhkan orang kecil di depannya"


Lalu banyak suara tawa dari penonton karena sudah 5 menit pertandingan dimulai tapi belum ada hasil. Namun melihat wajah orang besar itu kesusahan.


"Kalahkan dia,jika kamu menang aku akan menciummu di hadapan semua orang"Teriak Aria dan bumm disaat bersamaan dengan perkataannya orang yang Aria tarik dari kerumunan itu menang. Mengalahkan orang di depannya.


"Wow dia menang"


"Ternyata dia sangat kuat"


"Aria" Ucap lagi 3 orang yang kompak hari ini menyebut nama Aria.


Aria menutup mulutnya tidak percaya......


"Yeeee kita menang" Teriak Aria malah kegirangan.


Tapi disaat bersamaan orang yang Aria tarik dari kerumunan malah langsung pergi saat Aria menuju kearahnya.


Aria lalu pergi mengejarnya......


.


.


.