You're Special

You're Special
38 Masa Kelam Aria Part 2



"Kalian berdua! Apakah tau bahwa Aria memiliki seorang saudara laki laki selain Atan Asanajaya" Tentu saja Suna mengangguk Aria pernah menceritakannya walau hanya sedikit.


"Itu dia pernah bilang padaku dan kalau tidak salah dia memanggilnya Abang"


"Yah. Nama lengkapnya Arya Asanajaya seorang saudara yang sangat menyayangi adiknya dan sebagai teman yang sangat penting buat kami"


Sudah kelihatan jelas bahwa ini akan menjadi cerita malam yang panjang. Pria ini bernama Ducky Santonaya. Dia menceritkan hubungannya dengan keluarga Aria Asanajaya.


Juga awal Aria yang membuatnya menderita setelah kehilangan sosok orang yang sangat disayanginya.


"Ini adalah hari ke satu tahun Arya pergi"


Suna memang merasa aneh dengan tingkah Aria hari ini juga Papa Aria seperti tidak bersemangat menyambut kedatangan hari natal ini ternyata inilah sebabnya.


Flasbcak On 🌀🌀


Setahun yang lalu Negara IND. Hari yang membahagiakan dimana Aria dan Kakaknya akan menuju ke tempat berkumpul untuk merayakan natal day.


"Bang Ra hadiah untuk pacar kakak yang mana nih" Ucap Aria melihat tumpukan hadiah di jok belakang mobil. Banyak sekali tumpukan hadiah di mobil kakaknya.......


"Arya jangan bilang ini di bagian belakang buat Si Sera"


"Yahh bagian belakang buat Sera, tengah buat dua Adik aku tercinta bersama Ortu gua dan di depan buat loe dan Bram" Ucap Arya santai


"Wow Kak Sera bakalan kaget banget nih liat hadiah dari Kakak"


"Hmmm.... Jadi hari ini kamu tidak boleh ngejahilin dia yah Acca"


"Heh... Kok gue sih! Abang kan juga sering ngejahilin pacar Abang dan sering membuatnya marah"


"Karena aku suka dia kalau lagi marah sangat lucu dan menggemaskan"


"Kalian berdua memang gila selalu bikin kesal dan onar. Untung saja Sera tidak menanggapinya dengan serius kejahilan kalian"


"Bangbek aku menjahilinya karena ingin tau seberapa besar dia menyukai saudaraku....."


"Yahh.. Tapi kamu terlalu sering menjahilinya dan membuatnya mengira bahwa kamu tidak menyukainya dan kamu Arya jangan selalu diam saat Aria melakukan hal aneh ke Sera.......Kalian berdua harus intropeksi diri kalian"


"Baiklah mulai hari ini aku Aria Asanajaya adik Arya Asanajaya bakalan berjanji jadi adik ipar yang baik buat Kak Sera dan tidak akan lagi menyinggung dan menjahilinya. Karena Kak Sera lolos dari ujian kami berdua" Ucap Aria menyenggol Kakaknya.


"Jadi kalian berdua. Gue nggak habis pikir gue kira bakalan melihat Sera akan menjadi gila duluan dan kabur" Arya dan Aria hanya tersenyum.


"Hehh Bebek mana mungkin orang yang membuatku jatuh cinta menyusahkan dirinya" Ucap Arya


"Dasar Tokek"


"Sudah sudah Bang Buaya sudah sms gue nih kita jangan terlalu lama. Apalagi Bang Tokek bakalan melamar Kak Sera heheheheh tidak lama lagi gue bakalan punya ponakan":)


"Astaga nih bocah cicak malah mikirnya udah jauh banget"


Jadi mereka itu punya panggilan yang sangat lucu buat kesenangan aja. Arya biasa dipanggil Tokek,Ducky....Bebek sedangkan Bram....Buaya. Aira pula Cicak sejenis dengan Abangnya. \( ̄▽ ̄;)/


"Acca ayo" Ajak Arya


"Gue mau sama Bangbek aja"


"Kenapa? " Tanyak bersamaan dengan Arya dan Ducky


"Rahasia" Menarik lengan Bangbek " Abang duluan aja yah gue mau ke suatu tempat dulu"


"Baiklah.....Ducky jaga adek gue" menatap tajam temannya.


Akhirnya mereka berpisah.....


"Acca kamu mau kemana?" Menatap Aria ada raut kesedihan di matanya.


"Bangbek kita cari taman dulu yah" Ucap Aria. Ducky mengangguk sepertinya Aria ingin membicarakan sesuatu.


Berada di taman...... Cukup ramai karena hari yang spesial para orang orang yang menyambutnya.


"Ada apa katakan tadi kamu sangat bersemangat kenapa kamu terlihat sedih sekarang" Ucap Ducky


"Bangbek...... Kamu tau kan bahwa aku sangat menyukai Bang Ar apalagi dia cinta pertamaku... Tapi aku tau bahwa aku adalah saudara kandungnya sampai sekarang pun aku masih menyukainya demi kebahagiaannya aku rela melepaskannya karena hubungan darah ini" Ucap Aria dia juga tidak ingin egois.


"Aku senang mendengarnya Acca kamu memang selalu berpikiran dewasa!!!" Walaupun juga sangat kekanakan.


"Tapi Banbek 2 hari yang lalu aku bertengkar dengan Abang"


"Bertengkar??....Kalian kan memang biasa cekcok tapi sering baikan lagi"


"Ini beda.....Aku aku aku melihat Kak Sera ke hotel dengan saudara Bang Buaya Si Serigala itu. Aku bilang Kak Sera pasti selingkuh dengan dia tapi Bang Ra tidak percaya padaku"


"Apa kamu punya buktinya?"


"Teman aku buktinya Kak dia yang melihatnya"


"Acca loe yang melihatnya atau teman kamu? "


"emmmm itu teman aku" merasa bersalah "Tapi Bangber dia teman dekat aku apalagi gue sering membicarakan tentang Bang Ra ke dia juga memperlihatkan foto yang dia dapat....coba liat deh" Menyedorkan hp miliknya ke Bangber.


Ducky melihat hanya punggung belakang tapi memang kelihatan seperti Sera dan Bryan.


"Kakak bersikeras bahwa Ini bukan Sera. Bangber jawab......Aku sudah menganggap Kakak sebagai keluarga yang tumbuh besar bersama Kak Arya dan Kakak juga tau kan dia pasti Kak Sera"


Jika Ducky berbohong sama saja dia mengelak dari pertanyaan Aria dan pasti membuat Aria sedih.


"Itu...... " Tring ting ting ting suara hp membuat Ducky menundahnya.


"Bram..... "Ducky menjawab panggilan dari Bram. "Ada apa? "


"....."


"Gue lagi di taman"


"....."


"Gue bareng Acca. Emang kenapa?"


"......"


"Sialan loe"


"....."


"Arya dah duluan dari tadi masa belum sampai sih"


"...."


"Yang benar padahal ini 30 menit berlalu pasti dia udah sampai 20 menit disana"


"Bangber mungkin jalanan anggrek macet karena ada festival mungkin Bang Ra memutar jalan jadi lambat"


"Owh iya.....Bram nyuruh kita buruan kesana kita udahi aja dulu pembicaraan ini nanti kita lihat dan selidiki lagi yah" Ucap Ducky menenangkan Aria.


"Baiklah Bangber pasti Bang Bram kesepian"


Akhirnya Aria dan Ducky pergi dari taman mengambil jalan Kakatua untuk sampai ke tujuan mereka karena jalan Anggrek sangat macet jadi mengambil jalan memutar.


"Heh kenapa di depan sangat macet apa ada kecelakaan"


"Iy neng. Katanya ada yang menerobos lampu merah dan terjadi kecelakaan. Apalagi barang barangnya berserakan dimana mana" Jawab seorang pengemudi motor di samping motor Ducky.


"Gitu yah mas,bahaya banget yah menerobos lampu merah segala"


"Benar neng"


Laju motor Ducky menuju ke depan perlahan lahan dan saat sampai di depan jalur yang di pasangi jalur kuning dan penutupan jalan di sebelah kanan terjadinya kecelakaan.


Aria melihat barang yang masih berserakan dan juga mobil yang rusak parah.


"Bangber kok hadiah itu mirip yang ada di jok mobil BangRa"Menepuk pundak Ducky.


"Mungkin pembungkusnya aja yang sama Acca" Ucap Ducky tampak ragu dengan jawabannya. Dia tidak ingin berpikiran macam macam dan aneh.


"Tidakkkkkkkk........Berhentiiiiiiii " Teriak Aria melihat cowok yang baru aja diangkat masuk ke ambulans. Aria bisa melihat dengan jelas siapa yang baru saja di bawa masuk. Apalagi pakaian yang Abangnya kenakan hari ini itu hadiah darinya.


Aria turun dari motor menuju ke seberang jalan. Karena jalan macet jadi orang yang berlalu lalang laju kendaraannya hanya sedang akibat kecelakaan tersebut.


"Acca" Teriak Ducky " Jangan bilang ini.... Tidak mungkin"


Aria yang sampai di seberang. Dan dihadang oleh polisi.


"Tidakkkk biarkan aku lewat" Aria sudah mulai menangis. Melihat kepergian mobil ambulans dan para polisi yang mengumpulkan barang bukti.


"Acca..... Jangan menangis. Pak ke rumah sakit mana korban yang dibawa pergi" Ucapnya.


"Itu Rumah Sakit Flower"


"Ayo Aria kita pergi menyusulnya oke.... Jangan nangis yah jangan nangis......


.


.


.


Rumah Sakit Flower....


"Suster Korban kecelakaan yang baru saja tiba"


"Apakah anda keluarganya" Ucap tiba tiba seorang dokter.


"Iya dok dimana kakakku"


"Maaf... Bisakah anda mengisi surat *** keadaan pasien sangat menghawatirkan kami akan memulai operasi jadi kami butuh persetujuan dari keluarga"


"Dok tolong selamatkan Kakak kuu dok. Lakukan saja saya sudah menghubungi kedua orangtuaku untuk datang kesini. Selamatkan nyawa kakakku


"Baiklah....."


Operasi berjalan Orangtua Aria belum juga sampai karena terjebak macet..... Para dokter yang menangani pasien sedang berusaha menyelamatkan Arya Asanajaya yang sangat terluka parah.


o\=\=[]::::::::::::::::>≥﹏≤