You're Special

You're Special
Eps 48 Liburan Part 3



WARNING 18+ Banyak Kata - Kata Kasar daj Adegan Kekerasan. Mohon Pembaca Tidak dimasukkan ke hati. Dan berbijaklah dalam berkomentar >_<


❄❄❄❄⛄❄❄❄❄


Bram yang sedang mengajak Aria beserta temannya sampai ke tempat peristirahatan mereka.


"Tada inilah tempat penginapannya" Ucap Bram.


Teman teman Aria yang melihat penginapan kecil tersebut berpikir tempat ini tidak akan menampung mereka apalagi hanya satu lantai.


Aria smrik.....


"Itu Kak Bram apakah tidak salah tempat penginapan ini hanya memiliki 2 kamar ukuran kecil dan juga satu toilet dan satu dapur apalagi dapurnya berdampingan dengan ruang tamu" Ucap Vu


"Iya tempatnya sangat kecil mana muat untuk semuanya" Sin Menambahkan


Deg.... Bram lupa bahwa penginapan yang dia sewa memang kecil karena sudah tidak ada lagi tempat yang lain selain ini. Apalagi lagi tempat ini hanya muat untuk 4-5 orang saja.


"Ittuu itu Acca...."gugup Bram


💔



💔


"Ducky san. Apa maksud dari perkataan anda sebelumnya mengenai sifat asli Aria?"Tanyak aru yang masih penasaran


"Kamu bakalan melihatnya langsung"Jawab Ducky


"Ducky san....Aria Aria dia dia ituu" Ucap Akemi yang tergesa gesa karena berlari


"Acca sudah mulai bertindak yah"batin Ducky tidak menyangka bahwa Aria sudah memulai lebih cepat dari dugaannya.


💔


"Bagus menunduklahh loe ingin permintaan maafku bukan. Maka bersujudlah di bawah kakiku,katakan bahwa kamu orang brengsek **********************************************************************. Nah Ulangi perkataanku, dan tenang saja orang orang disini tidak akan mengerti apa yang aku ucapkan. Loe kan hanya anak ha*am dari keluarga **** lalu diusir, malah berpura pura masih memiliki segalanya. Dasar orang tidak wa*ras,aneh. Malah berperilaku seperti ****** an*ing " Kata Aria sambil menginjak kep*la Bram yang bersujud dibawah tanah. Disertai turunnya salju di tempat tersebut.


"Dann yah percuma kamu menutupi semua kesalahan Kakak ban*sat mu itu pada akhirnya gue mengetahuinya Akahahah bisa banget loe yah nutupin semua hal itu. Memangnya pelaku pembunuhan Kakakku tidak bisa didapat dan mana mungkin kakakku dengan mau menerobos lampu merah kecuali Kakakmu itu dan perempuan sia*lan itu membuatnya emosi dan marah" Ucap Aria makin menekan kepala Bram yang hanya menerimanya.


"Membuat kenangan? Impian BangAr ? Loe memang sudah nggak waras yah malah mengajakku ke tempat wisata ini dan malah mengejarku kesini untuk permintaan maaf Akkhhhhh loe memang nggak tau diri. Malah berani nunjukkin wajah loe di depanku setelah apa yang diperbuat Kakak A*u loe. "


"Mengajakmu berbicara sedikit saja sudah membuatmu senang. Bagaimana rasanya setelah di sanjung lalu dijatuhkan kembali"


"Aria sangat menakutkan. Aku takut mendekat ?"Ucap Mai


"Tapi kenapa dia mengeluarkan air mata?" Vu


"Dia terlihat sangat marah tapi air matanya.." Sin


"Tapi apa yang sebenarnya mereka katakan dari tadi" Ucap Ryu


"Suna hentikan Aria" Ucap Kana merasa aneh dengan Aria tapi tidak berani mendekat apalagi tadi Aria tiba tiba membentak Bram.


"Tidak...aku tidak bisa saat Aria melihat ke arah kita seperti ingin juga memangsa kita dan menyuruh kita untuk tidak ikut campur kita harus menunggu Kak Ducky " Jawab Suna tidak berani mendekat melihat Aria seperti bukan Aria yang selama ini dia kenal.


"Kenapa Kak Bram hanya diam saja"batin Suna melihat Bram pasrah.


"Tidak kenapa Aria seperti ini. Dia seperti membalas dendam dengan Kak Bram d a n dan aku t takut mendekatinya....Mana Aria yang baik itu mana manaa" batin


"Aaha selagi kamu masih dibawahku aku ada sesuatu yang akan sangat mengejutkan" Kata Aria smrik mengeluarkan botol air yang isinya kot*ran yang sangat kental juga menjijikan. "Aku benar benar menunggu saat saat ini"


Air menjijikkan itu pun tumpahh mengenai tubuh Bram....


"Aria"


"Ihhhh apaaan tuh"


"Kenapa kenapa Aria"


"Kenapa Aria bisa berbuat sampai sejauh ini dan ini terlihat tidak masuk akal"batin Suna


Mereka yang juga baru sampai ke tempat kejadian tersebut. Melihat Aria menuangkan air menjijikan itu. Dan tiba tiba saja Ducky sudah ada di samping Aria dan.....


Teman teman Aria yang melihatnya kaget plus bengong melihat kejadian di depannya ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ ๏_๏ (|||゚д゚) (|||゚д゚) (|||゚д゚) (|||゚д゚) (|||゚д゚) (|||゚д゚) .


Hamparan salju turun yang seharusnya dipandang dan juga dinikmati malah menjadi sebuah kejutan liburan yang tak disangka sangka mengenai Aria.


"Semua masuk kedalam dan hangatkan tubuh kalian di dalam dan jangan khawatir tentang tempatnya aku sudah mendapat pengganti untuk kita semua. Tapi sementara kalian disini dulu karena cuaca cukup dingin" Ucap Ducky sambil membantu Bram berdiri.


"Dan aku peringatkan kalian semua jangan ada membantunya...mendekatinya dan jangan biarkan dia masuk kedalam" Peringatan kepada teman temannya Aria dengan nada suara yang cukup keras.


"Intropeksi dirimu" Ucap Ducky meninggalkan Aria beserta teman teman Aria. Membawa pergi Bram dari tempat tersebut.


"Aduh bagaimana!Apakah kita masuk atau tetap disini? "


"Minna......Kalian masuk saja aku tidak apa - apa" Ucap Aria sambil tersenyum bahagia ke arah teman temannya yang diajak.


Deg


Deg


Deg


Deg


Deg


Deg


"Bangbek menyuruhku disini untuk interopeksi diri disini atau kalian mau me ne ma ni kuu" Senyum Aria menyeramkan


Glek glek glek


Deg


Deg


Deg


"Ap aa di i aa maaaa sih Aria" Ucap Vu gemetaran.


"Ayoo sebaiknya kita masuk" Ucap Mai mengajak Vu dan Sin masuk kedalam penginapan." Menakutkan" batin Mai


"Kana.... Ayoo.... Ayo Kana" Ucap Riko dia merasa sangat sangat sangat takut dengan Aria yang saat ini. Sambil menarik tangan Kana untuk masuk ke penginapan.


Kana melihat senyum Aria sangat menyeramkan saat dia melewati di depan Aria.


Begitu pula dengan Akemi dan Ryu yang tadinya mau pergi tapi dihentikan oleh suara Aria.


"Akemi!Ryu kenapa kamu berjalan dia arah yang salah penginapannya ada di belakangku. Jangan bilang kamu mau pergi darisini padahal aku sudah mengajakmu liburan saat ini" Ucap Aria.


Glek


"Ituuu ituuu" Ryu berbalik badan menatap Aria yang ditatap tajam oleh Aria.


"Jika kamu dan Akemi tidak masuk. Maukah kamu menemaniku disini"


"Tidakkkkkkk" Ucap Ryu menarik Akemi ke dalam penginapan


Horo malah mematung di tempatnya karena saking terkejutnya. Melihat Aria seperti ular yang mencari mangsanya. Begitu pula dengan Shinya sangat kaget dengan apa yang dilihatnya hari ini membuatnya sangat terkejut.


"Aku tidak berani menatapnya"batin Shinya.


Melihat Horo mematung dan sudah merasakan dingin berada diluar diapun menarik Horo untuk ikut dengannya masuk kedalam penginapan.


.


.


.


❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄