
Warning Ada Adegan 21+ Sebelum itu Author hanya mengingatkan bahwa ini hanya halu dan karangan saja. Jadi yang mau baca,silahkan di baca tapi kalau tidak suka tentang hal vulgar skip aja oke.. 🍑
.
.
.
.
Happy Reading....
💕💕
Jam 8 malam Aria mengecek jam ditangannya menunggu kedatangan seseorang. Aria sedang berada di luar Apartemennya.
Setelah bermain seharian date girl dengan temannya tapi masih ada kejutan spesial lagi buat seseorang yang dia tunggu saat ini.
"Tidak sabar menunggunya, aku sudah menyiapkan semuanya dan menyembunyikanya dengan hati - hati dan akhirnya tiba juga.....harus berhasil"guman Aria sendiri.
"Aria....Maaf aku telat datang" Ucap Aru meminta maaf karena Aria sudah menjanjikannya datang sebelum jam 8 malah datang tidak tepat waktu.
"Ayo....kamu tidak telat kok malahan pas jam 8 malam " Lalu menarik Aru untuk naik ke Apartemennya.
"Ehhh kenapa ke lantai 7?"
Bahwasanya Apartemen Aria kan di lantai 5.
"Kamu akan tahu setelah melihatnya" Ucap Aria membuat Aru malah jadi penasaran. Dia benar benar tidak bisa mengerti pikiran Aria.
Tibanya mereka di lantai 7 Aria mengandeng tangan Aru menuju ke ruangan Apartemennya. Lalu Aria membukanya terlihatlah ruangan yang dipenuhi oleh barang mainan dan paper back di lantainnya.
"Ahahaha bagaimana kamu terkejut bukan. Mama kalau lagi shooping bareng Papa dia akan membeli tumpukan barang seperti ini. Untung saja semuanya diatur rapi. Ayo kita masuk"
Jam 8 - 10 malam Aria membuat Aru terus bermain permainan game yang tidak ada habisnya saking asiknya membuat mereka lupa waktu.... Untung aja ada camilan ringan yang membuatnya tidak kelaparan.
Tring tring tring..... Aria melirik jamnya yang telah diatur ternyata sudah jam 11 malam.
"Aku capek main gamennya kamu terlalu hebat Aru. Aku malah jadi kalah terus... "
"Maaf yah kamu memang tidak bakalan bisa mengalahkanku" ejek Aru
"Hah... Sekarang kamu malah jadi menyebalkan yah Aru.... "
Brukkk jatuh ke badan Aru.... Saling memandang.. Aru lalu menjauhkan Aria...
"Yabaii" Aru malah mengingat kejadian kemarin malam di kamarnya. "Sekarang sudah jam berapa aku sebaiknya pulang" Ucap Aru malah dicegah oleh Aria.
"Tidak boleh, kamu tidak boleh pergi. Aku ingin menonton drama denganmu disini" Ucap Aria
"Tapi ini sudah jam 11.15 malam Aria. Mama Papamu pasti mencarimu"
"Mereka tidak ada di rumah sedang liburan"
" Tapi Aria..... "
" Ayolah temani aku menonton kalau udah habis baru aku ijinin kamu pulang deh... Ayolah Aru kamu kan pacarku" Ucap Aria bertingkah manja plus manis..
"Astaga manisnyaa.... "batin Aru. " Baiklah"
"Owhh Yesss" Menarik Aru ke lantai 2.
"Kenapa kita ke atas"
"Kasetnya ada di atas ada tvnya juga jadi kita di kamar atas aja nontonya"
Aria lalu membuka kamar di lantai atas dan menyalahkan lampunya. " Oke kamu disini pilih salah satu kasetnya aku akan ke lantai 5 buat mengambil snack baru" Ucap Aria turun kebawah.
"Ingat Aru ini hanya nonton saja jangan berpikiran mesum"batin Aru untuk menyadarkan dirinya.
Aria yang sebenarnya berbohong bahwa akan mengambil snack di lantai 5 sebenarnya sudah menyiapkan semuanya di lantai 7 berpura pura mengambil snack tapi sebenarnya sudah mempersiapkan kejutan.
"Oke kue dah ada lilin juga ada.... Ganti baju juga sudah . Pasti Aru tidak menyangka bahwa aku menyiapkan kejutan ultahnya dan untuk terakhir kalinya tapi aku akan berusaha bisa kembali kesini lagi" batin Aria senang bercampur sedih.
"Sekarang sudah jam berapa yah" Aria melihat jamnya 11.57 "Wah bentar lagi oke aku naik aja"
Sedangkan Aru yang dari tadi tidak tahu yang mana harus dia pilih karena banyak sekali rekomendasi film.
"Yaudah ini aja" Ucap Aru memilih secara acak dan memasangnya.
Tok tok tok.......
Aru berdiri dan membuka kan pintu buat Aria.... Dan terdapat ukuran kue kecil di depannya.
12.00......
Aru yang nampak kaget karena dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya. Tapi kali ini ada yang membuatkannya kejutan dan untuk pertama kalinya itu adalah Aria Asanajaya Kanojonya....
"Aria kamu tahu ulang tahunku padahal aku baru bilang besok ke kamu itulah kenapa aku mengajakmu kencan"
"Tentu aku tahu kan kamu kekasihku. Baiklah aku akan menyanyikan lagu untukku tapi sebelum itu kita masuk dulu" Ucap Aria
Lalu Aria dan Aru masuk ke dalam kamar. Aria menyanyikan lagu Happy Birthday padanya sambil Aru melihatnya dengan tersenyum bahagia.
"Aria tampak sangat mempesona malam ini"batin Aru karena Aria mengubah juga pakaian yang tadi dipakenya.
"Sekarang buat permohonan lalu tiup lilinnya" Aru lalu menutup matanya dan memohon lalu membuka matanya meniup lilinnya.
"Makasih Aria aku sangat senang" Ucap Aru sambil mengeluarkan air matanya.
Aria lalu pergi ke samping Aru lalu memeluknya "Kamu tidak boleh mengeluarkan air mata saat hari bahagia kamu apalagi ada aku disini"
"Maaf, aku hanya sangat senang" memeluk Aria dan melepaskan pelukan mereka masing masing. Aria lalu melihat wajah Aru mengikat rambut depan Aru terlihatlah semua wajahnya.
"Kamu sangat tampan" Ucap Aria langsung mencium bibir Aru. Umm ahmm ummmm,melepaskan tautannya. "Karena ini ulang tahunmu aku Aria meminta hadiah darimu dan kamu tidak boleh menolak permintaanku ini" bisik Aria di telinga Aru lalu mengigit telinga Aru.
"Ariaa"
Aria lalu menaiki tubuh Aru dan duduk di pangkuan Aru. "Hadiah yang kuminta berikan per*akamu maka aku juga akan memberikan per*wanku"
Aru kaget.... "Tapi Aria.... "
Shhhh"Aku ingin pengalaman pertamaku bersamamu Aru apakah kamu tidak mau. Aku sangat mencintamu kamu tahu itukan saat kita di gubuk dulu. Aku sudah pernah bilang tidak pernah menganggapmu sebagai dia malahan hanya kamu dimataku. Dan kamu tau Aku selalu berpikiran mesum jika mengingatmu dan itu pertama kalinya aku memikirkan itu"
Milik Aru menegang tidak fokus mendengar perkataan Aria dia juga tidak bisa mengendalikan dirinya.
Aru lalu mengendong Aria dan membuangnya ke ranjang yang ada di ruangan tersebut.
"Aru..... "
"Aria aku juga seorang lelaki jadi jangan menyesali perkataanmu aku akan bertanggung jawab padamu" Ucap Aru mulai membuka bajunya.
Aria tidak menyangka Aru berubah menjadi agresif... "Stopp Aru...... "
"Tidak Aria ini permintaanmu dan juga sebagai permintaanku" Aru yang sudah diselimuti oleh hawa nafsu.... Naik ke atas ranjang membuka pakaian Aria mengingat ngingat buku majalah yang dibacanya kemarin malam untuk merangsang tubuh Aria.
"Ahhhh Aruu pelannn"
"Ahhhhh jangan menjilat disana.... "
"Punyaa Acca sangat basah dan enak... "
"Aruuuuu" Menggeliat...
Ummm ahhmmm ummm ahhmmmm ahhm ummm Ciuman panas dan jari Aru yang masuk ke dalam *** milik Aria merasa sangat aneh namun terasa *****.
Aru tidak menyangka bisa melihat tubuh Aria yang sangat indah. Keindahan yang tidak bisa untuk menolaknya sama sekali.
"Jangan gigit..... "
Ahmmm ummm uhhhh Aruuu....
"Darimana dia belajar ini padahal...." Melihat ke samping tv yang menyala tertayang film 21+ . "Pantas saja Aru langsung berubah Agresif pasti dia melihat video dewasa ini apalagi aku langsung menyalakan api di dalam dirinya"batin Aria
"Acca aku akan memasukkannya" Ucap Aru setelah menyelusuri semua bagian tubuh Aria dan masuk ke intinya...
Aria hanya mengangguk pertanda setuju dia juga sudah diselimuti oleh hawa nafsu.
"Akhhhhh masukkkkk punyaaamuu akan masukkkkk" Teriakkk Ariaa merasakan milik Aru memaksa masuk kedalam dirinya.
Baru sebagian saja membuat Aria histeris lalu Aru mendorongnya lagi untuk lebih membuatnya masuk untuk melakukan penyatuan dengan Aria.
"Akkhhhhkkkkk" Teriak Aria
Aru melihat miliknya ditelang oleh punya Aria keluarlah darah segar dari milik Aria.
"Sekarang Acca menjadi milikku sepenuhnya"
⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳
Terimakasih sudah membaca. Ingat ini hanya halu Author semata. Semua kejadian di atas hanya karangan semata. Kalau Author baca tidak terlalu vulgar..Bagaimana pendapat kalian?.
Tidak untuk ditiru yah gaes......
Tanggung Dosa masing - masing Author tidak bertanggung jawab Yah.... Sudah Author ingatin di atas..... Sebelum membaca harus bagaimana....
Piss Salam Damai..... (◐∇◐*)