You're Special

You're Special
Eps 55 Kencan Part 3. 21+



Warning Ada Adegan 21+ Sebelum itu Author hanya mengingatkan bahwa ini hanya halu dan karangan saja. Jadi yang mau baca,silahkan di baca tapi kalau tidak suka tentang hal vulgar skip aja oke.. 🍑


.


.


Happy Reading.... ❤❤


Buk bukk...Aria memukul mukul kedua tangannya satu sama lain dan masuk kedalam ring setelah mengganti pakaiannya ke pakaian yang lebih santai juga memakai alat keselamatan di siku dan lututnya.


"Acca sangat terlihat serius"batin Aru tidak menyangka melihat gadis yang disukainya malah terlihat berbeda."Acca juga sangat kireii"batin Aru tapi melihat lekukan tubuh Aria yang terlihat apalagi bagian perut langsingnya juga paha mulusnya. Aru baru memperhatikan jelas tubuh Aria karena semalam lampu kamar tersebut terlalu redup.


"Aru aku pasti mengalahmu"Kata Aria yang sudah masuk ke ring."Aru seriuslahhh" Kata Aria lagi langsung menyerang.


Bughh.. Aru yang tidak fokus mendapat serangan Aria.


"Bagaimana pukulanku aku tidak akan berbelas kasih" Ucap Aria tersenyum memandang Aru yang jatuh.


"Sakitt"batin Aru tidak menyangka Aria menyerangnya dengan keras.


"Makanyaa jangan mela...... "


Bukkkkk......Aru berdiri dan menjatuhkan tubuh Aria....


"Jangan lengah"Kata Aru menahan kedua tangan Aria di atas.


Aria yang ditekan memberi serangan lutut ke milik Suna.....


"Akhhhhhhh" Aru berteriak menjerit kesakitan memegang miliknya.


"Aru...... "Teriak Aria khawatir tidak sadar malah melukai telur ceplok Aru.. Ó( ° △ °|||)


"Aru kamu tidak apa ....."


Aru kembali menyerang Aria dengan menjatuhkannya kembali dan menekan semua badan Aria.


"Jika kamu ingin membalasnya pukul saja aku"Ucap Aria melihat Aru diatasnya yang sedang menekannya. Apalagi sudah mengunci dirinya.


"Boleh"balas Aru melihat Aria kaget mendengar ucapannya.


Aria menutup matanyaa untuk menerima pukulan dari Aru. Tapi Aru hanya memukul kepala Aria pelan.... "Bakaa, mana mungkin cewek yang kusukai kulukai" Ucap Aru berdiri dan duduk disamping Aria.


"Untung saja Aria tidak melukainya dengan keras... Bisa bisa aku..... "batin Aru melihat Aria yang ikut duduk.


"Milikmu benar - benar tidak apa - apa. Aku minta maaf" Kata Aria melihat ke arah milik Aru. Aru malah refleks menutupinya dengan kedua tangannya karena Aria melihatnya dengan intens.


"Kok gue kesal melihat tingkah malunya. Malah seperti aku yang melecehkannya saja"batin Aria kesal. Tapi pikiran Aria langsung berubah untuk menjahili Aru.


Aria membuka peralatan boxing ditangannya lalu maju mendekati wajah Aru. "Aru ayo kita lakukan sekali lagi" Ucap Aria malah membuat Aru salah paham dengan perkataannya.


"Apa ini.....yang mana sekali lagi... Apa maksud perkataan Acca!?!!!! " Bingung Aru.


Aria lalu memegang wajah Aru menuju menyentuh bibir Aru yang sangat lembut


"Apa kamu tidak mengerti maksud perkataanku"Kata Aria menggodanya dan menatap mata Aru.


"Ah itu Acca....Aria....mau melakukannya lagi"


Aria hanya mengangguk melihat Aru gugup sambil terus menggodanya.


"Ayo kita lakukan lagi hal itu" bisik Aria di telinga Aru dan meniupnya.


Blushhhh wajah Aru memerah sangat merah


"Aria ingin melakukan hal itu lagi denganku"batin Aru


Tidak menyadari Aria yang hampir tertawa menutup mulutnya. "Tenang....Tenang sekali lagi"batin Aria menahan dirinya untuk tidak tertawa. Aria mundur ke belakang memberi jarak dengan Aru.


"Aru ayo kita lakukan hal itu sekali lagi" Kata Aria makin membuat Aru salah paham karena melihat Aria berdiri.


"Acca ingin melakukannya di kamar ada ruang istirahat di lantai 3" Ucap Aru mulai berdiri.


"Hahh... Untuk apa kekamar maksudku ayo kita lakukan boxing sekali lagi"


Duarrr duarr duarrr Seperti di sambar petir Aru memperlihatkan muka yang dongol.


Aria yang tidak tahan melihat muka Aru untuk pertama kalinya terlihat seperti orang bego,mulai tertawa karena rencananya berhasil.


"Pffftttt Whahahhah Buahahahah".Aria tertawa sambil memegang perutnya,tidak bisa menahan tawanya lebih lama lagi.


Sedangkan di tempat lain......


"Bocah Cicak ini kemana!??" Ucap Ducky yang sedang berada di Apartemen Aria.


Percuma dia mau menanyakan ke teman teman Aria yang lain kalau Aria sudah memperingatinya untuk tidak memberitahu keberangkatannya ke temannya.


"Benar benar deh bocah ini selalu saja menyusahkanku"


🍦


🍦


Ruang Istirahat Lantai 3......


"Emmmm Ac caaa" Aru yang berada di bawah kukuhan Aria yang berada di atasnya memimpin untuk melakukan kejadian kemarin malam.


Aria kembali menggoda Aru dan menariknya ke lantai 3.


"Tenang saja kali ini aku beneran.......Jadi ayo kita melakukannya lagi dan biarkan aku membimbingmu" Kata Aria.... Lalu mencium Aru dengan naf*su.


Tautan demi tautan.... Lidah Aria terus bermain di dalam mulut sang kekasihnya untuk memberikan rangsangan. Tentu saja Aru terasang dengan apa yang dilakukan Aria.


Aria mulai menurun mencium leher Aru, Membuka pakaiannya dan membuka pakaian Aru. Aria terus menerus memberikan rangsangan di tubuh Aru.


"Darimana Aria memperlajari ini"batin Aru melihat Aria mempermainkan tubuhnya tapi juga merasa keenakan. Aria benar - benar memberikan rasa yang sangat berbahaya.


"Akhhhh Accaa biarkan aku......."


"Sssthhh"menutup mulut Aru dengan jarinyaa.


Aria lalu membuka celana milik Aru dan terlihat miliknya yang sangat teg*ang. Aria membuka celana miliknya juga dan menggarahkan benda milik Aru ke miliknya.


Jlebbbbb "Akhhhhhhhh" Teriak Aria merasa sakit........


"Ukhhhhhh Accaa"Melihat wajah Aria dari atas tubuhnya mulai menggerakan pinggulnya bersama Aria........


Terasa hangat dan penuh di dalam milik Aria. Aru benar - benar merasakan perasaan yang sangat berbeda dengan yang kemarin malam.


Ahhhhhh akhhhhh akhhh


"Aruuu ini sangatt enakkkk" Kata Aria tidak karuann berada di atas Aru menggoyangkan pinggulnya lebih cepat.....


"Akhhh Acca aku jugaaa ini sangat enakkk"


Aru tiba - tiba saja menjatuhkan Aria ke samping dan mengambil alih....


"Ahhhhh Aruuu...."


"Accaaa biarkan aku membuatmu............."




"Accaa,kenapa kamu selalu membuatku kerepotan"Ucap Ducky menuju ke tempat Aria berada. Setelah melacak lokasi keberadaan Aria,Ducky melajukan mobilnya dengan cepat untuk segera menjemput Aria.


45 menit kemudian dia sampai di tempat tersebut "Kenapa dia pergi sangat jauh" batin Ducky pergi memarkirkan mobilnya ke tempat parkiran.


Keluar dari mobilnya dan mulai melihat lokasi Aria lagi dari hpnya. Saat dia sampai melihat Aria yang keluar dari rumah besar tersebut.


"Acca kamu benar disini yah, penerbangan pertama kita sudah terbang dan kamu membuatku mencarimu. Kakek As sudah bilang untuk segera kembali tapi...... "


Aria tahu Ducky pasti akan mencarinya,jadi dia mengulur waktu. Walaupun penerbangan pertama sudah lepas landas tapi masih ada penerbangan kedua untuk tengah malam.


Semua itu dia lakukan untuk bersama Aru,walau harus dengan menunda penerbangannya. Aria hanya mengabaikan omelan Ducky.


Lalu Aria berbalik melihat rumah besar itu


"Aru tunggu aku.... Aku pasti akan segera kembali dan kuharap kamu menungguku"batin Aria melihatnya dengan mata berkaca kaca. "Maaf, meninggalkan tanpa mengatakan apapun,setelah kamu bangun kuharap kamu tidak marah padaku"batin Aria lagi memegang


"Ayolah Bangbek kita pergi sekarang.......Acca mengaku salah kok" Ucap Aria untuk menghentikan omelan Ducky


Tuukkkk memukul kepala Aria "Ini memang kesalahamu dasarr.........."


"Iya, maafff....."Menarik tangan Ducky untuk segera pergi dari depan rumah tersebut.


.


.


.


Kencan End........