You're Special

You're Special
Eps 64 Tidak Apa - apa



"Akhirnya ingatan masa lalunya benar benar hilang" Batin Jim lagi selama menjadi menajaga Aria yang ingin bunuh diri tapi diselamatkan oleh Ducky lalu jatuh koma setelah jatuh koma dan sadar. Ducky dan Jim membuat ingatan Aria menjadi kacau dan membuat Aria berbulan bulan seperti orang yang hilang kesadaran.


Walaupun dia melakukan berbagai kegiatan karena memiliki tekad tapi kadang sakit kepalanya kambuh sesekali dan melakukan hal hal tidak wajar. Tapi yang lebih parah itu saat dia melihat kalung yang diceritakan oleh pelayan yang bekerja kesadaran Aria balik lalu menyebabkan dirinya hilang kendali.


Tapi besoknya Aria terbangun dan melihat kondisinya lebih membaik karena melihat Aria berciuman dengan Ducky dan mengajaknya bicara normal. Namun hal itu hanya sementara lalu Aria pingsan selama 3 hari.


Saat mengajaknya bicara Aria yang siuman benar benar sudah melupakannya. Jika Aria ingin mengingatnya hanya akan ada bayang bayang hitam yang tak akan dia ketahui tentang masalalu kakaknya dan keluarganya.


"Tidak apa - apa ini demi hidupnya dan Ducky untuk memulai lembarang baru. Walaupun cara ini ******" batin Jim


"Acca" Masuknya membuka pintu sambil meneriakkan nama Aria.


"Bangbek"Kaget karena Ducky yang masuk masih memakai jasnya dan langsung memeluknya..


"Bangbek ini kamu" Ucap Aria merasa keheranan...... Melihat Bangbek terasa berbeda.


"Iya ini aku!Acca!"


"Bangbek jangan memelukku seperti itu hanya BangArya yang boleh memelukku" Ucap Aria dingin menjauhkan dirinya dengan Ducky.


Ducky melihat Aria seperti kembali saat saat Aria di waktu usia 10 tahun yang sifatnya yang tidak pernah membiarkan siapapun yang menyentuhnya kecuali Kakaknya.


"Maaf Bangbek,Aku tidak terbiasa dengan sifat barumu ini kamu terlihat peduli padaku. Walaupun aku sedikit senang,tapi kamu kan orangnya dingin dan cuek apalagi kamu dulu sering menjaga jarak denganku" Ucap Aria menundukkan kepalanya.


"Jadi kamu suka sifat Ducky yang mana?" Tanyak Jim kepada Aria.


"Aku lebih suka yang dulu" Jawab Aria melihat Jim.


Ducky lalu menarik Jim keluar dari ruangan tersebut meninggalkan Aria.


"Ada apa dengan Aria" Menatap tajam ke arah Jim.


"Tenanglah Ducky aku akan menjelaskannya" Ucap Jim.


Aria yang ditinggal di dalam kamar itu walaupun terasa sangat familiar tapi dia tidak ingat apapun yang sudah dia lakukan di kamar ini.


"Tidak terasa asing namun terasa nyaman"Sejak siuman dia tidak keluar dari kamar ini. Tapi ada yang membawakanya makanan dan minuman.


"Umurku sekarang 18 tahun tapi apakah benar aku dan sekeluargaku mengalami kecelakaan dan hanya diriku dan adik kecilku yang selamat" guman Aria Karena saat ini dia hanya mengingat bahwa umurnya yang masih menginjak 15 tahun pada perayaan hari natal dia sekeluarga pergi untuk merayakan dengan berlibur tapi mengalami kecelakaan.


"Aku jatuh koma selama 2 tahun lebih dong lalu beberapa bulan setelah itu walaupun memiliki kesadaran tapi aku tidak mengingat apa yang sudah kulakukan dan sekarang sudah 3 tahun karena umurku sudah 18 tahun aku seperti hilang kesadaran tapi rasanya ada yang jangkal aku sepertinya tidak percaya bahwa aku kecelakaan bersama keluargaku" Tapi Air matanya keluar lagi tidak menyangka bahwa Orangtua dan Kakak yang sangat dia sayangi sudah tidak ada di dunia ini.


Aria tidak tahu bahwa Ducky sudah mengubah ingatannya.


Beberapa hari kemudian Ducky selalu menemani Aria dan menjadi lebih perhatian walaupun Aria merasa canggung tapi dia juga merasa sangat nyaman dengan sifat Ducky ini.


2 bulan berlalu Aria melanjutkan sekolahnya di Negara E dan kesehatannya makin membaik dia mulai berbaur dengan semua orang yang ada di Mansion Ducky. Karena saat ini Aria harus melanjutkan hidupnya untuk bertemu dengan Kakek juga Adiknya jadi dia berusaha kembali sehat dan mulai bangkit.


Hubungannya dengan Ducky malah bukan seperti Adik Kakak melainkan seperti kekasih. Kali ini Ducky berusaha memenangkan perasaan Aria perlahan lahan tapi pasti dia bisa mengambil hati Aria.


~♥~


5 Tahun berlalu.......... 💐


Aula yang dipenuhi para Mahasiswa/i untuk merayakan hari kelulusan berbagai sambutan kepada para dewan dan juga orang penting dalam kampus mengucapkan selamat kepada muridnya.


Serta nama - nama Mahasiswa/i yang dipanggil naik ke atas panggung untuk mendapatkan penghargaan.


"Baiklah Mari kita sambut atas nama Aria Asanajaya Jurusan Manajemen sebagai Mahasiswa dengan penghargaan nilai tertinggi dan juga Mahasiswa terbaik tahun ini"


Dengan naik ke atas sambil berterima kasih kepada semua orang yang bertepuk tangan di dalam aula tersebut dengan memegang dadanya naik menuju ke atas panggung.


Dan diberikan sebuah pengharapan padanya oleh Direktur sekolah.


Setelah Acara itu selesai semua orang keluar dari Aula dan mulai merayakan kelulusan anak mereka.


"Kakak selamat...Kakak sangat keren dan hebat" Ucapnya memeluk Kakaknya dengan bahagia.


"Atan makasih sayang" Ucap Aria memeluk Adiknya.


"Acca Selamat" Merentangkan kedua tangannya.


"Kakek" Aria memeluk Kakeknya yang datang bersama Atan juga ada Orangtua Ducky yang datang memberinya ucapan selamat.


"Selamat sayangku" Ucap Mama Ducky mencium kening,pipi Aria.


"Makasih Bunda" Ucap Aria begitu pula dengan Papa Ducky memeluk Aria yang akan menjadi menantunya dan memberinya selamat.


"Accaaaa" Teriaknya memanggil nama Aria dengan keras


Aria berbalik melihat sahabatnya yang berlari langsung memeluk Aria dengan erat "Selamat Aria" Ucapnya Aria membalas pelukan sahabatnya ini.


"Tina sampai kapan kamu memeluknya aku juga ingin memeluk Aria" Ucap seorang cewek.


"Kakak Ipar....Aku sangat kangen dengan Acca jadi biarkan aku memeluknya lebih lama"


"Padahal kemarin aja kalian bertemu" Hah melihat Tina yang sangat lengket dengan Aria.


"Tina sudahlah kamu membuat seseorang cemburu" Kata Aria melepaskan pelukannya.


"Siapa yang cemburu" Tina yang berpura pura tidak tahu.


"Aria selamat yah" memberikan buket bunga ke Aria


"Makasih BangBuaya dan Abang Tony juga Kak Cindy" Aria menerima bunga dari Bram!Tony!Cindy.


Cindy lalu memeluk Aria. "Kak Cindy apakah BangBuaya dengan Tina sedang marahan"bisiknya.


"Iya....masalah biasa"


"Ahahahaha" Aria tertawa.


"BangBuaya kamu harus sabar menghadapi Tina yah" Ucap Aria menyemangati Bram.


"Hmmm.... Apakah Ducky tidak datang?" mencari keberadaan sosok sahabatnya sebenarnya Bram sangat sibuk tapi gara - gara Tina malah membuatnya harus keluar dari rumah sakit.


Dukkkk "Bodoh kenapa kamu mengungkit Bangbek...Kan aku pernah bilang bahwa Ducky sedang tidak ada di Negara E"


Bram tidak sadar membuat Aria bersedih. Padahal ini hari kelulusannya tapi malah Ducky tidak datang melihatnya.


"Bangbek lagi sibuk di Negara J. Tidak apa - apa ada kalian disini sudah membuatku sangat senang" Ucap Aria sambil tersenyum manis.


"Ehem Acca"


" Ya Kakek"


" Berbaliklah melihat ke arah jam 2" Aria lalu mengikuti arah jam 2 melihat seseorang yang sangat dirindukanya. Aria pun berlari menuju ke Ducky yang membawakannya sebuah buket mawar merah.


Wajah berseri seri dan sangat bahagia tidak bisa dia sembunyikan.


"Sweetie......Selamat" Yang datang kepadanya dengan senyum yang sangat menawan.


Aria memeluk Ducky dengan bahagia. Teman teman Aria dan keluarganya sangat senang melihat Aria bersama Ducky.....