You're Special

You're Special
Eps 19 Penjelasan Aria dan Hati Suna



Malam hari....


Aria yang baru dari Min Market melihat Suna yang baru kembali....


"Suna,kamu dari mana saja baru kembali"Menghampiri Suna untuk jalan bersama ke Apartemen.


"Aria kamu yang darimana ini sudah jam 11 malam"


"Owh aku dari Min Market beli camilan malam"Menunjukkan paper bag yang dibawah Aria.


"Kamu ini"menjitak dahi Aria.


"Hei itu sakit tahu"Menggosok dahinya memandang Suna kesal. Selalu saja .......


"Kamu sangat nakal keluar di jam seperti ini dan itu hukuman dariku. Nanti kamu sakit lagi bagaimana "Nada suara khawatir


"Ini yang sakit"Menunjuk dahinya."Aku juga nggak bakalan keluar jika stok bulananku habis"batin Aria jalan duluan. Baru aja Aria berjalan 2 langkah...


"Apa kamu dari distrik x? "Tanyak Aria berhenti dan berbalik memandang Suna dengan tatapan datar karena saat dia mendekati Suna merasakan aroma rok*k.


"Kalau kamu punya masalah kamu harusnya cerita padaku"Ucap Aria lagi karena tidak di jawab oleh Suna.


"Kalau aku bilang ini gara - gara kamu bagaimana?"Menatap Aria yang berdiri di depannya.


"Memangnya apa yang aku lakukan padamu?"Tanyak Aria bingung.


"Bisakah kamu tidak dekat dengan cowok lain selain aku"


"Hah" mulut Aria menganga mendengar ucapan Suna.


"Kamu selalu menarik perhatian laki - laki baik teman sekelas maupun diluar kelas"


"Hahahahah Suna kamu kenapa sih, Kan aku...... "


"Bisakah kamu hanya peduli denganku dan bersamaku saja"jalan lalu memegang pundak Aria. "Aku pernah bilang jangan dekati Yoshida dia itu orang berbahaya kenapa kamu malah selalu memperhatikannya dan ingin berteman dengannya"


"Bisakah hanya aku saja.... Aku.... Aria "memeluk Aria"Kenapa kamu sering tidak mendengarkan ucapanku, aku selalu mengawasi kamu saat kamu ingin mengajak bicara dengan Yoshida bahkan dengan teman kelas cowok kita,kamu sangat tertarik dengannya daripada aku"


"Suna....."Mendorong pelan Suna untuk melepaskan pelukannya.


"Dia bukan orang yang berbahaya dan kapan dia menyakitiku kalau saat dia berkelahi dengan Yono kun itukan aku yang salah. Dan aku itu hanya ingin berteman dengan semua teman yang ada di kelas kita. Hanya berteman tidak lebih kan kalian semua takut dengannya tapi saat dia kembali dia udah berusaha tidak menyakiti siapapun dan kamu tahu dia tidak bakalan menyakiti Yono jika tidak berkata buruk tentangnya apalagi dia membicarakan soal ibunya,aku juga dengar bahwa dia membalikkan fakta dan menuduh Aruko saat di ruang guru , kamu hanya diam dan menyaksikan itu. Dia itu pasti juga butuh teman bicara dengannya" Aria menjelaskan Ke Suna.


"Aria chan kamu terlalu baik......."


"Aku tidak sebaik yang kamu kira Suna aku juga bisa marah dan bertindak kazar pada siapapun"memotong pembicaraan Suna


"Kamu kan sudah melihat diriku sebelumnya bagaimana aku pernah memukulmu, mengejek dirimu saat kita bertemu bahkan aku sering berkata kamu ini cowok bejat tapi kamu sudah mulai berubah dan aku tidak pernah mengatakan dirimu mesum lagi apa kamu tidak sadar itu" Melihat Suna


Suna terdiam mendengar penjelasan dari Aria. Memang benar Aria tidak pernah menyebutkan namanya dengan sebutan mesum. Dan perkataan Aria seperti untuk menenangkan dirinya dan juga.......


"Aria aku menyukaimu"Ucap Suna tiba tiba. Suna seakan punya keberanian darimana tiba tiba saja mengatakan hal yang memalukan buatnya.


Aria bertambah bingung apakah Suna bercanda atau.... "Itu Suna.... "


"Jangan menjawabnya aku tahu kamu tidak punya perasaan lebih padaku dan hanya menganggapku sebagai teman sama dengan teman sekelas lainnya"


"Ayo kita masuk angin malamnya makin kencang"Canggung Suna berjalan masuk dan Aria ikut berjalan di belakang Suna. Sepanjang mereka masuk kedalam apartemen hanya diam diantara mereka.


Di depan pintu masing - masing Aria lebih dulu masuk.


.


.


.


Keesokan paginya......


"Aria chan tadi Mama lihat Suna sudah pergi duluan tanpa mengambil kotak makannya kamu berikan ke dia yah"Ucap Maa Aria.


"Apa kalian ada masalah? "Tanyak lagi.


Karena saat pagi hari Mama Aria bicara dengan Suna dan Suna berkata bakalan pergi duluan kesekolah tanpa menunggu Aria karena ada urusan.


"Hati - hati di jalan" balas Ma


Sekolah......


Aria yang baru sampai melihat meja milik Suna yang masih kosong. Padahal kata Mama dia pergi duluan.


"Ohayaou Aria chan"Ucap Kana yang baru datang menyapa Aria.


"Ohayaou Kana"


"Ehhh Aria chan tidak datang bersama Kouki kun"melihat meja Suna yang masih kosong.


"Dia sudah pergi duluan tadi, aku ditinggal olehnya tapi pas disini dia belum ada di kelas"


Sedangkan di tempat lain....


Suna tidak ingin dulu masuk ke kelas dan melihat wajah Aria. Dia sangat canggung dan berpikir mana mungkin Aria menerima pernyataan cintanya. Aria kan sudah pernah melihatnya melakukan se* dengan wanita.


Cewek mana yang mau bersama dengan cowok brengsek sepertinya yang dulu juga dia pernah mengajak Aria tidur dengannya. Pasti Aria berpikir Suna hanya mempermainkannya.


"Ahhh baka sekali,kenapa juga aku menyatakan perasaanku dan malah canggung sendiri. Aria kan sudah tahu rahasia ku Ahahahahah..... "Ucap Suna frustrasi sambil tertawa kecut.


"Aku memang cowok bejat kenapa aku bisa lupa itu"Memegang dahinya dan tertunduk ke bawah.


Saat ini Suna berada di dalam aula olahraga dan duduk di bangku kursi penonton.


Hati Suna sangat sakit ternyata jatuh cinta dengan Aria membuatnya jadi seperti ini.


Suna tidak tahu kapan hatinya menyukai Aria dan selalu memperhatikannya.


Padahal dulu banyak cewek yang menyatakan perasaan padanya setelah dia putus dengan kakak kelasnya. Dia pertama kali berpacaran dengan Senpainya saat orangtuanya sudah resmi berpisah dan itu juga Senpainya lah yang menyatakan perasaan duluan padanya.


Suna disaat itu seperti mencari sosok yang bisa membawanya untuk lari dari masalah yang dihadapinya. Dan pertama kali making love dengan Senpainya disaat mereka pertama kali juga pacaran. Tapi Suna tidak jatuh cinta sama sekali dan dialah yang menyatakan putus duluan. Setelah melakukan hal itu berkali kali dengan Senpainya. Dan ingin merasakan cewek yang lain dan mencari kesenangan di distrik x.


Tapi setelah datangnya Aria. Seakan hidup Suna menjadi lebih baik. Dan orang yang pertama kali membuat Suna jatuh cinta hanyalah Aria. Dia merasa sesak di dada jika melihat Aria dekat dengan teman sekelas cowok lain dan Arialah cewek pertama yang kasar, jahil,berani dia temui.


Suna merasa tidak ingin kembali ke kelas bagaimana dia nanti menghadapi Aria. Bersikap biasa saja seperti tidak ada yang terjadi ataukah haruskah dia mengabaikan Aria. Tapi Aria Aria tidak mungkin bakalan mengabaikannya mengingat sifat Aria....


Suna menunduk bingung sambil menutup mata........


Tiba - tiba saja dia tidak menyadari ada seseorang yang duduk di kursi sampingnya.


Tapi dia langsung duduk bejongkok di hadapan Suna dan sepertinya ingin melihat wajahnya.


"Suna"Ucapnya sambil kedua tangannya berada di dagunya.


Suna yang merasakan aroma wangi yang dikenalnya membuka matanya dan menatap orang di depannya.


"Suna aku mencarimu"Ucap Aria melihat cowok yang dicarinya sedari tadi dan ternyata ada disini.


"Apa kamu berniat menghindariku"Aria melihat wajah terkejut Suna.


Suna yang ingin pergi lalu dicegah oleh Aria.


"Kalau kau mau menghindariku tidak apa - apa tapi aku minta maaf tidak bisa membalas perasaanmu dan aku hanya memberikanmu waktu 1 hari untuk jangan menghindariku karena aku adalah temanmu dan sudah menganggap mu sebagai keluargaku. "Ucap Aria lalu pergi meninggalkan Suna dia kan sudah berjanji bakalan memberikan Suna waktu dan itu hanya untuk hari ini saja.


"Aria kamu tidak mengerti,kamu cewek pertama yang aku sukai"batinnya melihat kepergian Aria.


Perasaan tidak dibalas ini sakit......


.


.


.


.


.


.