
Pemandangan langit malam disertai salju yang turun dengan indahnya menghiasi kota. Dari balik jendela kaca dia melihatnya dengan tersenyum tipis.....
"Ingin keluar merayakan malam tahun baru ada festival di dekat sini" Ucapnya masuk ke ruangan melihat gadis yang beberapa hari ini dia jaga. "Tapi jika ingin keluar kamu harus memakai pakaian hangat yang lebih tebal karena cuacanya cukup dingin di malam hari.
"Tidak ingin " balasnya terdengar malas keluar dari kamarnya.
Sesuai dugaannya Acca bakalan akan menjawab tidak " Kalau gitu kamu tetap harus bersiap Orangtuamu dan Atan akan datang......" Aria berbalik menatap sosok pria yang dia anggap keluarganya di Negara Ind.
"Hehhh....Kenapa!?Apa Bangbek ingin mengusirku dari sini dan menelpon orangtuaku secepat ini"
"Kamu ini sudah beberapa hari tinggal disini dan hanya malas malasan di Apartemenku. Jika aku mengajakmu keluar kamu selalu menolaknya"
"Hmp... Itu urusanku" acuh Aria
Anak nakal ini.......
"Kalian berdua ngapain" Ucap seseorang yang tiba tiba datang masuk ke kamar Aria.
"Siapa yang menyuruhmu masuk." Teriak Aria galak melihat satu cowok lagi.
"Acca....kamu tidak sopan" Bangbek menegur Aria.
"Tidak apa - apa Ducky!!"Dia tahu Aria masih membencinya tapi dia juga masih ingin menjalin hubungan dengan Aria dan keluarganya.
"Tidak pernah melihatmu sepertinya kamu sudah makin sehat" Mengetahui Aria sering mampir dua bulan terakhir di Apartemen Ducky. Kadang di memanfaatkan untuk berbaikan dengan Aria tapi Aria selalu berkata kasar padanya atau dihindari oleh Aria.
"Aku makin sehat....bukan urusanmu sebaliknya jangan berharap aku memaafkan kesalahan apa yang diperbuat oleh saudaramu dan wanita ja*ang itu.... "
"Kebaikan yang kamu berikan tidak akan pernah mengembalikan orang yang aku sayangi...Kamu dengar ituuu....Walaupun Banbek memaafkanmu dan Papah tapi aku tidak akan pernah memaafkanmuu.. Keluar..."
"Acca...Kamu ini.... "
"Tidak usah Ducky" menggelengkan kepalanya agar tidak usah menjelaskannya ke Aria percuma saja Aria tidak akan mendengarkan siapapun.
Huh.... Ducky menghela napas. Temannya ini sudah menjadi jinak di depan Aria,padahal dulu sangat liar dan juga keras kepala.
Ting tong ting tong.... Bunyi suara bel yang memencet kamar apartemen Ducky.
"Acca bersiaplah sepertinya orangtuamu sudah datang"keluar dari kamar Aria bersama dengan Bram.
Ducky dan Bram menyambut kedatangan orangtua Aria di depan pintu.
"Mama! Papah! Selamat datang" Ucap Ducky melihat orangtua Aria.
"Anakku! Mama merindukanmu kenapa kamu tidak pernah bilang sudah berada di negara j dan tidak mengunjungi kami?" Tanyak Mama Aria
"Maaf.. Ma aku sangat sibuk dengan pekerjaanku" Balas Ducky
"Bram ternyata kamu juga ada disini? "
"Iya Paman! Bibi! Lama tidak berjumpa"
"Sayang kita masuk dulu jangan membicarakan semuanya di depan pintu" Ucap Papah Aria lalu mereka masuk kedalam.
"Mama!Papah!" Aria yang keluar dari kamarnya melihat orangtua dan teman kakaknya berkumpul duduk di ruang tamu dan memeluk Orangtuanya.
"Mah...Aku tidak menganggu Bangbek kok malahan dia yang selalu mengangguku"
"Mah.. Pah.. Acca selama disini hanya makan, tidur, dan mengurung dirinya di dalam kamar. Jika tidak membangunkannya mukanya bakalan mirip bantal yang sangat jelek"
"Bangbek..kamuuuu"
"Udah udah kalian ini selalu saja ribut. Tapi untungnya kalian saling menyayangi,Mama senang dengan hubungan kalian saat bertengkar kalian pasti akan baikan kembali"
Atan yang berada di pangkuan Papah Aria terbangun mendengar suara keributan.
"Onee chan" Membuka matanya langsung memanggil Aria.
"Atan kamu sudah bangun yah....."Mengambil Atan dari pangkuan Papahnya.
Aria pun pergi bermain dengan Atan adiknya Mamanya berada di dapur menyiapkan minuman hangat sedangkan Bram dan Ducky sedang berbincang berbincang dengan Papah Aria.
"Bagaimana perkembangan pekerjaan kalian disini? " Tanyak Papah Aria
"Lumayan baik Pah"jawab Ducky sedangkan..
"Seperti biasa Paman... "Balasnya..
.
.
.
Berada di dalam Mobil.....
"Pah kenapa Aria yang harus ikut menemani Papah ke tempat teman Papah? " Aria tidak mengerti kenapa Papahnya mengajaknya keluar sedangkan Mamanya dan Atan malah dibiarkan di Apartemen Ducky.
"Mamamu tidak ingin ikut dengan Papah mengurusi pekerjaan ini jadi kamu yang gantikan temani Papah yah"
"Tapi Pah ini Tahun Baru seharusnya kita menghabiskan waktu bersama yang lainnya"
Aria heran Tahun Baru kok masih bekerja seharusnya kan Papahnya sudah libur kerja.
"Nak... Apakah kamu pernah mendengar nama Yoshida Yashuhiro perusahaan YY yang bergerak di bidang Teknologi dan berbagai bisnis lainnya"
"Sepertinya aku pernah mendengarnya"batin Aria
"Papah sudah berusaha mendapatkan kerja sama dengannya selama kita tinggal disini tapi hasilnya malah ditolak. Tapi tiba - tiba saja dia ingin bekerja sama dengan perusahaan yang Papah pegang disini 2 hari yang lalu dengan syarat merayakan Tahun Baru bersamanya"
"Hah... Syarat yang sangat konyol dan tiba tiba... Pah aku curiga ada maksud dari tindakannya ini"
"Kamu menyadarinya"
Tindakan yang nampak sangat jelas dan juga penuh kecurigaan seperti ini pasti orang lain pun bakalan sadar.
👾👾👾