You're Special

You're Special
Eps 33 Rencana Aria



Kana yang melihat Aria beberapa hari ini. Seperti menunggu kedatangan seseorang. Sambil memperhatikan kalung yang terus dia pegang dan mereka sedang berada di taman belakang sekolah.


Padahal cuaca mulai sangat dingin apalagi sudah bulan akhir tahun. Orang orang mulai mempersiapkan hari natal yang akan datang dan juga persiapan tahun baru yang akan berganti.


"Sebenarnya kalung itu milik siapa. Apakah milik......."batin Kana yang bertanya tanya berpikir apakah dari Suna atau orang lain "Aria sebaiknya kita masuk kedalam cuaca disini semakin dingin"Ucap Kana berdiri sambil melihat Aria.


Terkadang Kana merasa tidak bisa menyelesaikan masalah Aria yang selalu tidak meminta bantuan darinya,karena jika Kana ingin membantu,Aria pasti berkata dia akan menyelesaikannya sebelum Kana membantunya.


Aria yang melihat kearah rumah kaca dan melihat Kana. Dia berdiri dan meninggalkan taman tersebut.


Huhh...menghela napas"Kenapa dia tidak datang yah"guman Aria. Merasa benar benar sangat jengkel sekarang, 2 hari lalu saat dia mengetahui bahwa Aru tidak datang kesekolah dia pergi menemui Wali Kelasnya untuk meminta alamat Aruko Yoshida. Jika saja dia tidak menghawatirkan keadaan Aru dia tidak akan pergi mencarinya.


Saat dia pergi mencarinya sendiri tanpa membawa teman . Aria yang sudah sampai di alamat rumah tersebut ternyata sudah 7 tahun tidak ada yang tinggal di dalamnya dia menanyakan ke orang yang tinggal disekitar tersebut. Malahan yang dia dapatkan rumah itu malah berangker.


"Jika mengingatnya sangat bikin kesal saja, Ternyata mendapatkan alamat palsu seperti ini. Aku jadi merasakan perasaan yang dirasakan penyanyi di Ind. Tapi yang lebih parahnya aku malah dapat rumah angker"batin Aria memasuki kelas bersama Kana.


Lalu Aria melihat cowok yang ditunggunya selama beberapa hari ini. Aria melangkahkan kakinya dengan lebar menghampirinya.


Brakkk..... Memukul meja di depan Aru.


Teman - teman yang ada di kelas kaget melihat tingkah Aria. Aria menatap Aru "Hubungan kita tidak pernah maju, dan aku sudah memberikan kamu waktu yang sangat lama. Tapi mulai hari ini aku tidak akan meninggalkanmu dan akan terus disampingmu"batin Aria penuh dengan tekad dan sudah memikirkan sesuatu yang konyol untuk membuat Aru dekat dengannya.


"Kenapa dengannya?"batin Aru perasaannya tidak enak melihat tatapan Aria. Tapi tidak melihatnya beberapa hari ini membuatnya merindukan Aria.


"Aru,mulai hari ini kamu adalah kekasihku" Menarik lengan Aru dan mendaratkan bibirnya ke bibir milik Aru. Aru membulatkan matanya kaget. Teman - Teman sekelas tidak menyangka melihat Aria seberani ini.


Dummmm.....


Kana melihat ke sampingnya ternyata Suna yang baru saja masuk melihat Aria mencium Aruko Yoshida.


Aru berdiri "Apa yang kamu lakukan" Teriak Aru mukanya sedikit memerah.


"Tentu saja aku menciummu"Ucap Aria tidak tahu malu. "Mulai hari ini kita berpacaran dan kamu adalah kekasihmu. Kita sudah menjalani Night First bersama, jangan melupakan hal itu dan kamu harus bertanggung jawab padaku" Ucap Aria membuat seisi kelas yang mendengarnya makin kaget.


"Night First apa yang kamu maksud, saat itu kita hanya....... " Bukkkkkkkkk Aru yang belum menyelesaikan ucapannya malah diserang oleh Suna.


"Suna apa yang kamu lakukan" Menghadang di depan Suna yang ingin memukul lagi Aruko Yoshida.


"Aria yang kamu katakan itu tidak benarkan"memegang bahu Aria berharap itu semua bohong. "Kamu tidak benar bener Night First dengannya kan"


"Maaf Suna itu benar, kamu melihatku di hari itu pulang dengan baju yang berbeda"menyingkirkan tangan Suna yang ada di pundaknya. Suna melangkah mundur........ "Tidak tidak tidak"guman Suna


"Itu...... "Aru yang ingin bicara ditarik oleh Aria keluar dari kelas


"Maaf Suna"batin Aria meninggalkan kelas bersama Aruko Yoshida.


Kelas Aria langsung heboh......


"Aria menyukai Anak gila itu"......


"Ini bohongkan,Aku tidak salah lihatkan tadi"


"Aria......."


"Apa yang dipikirkan Aria kenapa dia menyakiti Suna Kun"


"Jadi benar apa yang dikatakan Aria dulu dia benar - benar tidak menyukai Suna dan mencampakkannya malah memilih Anak berandalan itu"


"Suna Kun,kamu tidak apa - apa kan" Ucap Kana mendekati Suna yang sepertinya sangat tertekan. Hubungan pertemanannya dengan Suna mulai dekat beberapa bulan ini.


Suna berdiri dan meninggalkan kelas....


"Aria sudah Night First dengan Aru. Dia sangat beruntung"


Kana ikut keluar dari kelas daripada dia mendengar gosip yang aneh aneh tentang Aria. Kana juga kaget apa yang baru saja dilihatnya walaupun dia memang tahu Aria tidak mungkin menceritakan tentang dirinya dengan Aru. Karena Kana mengira Aria tidak peduli lagi dengan Aruko Yoshida ternyata perkiraannya salah.


Uks....


"Kenapa kamu melakukan hal itu? Apa yang kamu inginkan? .........Berbagai pertanyaan yang disampaikan Aru ke Aria.


Aria menggubris pertanyaan Aru mencari kotak p3k untuk mengobati luka di bibir Aru yang mengeluarkan darah. Duduk disamping Aru membukanya dan ingin.....


Dukkk brakk..... Menjatuhkan P3k tersebut....


Aria yang mendapat penolakan dari Aru mengambil barang yang sudah dijatuhkan oleh Aruko Yoshida.


"Katakan kenapa kamu melakukan hal itu,kita tidak pernah night first dan juga untuk apa kamu mengatakan hal yang membuat orang lain salah paham, dan kenapa aku harus menjadi pacarmu"


Aria yang sudah membereskan barang tersebut berdiri dan melihat Suna.


"Salah paham.....Ya itulah yang aku inginkan. Terlebih lagi aku ingin membuat Suna menyerah terhadap diriku"


"Tapi ntuk apa kamu melakukan itu. Keuntungan apa yang kamu harapkan"


"Dengerlah aku hanya ingin membuat Suna menyerah dan memilihmu menjadi pacar bohongan saja,kamu tidak berpikir bahwa aku menyukaimu.....itu tidak mungkinlah kamu yang memiliki banyak masalah mana ada yang mau denganmu. Aku hanya ingin memanfaatkan dirimu untuk keluar dari bayang bayang Suna"


"Kamu harus bekerja sama denganku. Dan aku tidak ingin mendengar penolakan,kamu harus membayar utang budi yang aku lakukan terhadapmu. Maka inilah saatnya dan Yah...... Apa barang ini milikmu"mengeluarkan sebuah yang dia simpan beberapa hari ini.


"Kembalikan"Ucap Aru dingin yang ingin mengambilnya dari Aria tapi Aria langsung menyembunyikan kembali.


"Tidak secepat itu.....Katakan dulu apa kamu bersedia....."


"Berapa lama? "


Ehhh ehem......."Itu cuma sampai aku balik lagi ke Ind mungkin tahun depan bulan ***. Kita akan putus dan berpisah aku juga tidak akan menganggu dirimu lagi. Bagaimana tidak terlalu lama kan"


"Diammu aku anggap kamu setuju"Ucap Aria lalu memberikan kotak p3k ke Aru "Obatilah dirimu sendiri. Mulai besok kita harus berpura pura menjadi pasangan"Ucap Aria lalu keluar meninggalkan Aru.


.


.


.


Hari pertama Aria berpacaran dengan Aru membuat semua orang memperhatikannya apalagi dengan gosip bahwa Arialah yang pertama kali menembaknya apalagi Arialah yanh mendekatinya. Aru yang awalnya menghindari Aria tapi Aria memiliki seribu cara membuat Aru mengikuti permainannya.


"Hpmu mana" Ucap Aria


Sekarang mereka berada di dalam rumah kaca yang ada di belakang sekolah.


"Baiklah aku akan memeriksanya sendiri"


"Hentikan apa kamu ini tidak punya malu"


"Yaudah berikan Hp milikmu jika,kamu tidak ingin aku menyentuh tubuhmu"


"Astaga dia sangat galak"batin Aru malah tidak bisa menolak permintaan Aria. Pagi tadi Aria menyapanya dan memanggil Aruko dengan sebutan Sayang. Aria juga tidak segan mencium pipi Aru.........Jika mengingat kelakuan Aria hari ini membuatnya sangat tercengang dan siswa/i yang melihatnya merasa jijik, tidak percaya, kesal, marah dll.


"Akhirnya aku mendapatkan nomor miliknya dan sosmed miliknya"batin Aria dan melihat Aru seperti terpojok oleh situasi saat ini. "Kok aku merasa situasi ini malah aneh yah"batin Aria. "Sudahlah yang penting aku bisa dekat dengannya dan bisa membuatnya mengikuti kemauanku"guman kecil Aria.


"Besok kita akan berkencan....." memberikan hp milik Aru.


"Aku tidak bisa"


"Kita harus pergi ini agar Suna percaya bahwa aku menyukaimu dan tidak ingin bersamanya" Berbicara sambil mendekatkan wajahnya ke Aru. "Aku yang akan menjemputkmu besok berikan alamatmu padaku"


"Bisakah kamu ngomong tidak terlalu dekat" memundurkan bahu Aria. "Pertama aku ada urusan besok tidak ada waktu"


Hmmmmm" Kalau begitu besoknya lagi bagaimana? "


"Sibuk"


"Besoknya lagi"


"Tidak"


"Hari Natal bagaimana "


"Sibuk"


"Hari libur"


"Tidak"


Geram........Aria "Yaudah hari ini dan sekarang juga" Ucap Aria memilih keputusan akhir menarik tangan Aru keluar dari rumah kaca dan bolos dari sekolah.


Ting......


Kana chan tolong ingatkan Sunakawa Kouki untuk membawa tasku pulang yah. Aku bolos dan izinankan aku ke Sensei. Aku akan pergi kencan dengan Aruko Yoshida


Onegaiisimasu Kana chan.....Isi pesan yang diterima oleh Kana.


"Aria aku tidak akan pernah bisa memahamimu padahal kita teman"batin Kana menunggu penjelasan dari Aria yang membuat kehebohan kemarin.


Melihat yang bangku Suna yang kosong.


"Rika chan apa kamu melihat Suna"


"Tidak.... Aku tidak melihatnya sejak tadi pagi"


"Dia absen"batin Kana


Sepulang kesekolah Kana membawa tas milik Aria untuk membawanya ke Apartemen Aria.


.


.