
Flasback On.....
Aria terbangun dari tidurnya melihatnya disekitarnya nampak sangat asing. Dia mulai mengumpulkan nyawanya yang masih belum terkumpul semua dan mulai mengingat kejadian semalam.
Dia memberikan kejutan buat Suna,setelah membuka hadiah bersama Suna yang sudah dititipkan olehnya dari Ayah Suna dan ternyata isinya album foto.
Foto - foto Suna yang dari kecil sampai dia dewasa ada di dalam album tersebut. Karena keasikan melihat dan berbicara tentang masa kecil Suna membuatnya tertidur di apartemen Suna.
Suna merasa sangat bahagia mengetahui bahwa orangtuanya ternyata selalu memperhatikannya,...ternyata dia sudah salah paham dengan orangtuanya yang mengabaikannya dan itu sebenarnya tidak. Bahkan Suna menerima sebuah pucuk surat dari ibu ayahnya.
"Ini sudah jam berapa yah"Ucap Aria mencari jam ternyata sudah pukul 8 pagi. Melihat dari arah depannya Suna tidur di sofa sedangkan dia tidur di ranjang milik Suna.
"Sebaiknya aku tidak menganggu tidurnya"Guman Aria berjalan pelan pelan.
Saat Aria sudah di ambang pintu. Ternyata...
"Aria kamu sudah mau pergi"Ucap Suna tiba - tiba.
"Kamu sudah terbangun"Melihat Suna yang sudah duduk sambil melihatnya.
"Aku ingin kembali dulu dan ini sudah jam 8 pagi pasti Atan sudah mencariku"Ucap Aria yang sudah mulai membuka pintu kamar Suna.
"Apa..kamu ada waktu siang ini"
"Aku ingin pergi dengan Kana chan dan mengajak Atan pergi bermain bersama"
Suna terdiam....
"Jika kamu ingin ikut temui aku jam 10 waktunya" Lalu Aria pergi.
Saat Aria sudah keluar dari apartemen Suna dan pergi ke rumahnya.
"Dari mana Aria kok muka kamu jelek amat"Ucap Mamanya melihat muka anaknya dan juga baru keluar dari kamarnya.
Aria mencari kaca dan melihat wajah di depan cermin dan terkejut bahwa noda merah di wajahnya sangat blepotan.
"Astaga muka aku"guman Aria langsung masuk ke kamarnya dan bersiap siap sambil chattan dengan Kana.
"Ma.. Atan sudah mama mandiin nggak"Ucap Aria duduk di meja makan dia sudah memakai outfit santai untuk pergi bermain di hari weekend.
"Tatatata Onee chan mau mau.... "Ucap Atan yang datang di rangkungan tangan mamanya dan melihat Aria makan roti tawar plus coklat. Lalu Aria menyuapinya sedikit ke mulut adiknya.
"Jangan main terlalu sore yah" Pesan Mama Aria.
Aria pergi dan berpamitan dan saat sudah sampai di bawah ternyata Suna menunggunya di bawah apartemen.
"Ehh kukira kamu bakalan tidak ikut"
"Jangan banyak tanyak deh, aku cuma mau bermain dengan Atan" Ucap Suna malu.
"Hai hai, kalau gitu kamu bawa barang bawaan ini"Aria memberikan sebuah paper bag berisi perlengkapan makan, susu,dan mainan milik Atan ke Suna.
Aria pun berjalan mendahului Suna dan bermain dengan Atan. Setelah menunggu bis yang mereka ingin naiki akhirnya tiba juga.
Saat mereka sudah sampai di tempat Aria melihat Kana yang lagi kesusahan dan langsung memberikan Atan ke Suna dan berlari ke arah Kana.
Saat Aria sudah mengetahui apa yang terjadi dan membiarkan Kana berbicara empat mata dengan cowok yang bernama Hase.
Aria menunggunya bersama dengan teman Hase juga Suna.
"Itu.. Apa kamu teman Kanako mikura" Teman Hase mengajak Aria berbicara.
"Hae Watashi tomodachi Kana chan"
"Hase kun sangat menyesal dengan perbuatannya dan saat dia mencari Kana dia tidak pernah ada waktu. Sebagai temannya sebenarnya aku juga marah dengan Hase bahwa jika dia menyukai Kanako tapi malah memilih berpacaran dengan Ruru untuk bisa dekat dengan Kanako"
"Aku dan Hase mengetahui bahwa Ruru membully sahabatnya sendiri dan malah membuat Kanako menderita. Hase sangat jarang tidur dan sangat menyesali perbuatannya bahwa Ruru melihatnya mencium Kanako tapi sebenarnya Hase tidak berciuman dengan Kanako karena Kanako menutup mulutnya. Tapi foto yang diambil oleh Ruru malah memperlihatkan wajah mereka seperti berciuman"
"Sepertinya Kana sangat membenci temanmu"Ucap Aria melihat Kana menuju padanya dengan wajah sedih.
Memang benar perbuatan Hase sangat.....
Suna yang mendengarnya hanya terdiam dan juga sedikit menyesal sudah berpikiran yang tidak tidak dengan Kanako Mikura.
Flasback Off....
"Suna ikut denganku karena aku yang mengajaknya"Ucap Aria malah mengingat teman Hase yang sangat peduli pada keadaan Hase.
Sebenarnya Aria ingin membicarakannya dengan Kana tapi saat itu Kana malah menangis jadi dia tidak ingin membicarakannya dulu.
"Ternyata begitu.. "guman Kana
"Aria chan sepertinya Atan lapar" Suna menghampiri mereka.
Aria mengambil botol susu milik Atan dan memberikannya ke Suna.
"Atan ayo sini duduk dengan aku"Ucap Kana mengambil Atan dan membiarkannya duduk dipangkuannya.
Atan sangat pintar dan penurut.....
"Suna kamu pergi cari makanan buat kita gih"Ucap Aria
Ternyata waktunya sudah makan siang pantas saja perut mereka kelaparan.
"Itu...biar aku saja"Tawar Kana
"Tidak usah biar aku saja"balas Suna lalu pergi mencarikan makanan buat Aria,Kana,dan untuk dirinya juga.
"Kana chan ayo kita cari Suna"Ajak Aria
"Tapi jika Kouki kun mencari kita disini bagaimana"
"Tidak apa - apa kita pasti bertemu kok"
Kana menurut dan ikut ke Aria. Saat mereka melewati permainan cabit boneka. Atan sepertinya sangat tertarik dan masuk kedalam sana.
"Atan... "Ucap Kana dia tadi hanya memegang tangan Atan dan Atan malah melepaskan genggamnya lalu pergi masuk kedalam. "Aria....Atan masuk kedalam sana" Teriak Kana yang jalan di depannya.
"Ehh... Ayo kita masuk"Aria langsung masuk kedalam dan mencari Adiknya Atan.....
"Huffttt Atan... "Aria bernapas lega dia melihat adiknya dan anak kecil yang lain sedang melihat seseorang yang telah banyak memenangkan hadiah capit tersebut.
"Atan kamu mau yah" Atan mengangguk
"Kita main disana yah" Ucap Aria ingin membawa pergi Atan tapi Atan malah mundur.
"Main.. Main camaa iaaaa"Ucap Atan. Aduh Atan malah minta yang aneh deh.
Aria melihat cowok itu hanya asik bermain tanpa peduli di sekitarnya yang menonton dirinya.
Aria memberanikan diri untuk melihat siapa yang sedang bermain"Sumimasen....bisakah adikku duduk di pangkuanmu sambil kamu bermain"Ucap Aria malah tidak direspon.
Kana yang menjaga Atan sedang membujuk Atan untuk bermain di tempat lain tapi juga menolak. Aria yang melihat Atan yang ingin menangis langsung menghentikan tangan milik cowok tersebut.
"Gomen....Dia sudah mau menangis"Ucap Aria melihat adiknya berkaca kaca. "Onegaii"mohon Aria. Cowok itu berbalik dan melihat ke arah Atan lalu dia mengangguk tanda setuju.
Aria yang memanggil Kana untuk mendekat dan mengangkat Atan dan duduk dipangkuan cowok tersebut.
Cowok itu lalu menggerakkan tangannya dan Atan juga memegang tangan cowok tersebut.
"Icu...icu"Guman Atan sambil menunjuk ke arah boneka yang dia inginkan. Ternyata sebuah boneka putih besar yang jarangnya sangat jauh dari lubang itu.
"Atan itu terlalu jauh...."
Tapi Aria yang belum menyelesaikan ucapannya ternyata cowok itu berhasil mendapatkannya dan memberikannya ke Atan. Atan lalu bertepuk tangan senang lalu dia menunjuk lagi...lagi...dan lagi...
"Sugoii"
"Suge na"
"Kakkoi"
Banyak anak anak yang memujinya dan Aria juga tidak menyangka bahwa cowok ini malah bermain asik dengan Atan. Atan sangat mudah cepat berbaur yah kayak kakakknya Aria nih.
Kana yang juga ikut menonton juga tercengang karena yang Atan tunjuk boneka itu sangat susah di ambil.
Hingga mainan di dalamnya ludes habis. Cowok itu lalu membagi bagikan mainan dan boneka yang dia dapat ke anak anak tersebut bersama Atan.
Muka cowok itu tidak terlihat jelas karena tertutup dengan kepala penutup hoody nya dan terhalangi oleh rambut milik cowok tersebut.
"Kok aku berasa pernah ketemu dia yah" batin Aria melihat postur tubuh cowok itu.
Setelah Atan dan Cowok itu membagikan hadiahnya. Aria mendekatinya...
Atan yang berada dalam gendongannya saat ingin mengambilnya malah tidak mau dan memeluk cowok itu dengan erat.
"Atan.... "Aria jadi kesal dengan sikap adiknya apalagi cowok itu hanya terdiam menunduk.
"Mikura san"Ucap Suna yang datang tiba tiba
"Aku sudah mencari kalian dan Aria ternyata kalian ada disini" Ucap Suna mengebu gebu.
"Mana Atan... " Kana hanya menunjuk ke arah Aria dan cowok itu.
Suna mendekatinya"Aria chan mana Atan"
"Tuh" Aria "Atan tidak mau ikut denganku dan ingin bersama dia"keluh Aria.
Suna yang ingin mengambil Atan tapi saat diambil malah menangis....
"cama iaa iaaa iaa huhu ceeddihh"Ucap Atan. Aria langsung mengambil dari tangan Suna dan membawanya lagi ke cowok tersebut.
"Bisakah kamu bermain dengannya"Ucap Aria. Atan merentangkan kedua tangannya untuk dipeluk dengan cowok tersebut.
Cowok itu mengambil Atan dan memeluknya. Atan langsung senang.
"Sebaiknya kita pergi dari sini dan ikut dengan kami"Ajak Aria memegang lengan baju milik cowok tersebut.
"Kana!Suna ayo pergi"
.
.
.
.
Don't forget like, fav, komen and sub aku biar tidak ketinggalan kisah cerita ini.
Salam cinta Atan (´∀`)♡