
Sudah satu bulan berada di Negara J. Negeri yang dikenal sebagai Negeri Matahari Terbit sangat indah melihatnya langsung.
Melihat pemandangan yang belum dia lihat di Negara I. Benar....Sangat menyenangkan apalagi hobinya yang dari dulu menonton film anime,drakor,komik,novel , dll . Dan sekarang langsung berada di Negara tersebut.
🕕
Tok Tok tok tok...
" Aria,bangun sudah pagi"Ketukan pintu dan suara alarm membangunkan gadis yang masih berada di dalam selimutnya.
"Mama tunggu dibawah" Teriak Mama dari luar pintu.
Hoamm.....
Mengucek kucek matanya dan mematikan alarm yang berbunyi di hpnya. Bangun dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi miliknya.
Membersihkan tubuhnya dengan air yang keluar dari shower. Memakai peralatan sabun mandi,keramas dan lainnya. Setelah 25 menit dia keluar dan mencari pakaian yang sudah digantungnya dan menyetrikannya semalam. Melihat pemandangan pakaian sekolah yang akan dikenakannya hari ini.
Dengan taletan Aria memakainya dengan sangat baik dengan hati yang sangat senang tidak sabar melihat teman - teman barunya.
"Sip udah siap" melihat dirinya di pantulan cermin berputar kiri dan kanan setelah merias dirinya dengan wajah natural. Dan melihat jam tangannya sudah jam 7 pagi.
"Ohayou Mam!Pa!"Sapa Aria melihat Orangtuanya yang sudah berada di meja makan.
"Ohayou" balas Ma dan Pa
Duduk di samping adiknya yang sudah bangun dan ikut makan pagi bersama.
Orangtua Aria menerapkan Bahasa J di dalam rumah supaya bisa terbiasa jika bertemu dengan orang - orang yang ada disini dan agar bisa cepat paham dengan perkataan mereka. Walaupun Ayahnya sudah lancar berbahasa J tidak dengan Ibu dan Aria yang baru 1 bulan ini les berbahasa.
"Aria bagaimana apa kata Sana Sensei dengan bahasa j mu?"
"Udah lancar kok Pa kalau ngomongnya tinggal tulisannya aja Aria biasa agak lupa hurufnya tapi Papa tenang aja Aria bisa menghafal semuanya kok"
"Anak Papa memang sangat pintar" puji Papa
"Kalau Honey, bagaimana?"
"Sayang,aku masih belum dan banyak yang kelupaan untung aja Mama bisa paham walaupun dibantu dengan Aria. Mama juga tidak mau pergi kemana - mana kalau bahasa Mama masih kaku"
Terkadang Mama Aria biasa memakai bahasa Intern*sional tapi ada bisa mengerti percakapannya ada juga tidak.
"Sayang Daijobudesu, yang penting kamu senang disini apalagi aku lihat kamu cepat banget akrab dengan orang - orang yang tinggal di Apartmen ini"
"Ya,Mam Ganbatte"
Mamanya tersenyum senang melihat keharmonisan keluarganya. Aria tau Mamanya sangat pintar dan pasti akan cepat
mempelajari hal baru.
"Udah kalian cepat makan udah jam 7.10 nanti kena macet"
"Ya Ma.. Ya Honey" Ucap Aria dan Papanya bersamaan
Setelah sarapan pagi Aria ikut dengan Papanya karena hari pertama masuk sekolah setelah liburan musim panas dan sekarang sudah bulan september untuk memasuki tahun ajaran semester 2 di negara j musim gugur.
Dan festival kebud*yaan di sekolahnya telah berakhir seminggu yang lalu dan Aria baru masuk hari ini.
"Ma... Aria pergi dulu yah" Mencium pipi mamanya
"Iya hati - hati jangan nakal yah,berteman dengan baik dengan teman baru kamu"
"Sip Mam tenang aja Heheheh" senyum jahil Aria
Mamanya tidak khawatir dengan sifat anaknya yang sangat ramah,baik,dan peduli sama orang disekitarnya pasti Aria bakalan cepat mendapatkan teman disini.
"Honey,anak kita sangat dewasa tenang saja" Ucap Papa Aria
"Iya Sayang, tapi dia terlalu jahil, dan kamu tau kan sifatnya"
Entah apa yang akan terjadi.......
☜☆☞
Di dalam Mobil...
Aria hanya mempelajari huruf bahasa j agar tidak salah dalam menulis dan membacanya.
30 menit berlalu sampailah kendaraan mobil Aria di depan gedung sekolah. Banyak para siswa/i yang berjalan,bersepeda,dan juga diantar dengan mobil.
"Aria belajar yang baik yah" Ucap Papa Aria mengusap kepala anaknya
"Iy Pa"
"Yakin kamu tidak mau ditemani"
"Iy Pa,Papa ke kantor aja deh nanti telat lo"
Mendorong Papanya untuk kembali masuk kedalam mobil. Aria merasa sudah besar dan tidak perlu lagi ditemani apalagi sudah ada seseorang yang akan dia temui.
"Iya Pa....By... "
Aria masuk kedalam lingkungan sekolah barunya sangat luas ternyata tadi pas dia turun baru termasuk gerbang luar dan gerbang dalam baru berada di dalam.
Aria tersenyum melihat para siswa/i yang melihatnya. Senyum ramah sebagai tanda menyapa orang disekitarnya.
"Ehh dia siapa" berbisik orang 1
"Dia tersenyum padaku" bisik orang 2
"Apa dia murid baru" bisik 3
"Kireii" bisik 4
Aria hanya terus berjalan sambil melihat lihat yang ada di depan dan sekitarnya banyak yang melihatnya namun mereka tidak berani mendekat.
Pemandangan pepohonan sepanjang jalan dan orang - orang yang saling berjalan satu sama lain. Aria merasa senang bisa pergi ke sekolahnya.
"Mereka sangat lucu"batin Aria
Sesampainya di gerbang dalam dan memperlihatkan gedung yang sangat besar.
Aria melihat sekelompok Senpai yang sedang mengawasi dan memeriksa setiap siswa untuk mematuhi aturan sekolah. Hal biasa yang selalu dilihat di negaranya.
Dan terlihat jelas mereka Senpai karena berbeda dengan pakaian yang digunakan Aria untuk mengetahui setiap tingkatan dari kelas x,ix,xii.
Aria mendekat menyapanya dan meminta tolong...
"Ohayou Gozaimasu....Onegai ga aru nodesuga? "
Seperti ditatap tak percaya oleh dua orang yang ada di depannya.
"Aria chan" panggil seorang wanita yang menuju kearah Aria.
Tentu Aria berbalik dan tersenyum dan menyapanya......
"Ohayou Sana Sensei"
"Ohayou.....Kamu sudah disini ayo..., kita masuk" ajaknya.
Meninggalkan 2 murid yang baru mau bertanyak ke Aria. Namun sudah dibawah oleh Sana Sensei.
Guru Les berbahasa J Aria dan sekaligus akan menjadi guru di sekolahnya.
Dengan berbicara asik dan berjalan menuju ruang kepala sekolah untuk laporan.
Setelah itu Sana Sensei membawa Aria ke ruang guru untuk bertemu dengan Wali kelasnya.
Menyapa para guru serta membagikan sebuah manisan yang dibawahnya dari negara i.
Keramahan Aria menjalin hubungan dengan seseorang sangat cepat. Itu semua karena sifatnya yang turun dari ibunya.
"Wah Arigato Aria Chan"
"Sama - sama Sensei"
Ucapan terimakasih para guru menyambut Aria. Dan juga sebagai perkenalan dirinya di hadapan para guru yang ada di ruangan tersebut.
Aria juga membalas mereka dengan ramah dan sopan.
.
.
.
.
.
Ket :
Ohayou : Halo/Selamat Pagi
Daijobudesu : Tidak masalah
Ganbatte : Semangat
Onegai ga aru nodesuga : Boleh minta tolong?
Arigato : Terima kasih
Sensei : Guru
Maaf bila ada salah kata dalam pembacaan mohon maaf, Dan ini hanya cerita karangan atau halu author. Selamat membaca ↖(^ω^)↗