You're Special

You're Special
Eps 11 Kanako Mikura



Pagi ini Kana sangat senang di hari wekeend karena bakalan pergi dengan Aria untuk menikmati hari liburnya. Dia sudah berkomunikasi dengan Aria dan mencari lokasi tempat bermain untuk anak kecil.


Tentu saja buat Si kecil imut kita Atan.....


"Aku mau pilih pakaian yang mana yah" guman Kana memilih milih pakaian yang akan di kenakannya hari ini.


Sudah masuk musim gugur tapi suhunya masih terasa hangat tidak terlalu dingin di bulan akhir september ini.


"Ka chan" mengetuk pintu kamar Kana


"Suara Mama..." Kana menghampiri pintunya dan membukanya"Ada apa Ma" Ucap Kana


"Mama hari ini senggang sama Papa......Kamu ingin pergi kemana"Ucap mamanya mengalihkan perhatiannya ke dalam kamar Kana melihat tumpukan baju.


"Iya Ma...Kana mau pergi dengan teman"


"Sama siapa apa sama dengan Ruu chan,dia tidak pernah lagi ke rumah kan setelah kamu masuk sma bareng padahal kamu pernah cerita bahwa Ruu chan satu sekolah denganmu lagi"


Karena dulu Mamanya tidak sesibuk sekarang jadi dia mengetahui kebiasaan anaknya dan beberapa teman Kana.


"Itu Ma... Kana sudah tidak berteman lagi dengan Ruru"nada Kana agak sedih.


"Baiklah kalau begitu bersenang senanglah hari ini besok kamu harus meluangkan waktumu buat Mama Papah kita sudah tidak main bareng karena pekerjaan Mama dan Papah"Ucap Mamanya.


"Ya Mah" Kana langsung memeluk mamanya Kana tahu bahwa MaPah sibuk dia juga tidak ingin masalahnya diketahui oleh orangtuanya dan harus menutupinya.


Kana memakai outfit yang sangat feminin cocok dengan dirinya dan memakai bros penjepit di atas rambutnya.


"Wah anak Mama sangat cantik"Puji Mama


"Beneran kamu ini mau main dengan teman cewek kamu atau anak mama ini sudah punya pacar?"


"Pacar" Ucap Papa nya yang tiba tiba mendengar.


"Tidak kok Ma.. Kana tidak punya pacar aku pergi dulu yah " Ucap Kana pergi


"Anakku sudah dewasa" Ucap Papa bernada sedih


"Aduh Papah anak kita ,ini sudah baguskan kalau anak kita punya pacar ada yang mengurusnya selain kita jadi Papah harus senang" balas Mama Kana.


Kana berjalan menuju halte bus. Menunggu bus untuk pergi ke tempat bertemu dengan Aria.


"Aria chan ngirim fota adiknya......Kawaaiiii" guman Kana Setelah menunggu beberapa menit bus yang akan dinaiki sudah datang.


Setelah sampai ditempat untuk berjanjian dengan Aria. Kana pergi ke depan gedung tersebut dengan berjalan kaki dan menyebrang karena sudah cukup dekat.


Kana berdiri menunggu di tempat yang bakalan Aria bisa melihatnya....


"Ehh kamu Kanako Mikura kan" Ucap seorang cowok tiba tiba yang mengenal Kana.


"Dia"batin Kana reflek mundur kebelakang


"Benar...... Hase kun" Memanggil nama seseorang membuat Kana yang orang dia ingin hindari malah ada disini.


"Hase kun.... Kana chan dia ada disini" Ucapnya berteriak.


Orang itu berlari mendengar nama yang dia dengar dari temannya.


"Kana chan hisashiburi"Ucapnya senang orang yang bernama Hase ini.


Kana tidak menjawabnya dan memilih ingin pergi darisini.


"Tunggu Kana chan aku ingin berbicara denganmu" memegang lengan Kana...


"Jangan sentuh aku"Teriak kana tidak ingin disentuh oleh cowok ini.


Membuat yang mendengarnya langsung berhenti dan melihatnya teman Hase langsung membungkuk meminta maaf ke orang - orang yang lewat.


"Hase kun cari tempat yang lain aja" Ucap temannya.


"Kana chan,ikutilah denganku aku ingin membicarakan sesuatu denganmu"Ucap Hase seperti memohon ke Kana.


"Tidak....aku tidak mau"tolak Kana


"Hei, dia sudah bilang tidak mau apa kamu tidak punya telinga" Ucap seseorang yang tiba tiba datang .


Menarik tangan Kana .....untuk berdiri di sampingnya.


"Aria chan"guman Kana melihat Aria yang sudah datang.


"Kamu tidak apa - apa" Kana mengangguk tanda dia baik baik saja.


Aria melihat cowok yang berdiri di depannya.


"Kamu teman Kana chan" Ucap Hase melihat Aria.


"Kana chan apa kamu dekat dengannya"Aria melihat Kana. Kana menggelengkan kepalanya lalu bersembunyi di belakang Aria.


"Kana chan aku hanya ingin meminta maaf padamu soal Ruu chan yang telah.... "Ucap Hase membuat Aria sepertinya mulai mengerti. Sepertinya orang ini adalah Hase yang dulu Kana ceritakan padanya.


Aria langsung menatap Kana dan membisikkan sesuatu padanya.....


"Hadapi dia jangan lari kamu tidak salah apapun. Beranilah ada aku disini menemanimu"Ucap Aria lalu menunjukkan jari tanda ok.


"Sebaiknya kita jangan disini" Ucap Aria melihat Hase.


Akhirnya mereka pergi ke tempat yang agak sepi.... Dan Aria memberikan privasi buat mereka bicara berdua dengan hanya melihat dari arah sedikit jauh dari tempat Hase dan Kana berdiri.


"Hentikan......jangan bicara lagi ini memang kesalahan kamu dan aku yang kena imbasnya" Ucap Kana berani "Kamu berpacaran dengan sahabatku dan menghianatinya dan kamu bilang suka denganku apa kamu sudah tidak waras. Hubunganku dengan Ruru chan renggang gara gara kamu sekarang aku hanya tidak ingin bertemu denganmu dan jauhi aku jika kamu melihatku aku menerima permintaan maafmu. Dan kumohon jauhi aku" Ucap Kana menggebu dan membungkuk setengah.


"Tapi Kana biarkan aku menjadi temanmu lagi"


Kana menggelengkan kepala tanda tidak setuju. Hase merasa kecewa mendapatkan penolakan dari Kana.. Ini memang kesalahannya telah membuat Kana seperti ini dan Ruru chan.


"Sebaiknya kamu jangan pernah mendekatiku lagi"Ucap Kana lalu pergi dari Hase menuju ke arah Aria yang sudah menunggunya.


Aria melihat Kana menghampirinya sambil mata yang berkaca kaca. Air mata Kana yang ingin keluar tapi Kana menahannya sambil tersenyum ke Aria.


Aria tersenyum membalas ke Kana.


"Ayo kita pergi"Ajak Aria membawa Kana pergi sambil berpegang tangan.


"Huhuhu maaf Aria chan...."Kana sedang menangis,mereka sedang berada di bangku taman."Dia Hase yang pernah aku cerita.. Huhuhu dia tidak tahu malunya malah menemuiku dan dia yang telah membuat aku dan sahabatku membenciku"


Aria yang melihat Kana seperti ini tidak tega..


"Suna..."teriak Aria "Atan sini sini"Ucap Aria memanggil Suna dan Atan yang berada di dalam gendongan Suna.


Aria mengambil Atan dari tangan Suna dan pergi di depan Kana.


"Nah Atan....kalau orang lagi sedih harus apa? "Ucap Aria melihat reaksi adik cowoknya ini.


Atan langsung memeluk Kana yang sedang menangis tersedu sedu. "Onee chan" Ucap Atan memeluk Kana.


"I...i...ini Atan" Ucap Kana langsung berhenti menangis dan melihat Atan dan ikut memeluknya balik.


Kana melihat Aria dan kaget melihat Suna yang juga ternyata berdiri."Sunakawa Kouki"Ucap Kana tiba tiba. Kana merasa malu bahwa Suna melihatnya juga menangis dan mengeluh ke Aria.


"Dia datang bersamaku"Ucap Aria melihat wajah terkejut Kana


"Jadi sedari tadi dia melihat semua itu"Ucap Kana masih dalam memeluk Atan. Aria mengangguk"Tenang aja Suna bakalan jaga rahasia kamu kok"


Suna hanya diam menatap Kana. Dia memang tahu tentang rumor Kana tapi dia juga baru mengetahui kejadian yang telah terjadi oleh Kana saat mereka diajak bicara dengan teman Hase tadi.


"Suna..."


"Hai.. "Ucap Suna malas dia juga sebenarnya tidak terlalu peduli apa yang terjadi dengan Kana tapi setelah mendengar perkataan Aria bahwa Kana sudah dibully oleh sahabatnya sendiri membuatnya bersimpati.


"Aria chan,Kouki kun Arigato...."Ucap Kana. Kana memang tidak terlalu mengenal teman sekelasnya tapi dia tahu siapa Suna yang dia lihat oleh Suna di matanya. Orangnya cuek dengan para cewek di sekolah tapi tidak dengan teman laki lakinya.


"Atan Arigato" Ucap Kana mencium pipi Atan sangat menggemaskan dan itu membuat rasa sedihnya hilang.


Aria yang sudah melihat perasaan Kana sudah membaik mengajaknya pergi bermain dengan janji yang mereka sepakati bersama dan membuat Atan bermain sepuasnya....


Mulai bermain dengan mandi bola, trampoline, dan masih banyak permainan anak kecil lainnya mereka ikuti di dalam gedung tersebut. Banyak orangtua yang bersama bermain dengan anak mereka.


Suna pun tidak menyangka hal ini bakalan menyenangkan baginya kesini padahal tadi dia hanya berdiri melihat keseruan Kana, Atan dan Aria bermain tapi Aria mengajaknya untuk ikut bergabung dan bermain bersama anak anak lainnya.


Kana juga tidak menyangka melihat sosok Suna yang pertama kali dia lihat.


"Ternyata dia bisa tersenyum seperti itu dihadapan Aria"batin Kana melihat Suna sangat menikmati permainan yang mereka mainkan di dalamnya


Sedangkan Kana bermain dengan Atan. Kana tidak menyangka Atan sangat lincah dan lucu saat bermain.


Setelah mereka puas bermain dan pergi untuk istirahat......


"Huftt sangat melelahkan yah"Ucap Aria lelah duduk di bangku kursi untuk mengawasi anak anak yang bermain.


"Iya Aria chan,Atan sangat aktif sekali dia tidak ingin mau berhenti bermain"balas Kana yang duduk di samping Aria dan melihat ke arah dalam Suna sedang bermain dengan Atan.


"Aku baru melihat Suna seperti itu"guman Kana tapi masih di dengar oleh Aria.


"Memang dulu dia seperti apa?"Tanya Aria ke Kana.


"Dia tidak pernah dekat dengan cewek di kelas kita, dan jarang tersenyum dengan cewek di sekitarnya tapi dia sangat dekat dengan teman teman cowok di kelas. Banyak gadis yang menyukainya,Sepertinya Aria chan sudah membuat Kouki kun berubah dan Aria chan adalah cewek pertama yang dekat dengannya"Tersenyum memandang Aria.


"Yah kuharap dia bisa menghilangkan kelakuan bejatnya"guman Aria.


"Maksud Aria chan"bingung Kana


"Dia memiliki sahabat kecil dan seorang gadis aku bukan yang pertama ataupun yang kedua yang menjadi teman cewek pertamanya" Ucap Aria tersenyum melihat Kana mengalihkan pembicaraan untuk ganti topik.


"Aria chan... Aku tidak mengerti"balas Kana


"Wanita yang pertama yang dekat dengan Suna itu adalah ibunya yang kedua kakaknya dan terakhir aku melihat foto masa kecil Suna dekat dengan seorang gadis"


"Ehhh jadi begitu yah" Ucap Kana mengerti arah pembicaraan Aria."Tapi Aria cha apa kamu menyukai Suna" bahwasanya Suna memang ganteng dan banyak yang menyukainya.


"Tidak"Ucap Aria santai


"Jadi kasihan deh dengan Suna"batin Kana melihat wajah Aria biasa biasa saja.


Melihat Suna melambaikan tangan ke arah Aria dan Aria hanya membalas anggukan ke Suna.


"Itu..Aria chan aku penasaran kenapa Kouki kun bisa ikut denganmu" Ucap Kana yang penasaran.


.


.


.


.