
Sesaat sebelum Dero dan AY mengusir para orang suruhan Aozan....
"Keluarlah aku melihat bayanganmu tadi" Ucap Aria pasti ada seseorang selain Dero disini.
Lalu keluarlah seseorang berjubah dari balik tumpukan barang....
"Aria kenapa kamu pergi kemana mana, kata Dero dia akan membantu kita keluar dari sini"Ucap Suna menyusul Aria.
"AY sama"Ucap Suna kaget melihat seseorang yang memakai jubah berhadapan dengan Aria. "Kenapa bisa orang berbahaya ini juga ada disini. Aku kira dia tidak berada disini"batin Suna setelah berbicara dengan Dero. Walaupun dia tidak pernah diganggu ataupun disakiti oleh AY sama tapi rumor yang beredar disini dia orang yang menakutkan selain Aozan Yoshida.
"Dero san kenapa kamu belum membawa mereka pergi dari tempat ini"Ucap AY dingin
"Itu... " Dero yang baru datang...
Pintu terdengar dan para suruhan Aozan masuk kedalam...
"Kalian berdua bersembunyilah dahulu"Ucapnya menyuruh Suna dan Aria bersembunyi..
Saat Aria dan Suna bersembunyi...
"Aria lain kali kamu tidak boleh lagi kesini" bisik Suna :"Tempat sangat tidak baik untuk Aria"batin Suna
"Emm aku tidak bakalan kesini kalau bukan karena dirimu" batin Aria. "Apa yang kamu bicarakan tadi dengan Dero san" mengalihkan pembicaraan.
"Aria"
"Hai hai aku tidak bakalan datang ke tempat seperti ini lagi"Karena mendengar nada marah Suna "Jadi apa yang kamu bicarakan dengan Dero san"
"Katanya ini adalah ruang rahasia dan karena aku tidak sengaja menemukannya Dero san menyuruhku untuk tidak membicarakan ini saat diluar nanti dan orang yang kamu temui tadi adalah AY sama milik ruangan ini:"
"Aria dia orang yang menakutkan tapi dengan adanya Dero san pasti kita bisa pergi dari sini dengan aman"
"Lalu lubang itu bagaimana? "
Ahhh menghela napas.... "Lubang yang kamu temukan itu menuju ke pembuangan jika kita lewat disana kamu bakalan terluka untung aja kita tidak ......"
Mendengar suara AY yang berteriak......
"Dia sangat marah"Ucap Aria mendengar teriakan AY.
Setelah mengusir para orang suruhan Aozan. Dero membawa Suna dan Aria pergi dari tempat tersebut melalui ruang rahasia. Jalur itu terhubung keluar dari tempat club Sokyo.
"Arigato AY sama, Dero san"Ucap Suna mendunduk mereka sudah keluar. Aria juga ikut menunduk dan tiba tiba saja AY memberikan jubahnya ke Aria untuk menutupi tubuh Aria.
Aria menatap ke AY... Tapi sudah dibelakangi olehnya.
"Baiklah kalian berdua berhati hatilah AY sama bakalan mengurus semuanya disini"Ucap Dero
.
.
.
Suna dan Aria sudah berada di distrik T. Mereka tidak melewati kereta terakhir malam ini. Dan Aria sudah mengambil barangnya dari tempat penyimpanan barang sewaan.
Aria juga sudah mengganti bajunya dengan pakaian yang lebih tertutup.
"Uang bulananku habis sudah"batin Aria menangisi pengeluarannya hari ini.😢
"Aria kamu kenapa"Tanyak Suna melihat Aria murung.....
"Nande mo nae"balas Aria tersenyum kecut melihat Suna. Ini juga salahnya kenapa coba dia mau ingin mengetahui tempat yang berada di distrik x itu.....
Flasback On......
Toilet sekolah saat Aria sedang mengganti kebocoran yang terjadi pada dirinya....
"Hei coba kamu lihat foto ini dia Sunakawa Kouki kan"
"Cowok yang kamu suka itu berada di distrik x apa yang dilakukannya disana? " kaget melihat foto yang diperlihatkan temannya
"Ahh aku tidak menyukainya lagi walaupun dia tampan tapi ternyata dia cowok yang brengsek"
"Ini juga karena kamu mendapatkan fotonya berada di distrik x disanakan tempatnya orang yang melakukan *** ****"
"Memang kamu yakin ingin mempostingnya"
"Yakinlah apalagi dia sudah menolak pernyataan cintaku dulu"
"Hahaha jadi kamu ingin membalas dendam"
"Tentu saja,Aku bakalan mempostingnya" tiba tiba saja ada yang memegang tangannya dan merebut ponselnya.
"Kamu terlalu mencampuri urusan orang lain dan jika Suna menolakmu itu artinya dia tidak ingin merusakmu baka"Menghapus foto yang ada di ponsel cewek tersebut.
"Kam...u......"
"Kamu cewek yang dekat dengan Sunakawa Kouki akhir akhir ini"
"Beraninya kamu ingin merusak reputasinya"Ucap Aria marah melihat dua cewek yang bergosip di dalam toilet tersebut.
"Kamu menguping pembicaraan kita "
"Kembalikan ponsel milikku"merebut dari tangan Aria.
"Nee, aku peringatkan padamu untuk tidak mencampuri urusan Suna,dan masalah Suna yang menolakmu seharusnya kamu bersyukur tidak dirusak olehnya. Jangan melakukan tindakan yang bakalan kamu sesali nantinya"Ucap Aria memegang bahu cewek di depannya.
"Kamu mengerti"Gertak Aria....
Karena takut cewek itu mengangguk pertanda setuju.... Aria lalu pergi dan memandang teman satunya lagi...
"Cewek itu sangat menakutkan"guman temannya.
Untung saja Aria berada di toilet kalau tidak Suna bakalan di kenal sebagai cowok hidung belang brengsek. Itulah kenapa Aria marah dan ingin mencari Suna di Distrik X.
Flasback Off...
"Maaf Aria aku tidak bisa melindungimu disana"Ucap Suna nada sedih"Dan sebaiknya kamu tidak mengurusku lagi aku hanya orang brengsek"
"Suna jangan berkata seperti itu tapi memang kenyataan sih kamu memang brengsek bisa bisanya kamu ingin bermain dengan 3 cewek sekaligus memang kamu kuda liar yang sangat mesum"Ucap Aria sambil menutup mulutnyaa tidak percaya apa yang dilihatnya hari ini juga geleng geleng kepala kecil.
"Malah membenarkan perkataanku"batin Suna melihat tindakan Aria seperti mengejeknya.
"Suna aku tidak menyangka kamu berkata menyukaiku tapi kamu malah pergi bersenang senang dengan cewek seksi apalagi 3 sekaligus "Ucap Aria pura pura sedih.... Sambil menunjukkan 3 jarinya di depan Suna.
"Tidak tidak begitu Aria,aku tidak pernah lagi tidur dengan wanita terakhir saat kamu melihatku membawa wanita yang ada di apartemen setelah itu aku tidak pernah bercinta dengan siapapun lagi dan cewek yang kamu lihat hari ini mereka itu pelanggan yang hanya suka aku menemani mereka minum saja. Aku sudah menolak permintaan bercinta dengan wanita manapun:) Ucap Suna menjelaskan ke Aria.
"Tapi tetap saja kamu masih brengsek Suna"Teriak Aria kesal."Suna kamu tahu kenapa aku datang menemuimu ke tempat seperti itu,aku khawatir padamu"
"Karena ada yang ingin melukaimu"batin Aria "kumohon keluarlah dari pekerjaanmu dan apa kamu tidak bisa mencari tempat part time yang lebih aman"
"Aria chan......"
"Aku peduli padamu karena sudah menganggapmu temanku sekaligus keluarga. Bagaimana bisa aku mengabaikan dirimu baka baka baka baka Suna" memukul dada Suna.
"Gomen..... aku egois yah Suna, Tahu kamu menyukaiku dan aku malah menyuruhmu untuk masih dekat denganku padahal aku tidak bisa membalas perasaanmu" melepaskan pukulannya dan berbalik badan.
"Aria... "
"Suna sebaiknya kamu mencari arti kata menyukai seseorang,jika kamu menyukaiku mungkin itu bukan perasaan cinta terhadap seorang gadis karena kamu jika bersedih atau putus asa malah pergi ke tempat seperti itu. Jika saja aku juga menyukaimu mungkin aku bakalan sakit hati. Suna semoga ini pelajaran bagimu"Ucap Aria meninggalkan Suna.
"Aria aku memang menyukaimu, tapi aku ke tempat itu lagi karena ada urusan yang harus kulakukan"Guman Suna menyesali perbuatannya."Sebenarnya aku memang sudah lama keluar dari pekerjaan disana"batin Suna.
"Mungkin memang aku tidak pantas untukmu Aria"melihat kepergian Aria.
Suna tidak menyadari Aria sangat sensitif dan mudah marah, kesal, dan juga perasaan yang berubah ubah.
.
.
.
.
.