
Aru yang mendengar cerita Shinya langsung membuka bingkisan tersebut mencari surat dari Aria.
Shinya yang melihat Aru membuka surat dari Aria tersenyum lembut sambil membacanya.
"Tampannya"batin Shinya tak sadar memuji Aru "Apa yang Aria tulis di dalamnya membuat Aruko Yoshida tersenyum seperti ini"batinnya lagi Shinya menatap kagum.
"Ternyata namamu Shinya Suzuna Arigato. Aku tidak akan menunggu Aria kembali kesini tapi aku yang akan pergi mencarinya ke Negara I. Baiklah aku pergi..... "
Shinya yang melihat Aru pergi dengan senangnya apalagi melihat tekadnya merasa terharu.
~♥~
♥
~♥~
2 Tahun Kemudian.....
Aruko Yoshida tidak mendapatkan kabar tentang Aria Asanajaya. Dia sudah pergi ke Negara I untuk mencari Aria dengan bantuan Sepupu dan bawahan dari Neneknya malah tidak bisa menemukan Aria.
"Acca aku sangat merindukanmu dan tidak bisa melupakanmu"batin Aru melihat pemandangan di depannya.
"Sebenarnya kamu ada di mana Accaaaaaa" Teriaknya. Pemandangan yang Aru lihat saat ini adalah langit malam dimana dia terakhir kalinya tidur dengan Aria. Yaitu rumah rahasianya yang dia kunjungi saat membawa Aria.
"A caaa" Suara Aru merendah "Apa yang terjadi padamu, kenapa aku tidak bisa menemukanmu kini sudah 2 tahun berlalu" sambil menatap surat yang Aria berikan dulu padanya.....
Surat yang dia dapatkan dari Shinya yang dititipkan oleh Aria untuknya. Aru pun membacanya........
To My Love Aruko Yoshida. ♡♥♡
Selamat Hari Kasih Sayang,Aruko Yoshida sebuah coklat manis kuberikan padamu kutitipkan pada Shinya Suzuna yang mengawakili perasaan cintaku padamu . Aku sangat minta maaf tidak bisa memberikanmu langsung karena aku akan kembali ke Negara I dan tidak bisa memberitahumu jika aku akan pergi. Kuharap kamu tidak marah dengan perbuatanku. Tapi, tenang saja aku pasti akan kembali sebelum white day,aku tidak sabar menanti balasan coklat darimu.
Dear Aria Asanajaya♥♥
Walaupun isi pesan yang Aria berikan padanya begitu singkat tapi itu sudah membuat hatinya sangat senang dan bertekad pergi menyusul Aria ke negara i.
Tapi apa yang dia dapatkan hanya tangan kosong tidak dapat menemukan Aria.
"Acca, kamu tahu saat pertama kali aku membacanya awalnya aku sangat kesal dengan tindakanmu yang tidak memberitahuku kamu akan pergi. Tapi saat mengingat kejadian ulang tahun yang kau berikan padaku dan juga kencan kita sebelum pergi....Kamu melakukan itu supaya aku tahu bahwa kamu sangat mencintaiku sehingga kita melakukannya."
Tanpa sadar air mata Aru menetes keluar. Dia benar benar sangat merindukan Aria saat ini juga dan ingin sekali rasanya dia memeluk Aria. Berharap Aria baik baik saja dimana pun dia berada.
Sedangkan di tempat lain....
"Cewek di dalam sana sangat cantik"
Melihat cewek yang berada di ruangan yang sedang fokus belajar dari balik kaca.
"Hei kamu apakah orang baru? "
"Ow begitu....Kalau kamu orang baru disini,kamu pasti sudah tahu aturannya kan. Ingat jangan mengajaknya bicara ataupun menjawab pertanyaannya"
"Baik "
"Hemm aku sudah memperingatimu"
Dia hanya melihat orang itu pergi dan mulai melakukan tugasnya membersihkan ruangan yang di tempati cewek tersebut. Sebenarnya dia sangat penasaran kenapa dengan cewek ini. Tapi apalah dayanya dia hanya seorang pelayan.
Dia melihat cewek itu hanya fokus menulis dan mengerjakan sesuatu sambil membolak balikkan buku di depannya.
"Apakah cewek ini berbahaya atau apakah ada hal yang lain dia lakukan makanya dia disini"batinnya penasaran . Tapi tidak ada yang terjadi saat dia selesai membersihkan ruangan yang ditempati cewek tersebut.
1 minggu berlalu, dia sering memperhatikan cewek cantik tersebut. Saat pagi hari dia melihat cewek itu berjalan - jalan di taman halaman rumah diikuti oleh penjaga di belakangnya,saat siang hari dia makan sendiri di ruangannya lalu lanjut belajar saat guru pembimbingnya datang tapi tidak pernah mendengarnya berbicara. Dan saat malam hari cewek itu hanya menatap langit sambil memakan buah sendirian. Disaat jam 11 malam seorang pria dewasa menggendongnya masuk kedalam kamar untuk membawanya kembali tidur di kingzise cewek tersebut.
Lalu keluar dari ruangan tersebut setelah membaringkan cewek itu. Tanpa sengaja dia malah mendengar kondisi cewek tersebut.
"Jim Henson,bagaimana perkembangannya saat ini? "
"Ducky, dia sudah kembali lebih baik dari sebelumnya"
"Tapi kenapa dia tidak pernah mau bicara padaku, Apalagi sudah 2 tahun lebih setelah kejadian itu? "
"Ducky.....Loe tau kan kejadian itu membuat psikologinya menjadi bermasalah apalagi setelah loe membuatnya melupakan kejadian itu. Dia hanya butuh waktu yang lebih lagi"
"Loe benar Jim, 2 tahun yang lalu saat tiba di Negara I malah melihat Mamanya bunuh diri setelah mengetahui kebenaran sebenarnya bahwa aku bukanlah anaknya Arya. Itu membuat Acca menyalahkan ke semua orang karena tidak ada yang menghentikan Mamanya bunuh diri,dia pun membenci semua orang dan Ayahnya 2 bulan kemudian malah menyusul ibu Aria setelah bersaing dengan pihak lawan dan menjadi lengah. Sekarang Kakek Aria sangat terpukul kehilangan Menantu dan anaknya.
"Yah... Kamu benar sekarang Aria dan Atan hanya punya kamu dan Kakeknya yang dia bisa percayai"
"Aku tidak akan membiarkan orang yang sudah menghancurkan keluargaku akan membayar habis apa yang dilakukannya"
Jim yang melihat Ducky berubah menjadi lebih kejam selama 2 tahun ini."Gue nggak menyangka loe bakalan mengambil kekuatan dari Ayah kandungmu untuk berurusan dengan mereka"
"Demi Acca aku akan membuat tangan ini menjadi kotor itu tidak masalah bagiku"
Kring.......ring.....ring
Jim yang melihat Ducky mengangkat telponnya dan tersenyum mengerikan.
"Ducky sudah berubah menjadi kejam seperti ini, Dia sekarang lebih mirip oleh Ayah kandungnya yang sangat ditakuti oleh orang orang dibawa sana" batin Jim.
"Jim, terus awasi perkembangan Acca aku akan membereshkan orang orang kecil ini"Kata Ducky lalu pergi.
Jim tak menyangka bahwa Ducky menjadi seperti hewan buas setelah kehilangan ibu angkat, ayah angkatnya. Ducky yang sangat menyayangi keluarga Asanjaya dan menganggapnya sebagai orangtuanya sendiri malah menjadi berantakan.
.
Penasaran dengan lanjutannya.....Like, Komennya yah.....