You're Special

You're Special
Eps 13 Atan di Cafe



Aria mengajaknya makan kedalam cafe karena Suna tidak mengetahui dimana dia simpan makanan yang sudah dibelinya karena tidak mendapati Aria di tempat.


Aria memesankan buah untuk Atan makan dan malah disuapi oleh cowok itu.


"Mom mom macan" Ucap Atan


"Dia ingin kamu makanannya juga apa kamu tidak keberatan"Ucap Aria yang duduk disampingnya.


Cowok itu membuka mulutnya dan menerima suapan dari Atan.


Atan lalu memberikan suapan itu ke Aria bekas gigitan dari cowok tersebut.


Aria langsung memakannya.


Suna dan Kana kaget melihat tontonan yang ada di depannya karena mereka memang sedari tadi memperhatikannya.


Pada suapan kedua cowok itu memakan semuanya dan tidak lagi meyisahkannya kalau tidak Atan bakalan memberikannya ke Aria.


Suna melihat Aria hanya biasa biasa saja. Hingga suapan yang besar dari sendok milik makanan Aria.. Atan mengambilnya ingin memberikannya ke cowok itu.


Cowok itu tampak ragu dan melihat wajah Atan seperti sedih dia pun memakannya..


Aria mengambil makanan yang tidak disentuh oleh cowok tersebut.


Bahwasanya Atan malah menyuapi cowok yang dalam pangkuannya itu dan tidak memakan pesanan yang dipesankan oleh Aria. Dan Atan malah memberikan makanan bekas milik Aria ke dia.


"Itu Aria chan.... "Ucap Kana tiba tiba...


Aria chan melihat Kana dan Suna bersamaan "Maaf, yah aku malah memakan pesanan yang ku pesankan untukmu"Ucap Aria melihat ke arah cowok tersebut.


Suna merasa....sangat aneh melihat Aria biasa saja.


"Inum one chan inum onee chan"Ucap Atan meminta minuman milik Aria.


"Atan mau minum ini"Ucap Aria "Ini dingin buat kamu jangan yah ini aja untuk kamu" memberikan botol susu milik Atan.


"Emem"Atan menggeleng "ia....iaa.. " Tunjuknya cowok di depannya ini.


"Maksud kamu kasih ke dia" Atan mengangguk sambil memandang cowok tersebut.


"Atan..dia punya minum sendiri" Ucap Suna dengan agak nada kesal. Yang sedari tadi diam. Kana yang melihat Suna bersuara... Ikut membantu"Iya Atan chan ini minuman untuk dia"Kana sambil mengesernya ke dekat cowok tersebut.


Atan langsung menghempaskan tangannya ke gelas tersebut dan tumpah ke meja.


"Atan.. "Aria melihat Atan dengan marah. Atan yang seperti dibentak oleh Aria langsung menatap dengan wajah sedih dan memelas.


"Sial"batin Aria


"Dasar iblis kecil"guman Aria pelan melihat tatapan Atan.


"Apa kamu tidak keberatan meminum bekas minumanku"Ucap Aria tiba tiba


Sedangkan Suna yang memanggil pelayan tertegun dengan ucapan Aria.....


"Ini"Aria mengangkat gelasnya dan menyedorkannya ke hadapan wajah cowok tersebut.


Cowok itu tampak ragu tapi "Minum aja aku tidak keberatan kok tapi maaf banget kamu malah meminum bekasku"Ucap Aria.


Dia meminumnya dengan pelan.....lalu Aria tersenyum memandangnya. Atan malah tertawa gembira.


.


.


.


Saat hari sudah sore Aria dan lainnya berada di halte bis menunggu bus yang akan mereka tumpangi


"Kana hati - hati"Ucap Aria bis milik Kana sudah datang. Kana berpamitan dan melambaikan tangan masuk kedalam bus.


Suna merasa kalah dengan cowok misterius tersebut karena hanya membalas ucapan Aria dengan mengangguk dan gelengan kepala.


Atan tidur di gendongan cowok itu.


"Apa benar tidak apa - apa nih kamu ikut?"Tanyak Aria cowok itu hanya mengangguk.


Akhirnya bus yang mereka tunggu tiba juga dan Aria duduk disamping Suna sedangkan Atan dan cowok itu duduk di depan bangku mereka.


"Aria chan kamu tidak curiga dengan dia....Atan tidak takut dengannya....bagaimana kalau dia orang yang aneh"bisik Suna.


"Tenang aja dia orang baik"balas Aria membisikkan di telinga Suna.


Karena Aria sudah melihat kebaikan orang di depannya ini.


"Kamu yakin"


Aria membalasnya dengan menunjukkan 2 jempolnya kedepan wajah Suna.


Sesampainya mereka di pemberhentian dan jalan lagi ke arah jalan apartemen mereka. Atan sangat lelap tertidur.


Dan saat dia mengambil Atan tadi malah menangis. Dia sangat tidak ingin berpisah dengan cowok ini.


Aria menyerah dan membiarkan Atan memenuhi kemauannya.


Sampainya mereka di apartemen dan naik kelantai 5 Aria mengajak cowok itu masuk.


"Kenapa kamu juga masuk?" Aria melihat Suna ikut masuk


"Dimana papah mamamu? "


Aria melihat jam... "Bentar lagi mereka bakalan pulang"balas Aria


"Itu,kamu ikut aku masuk kedalam"Bisik Aria ke cowok tersebut agar tidak membangunkan Atan yang tertidur sangat pulas digendongnya.


Jadi mereka membawa Atan ke ruang tidurnya dan membaringkannya di dalam tempat tidur milik Atan. Setelah itu mereka keluar dari kamar tersebut.


"Arigato gozaimasu"Ucap Aria membungkuk berterima makasih. Aria hanya dibalas mengangguk lalu pergi dari apartemen Aria.


"Dia sudah pergi kenapa kamu melihatnya terus?"Ucap Suna disamping Aria sudah keluar dari apartemen Aria.


"Aku penasaran banget sama wajah"batin Aria. "Suna kamu tidak balik ke apartemenmu? "Tanyak balik Aria


Sepertinya Suna agak kesal dengan tingkah Aria"Kok aku merasa kesal yah"batin Suna


Jika mengingat Aria makan dan minum satu tempat dengan cowok misterius itu.


"Aku masih mau disini sampai orangtua kamu balik"jawab Suna melihat Aria.


Tak lama kemudian.....


"Ehhh Suna kun kamu disini"Ucap Mama Aria yang baru saja datang dengan Papah Aria.


"Oba san, Oji san" Ucap Suna melihat kepulangan Orangtua Aria.


"Apa kamu mau makan malam bersama kami"Ucap Papah Aria mereka dari luar dan membawa sebuah makanan.


"Ituu... "


"Jangan malu....ayo sini sudah waktunya makan malam juga"Mama Aria memutuskan perkataan Suna. "Apa Aria di atas"Suna mengangguk


"Hai.. "


Setelah itu Suna makan malam lagi bersama Orangtua Aria. Dan Aria menceritkan tentang kejadian hari ini ke orangtuanya di meja makan.


"Mendengar ini Mama merasa Atan pernah bertemu dengannya deh"Ucap mamanya mengingat pernah ada juga seseorang yang main bersama Atan saat pindah kesini. Apalagi dengan ciri ciri yang Aria maksud.


"Iya, Atan tidak mungkin mendekatinya jika dia tidak pernah melihatnya"sambung papahnya.


Aria juga mengangguk bahwasanya Aria sering berbicara dengan Atan dan jika Aria membicarakan sesuatu dengan Adiknya. Aria juga memperlihatkan foto temannya ke Atan.


"Yaudah deh,Mama sama Papah pergi kemana aja"Ucap Aria


Lalu Mamanya bercerita tentang kencannya dengan suaminya. Suaminya hanya tersenyum mendengar Aria ngobrol santai dengan istrinya. Ini nih kebiasaan Aria saat weekend selalu menggoda orangtuanya jika sudah jalan bareng.


Aria selalu memberikan waktu untuk kedua orangtua untuk menikmati masa tua mereka dengan berkencan di hari libur. Karena itulah hubungan kedua orangtuanya sangat harmonis.


Suna yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum memandang Papah Aria mukanya memerah dan hanya diam sambil memakan makanannya.


Suna juga diajak bicara ternyata orangtua Aria sangat asik nyaman bersama mereka.


"Ternyata begini juga lebih baik"batin Suna.


.


.


.


.


Setelah libur di hari weekend. Aria mulai belajar kembali dan hari ini minggu kedua dia sekolah di Sma Tokypu.


Aria sedang membaca sambil mengingat soal pembelajarannya minggu karena hari ini dia bakalan ulangan harian sejarah bahasa j pesan Waka Sensei.


Saking asiknya belajar dia tidak mendengar kehebohan teman teman yang ada di luar kelas.


Koridor sekolah.......


"Ihhh kenapa dia ada disini" bisiknya


"Apa skorsnya sudah selesai"


"Gila dia datang,kenapa tidak keluar aja dari sekolah ini"


Mereka sedang menghindari seseorang yang sedang jalan menuju ke kelasnya. Yang berada di lantai 3.


"Aria chan"Teriak Mai heboh masuk kedalam ruang kelas....


Aria terkejut hampir terjatuh di kursinya.


"Aria chan kamu harus pindah dari kursi ini"Ucap Mai yang datang menggebu.


"Ehhh kenapa?"bingung Aria.


"Aruko Yoshida sudah kembali" Ucap Sin yang juga ikut heboh.


Teman sekelas yang mendengarnya juga langsung melihat Mai,Sin,dan Vu yang berdiri di depan kursi Aria.


"Aria chan kamu pindah di kursiku saja"Ucap Suna tiba tiba.


"Anak nakal itu datang"bisik teman cowok 1


"Si pembuat onar bakalan ada di sini lagi"


Aria yang melihat teman teman sekelasnya heboh malah bingung.


"Aku duduk disini aja"Tolak Aria.


"Aria chan mending kamu duduk di tempat Suna kun"Ucap teman cowok sekelasnya.


"Iya Aria chan tempat duduk yang kosong di belakang kamu ini punya si monster itu"Sambung temannya yang lain.


Kana yang juga khawatir dengan Aria juga ikut berdiri disamping Aria.


"Aria chan kamu duduk di tempat aku aja"tawar Kana


"Kalian semua kenapa?kok bikn ak.... "


Bunyi bel kelas berbunyi menandakan pelajaran akan dimulai.....


"Aria chan kamu duduk ditempatku"Tarik Suna


Pintu kelas terbuka.... Melihat seseorang yang ingin masuk dengan muka yang penuh luka karena banyak tempelan serta di jarinya apalagi di lehernya.


Mereka semua menatap ke arah pintu.


Teman sekelas Aria langsung memberi jarak dari cowok tersebut saat masuk kedalam kelas.


"Ihhh dia pasti sudah bertengkar lagi"bisik 1


"Dia sangat menakutkan jangan dekati dia"bisik 2


"Masih punya muka dia datang"bisik 3


Mereka menjelek jelekkan teman sekelasnya yang baru datang ini.


Aria tidak menyangka bahwa masih ada teman sekelas lainnya.


.


.


.