You're Special

You're Special
Eps 22 Distrik X



Aria sudah berada di distrik x dengan penampilan yang outfit sederhana dengan memakai baju berlengan panjang tapi memperlihatkan pinggang rampingnya tapi tertutupi oleh jaket yang dipakainya juga dengan memakai celana panjang serta memakai sepatu. Dengan topi dan kacamata lengkap sudah untuk mencari Suna disini.


Aria mengganti bajunya dengan membeli semuanya di toko dan menyimpang Tas sekolah miliknya di tempat penyimpanan barang sewaan. Dia hanya memakai tas mini selempang untuk memudahkannya bergerak. Aria hanya membawa ponsel, dompet miliknya.


Tapi yang jadi masalah sekarang adalah Aria berada di gang sempit dengan 4 cowok yang sedang menahannya.


Aria tersesat karena tidak mengetahui lokasi Suna sebenarnya......


"Cewek cantik,kamu sendirian disini apa kamu tersesat"Ucap Cowok yang pertama kali melihat Aria.


"Dia sangat kireii tapi kayaknya dia bukan orang disini deh lihat mukanya mirip orang barat"Ucap temannya satu.


"Dia mungkin seorang turis yang sedang berjalan jalan dan sepertinya dia tidak mengerti ucapan kita"balas temannya yang satu lagi.


"Nee kenapa kalian hanya menatapnya saja,kita sangat beruntung hari ini bisa bertemu dengan cewek luar negeri. Pasti dia suka jika kita mengajaknya bermain dengan kita" Ucap temannya yang sangat mesum melihat Aria.


"Hei ladies,can you play with me. Aku akan memberikanku sensasi yang sangat menggairahkan hari ini pasti kamu lagi sedang mencari kesenangan dengan berada di distrik x" Maju kedepan untuk menatap Aria lebih dekat. Tapi bahasa ingnya sangat buruk membuat Aria hanya diam.


"Hari ini sangat melelahkan banyak sekali masalah,membuatku yang sedang datang bulan sangat kesal saja dan sepertinya dengan melampiaskan kemarahan ini dengan orang di depanku ini"batin Aria.


"Girls apa kamu mendengarku"ingin memegang Aria....


"Don't touch me,jika tidak kamu akan menyesal"Ucap Aria dengan tidak memakai bahasa j namun ing.


Cowok yang mengerti maksud Aria menahan tangannya. Seperti ketakutan mendengar ucapan Aria.


"Ahahahahah sangat lucu padahal kamu hanya sendiri apa yang akan membuatku menyesal" balasnya dengan berbahasa j. Teman dibelakangnya mengerti dan hanya menonton.


Dia lalu memberanikan diri memegang Aria tapi Aria langsung memegang tangannya....


"Baiklah hari ini sepertinya kalian bakalan menjadi samsakku"Balas Aria dengan berbahasa j lancar dan tersenyum smrik yang dipegang lengannya langsung syok karena Aria sudah mengunci tangannya kebelakang.....


Dan.....


Bakkk


Bukkk


Krakkk...


Syuhh.....


Ciiiiiiiiiissssss bummmm......


"Hah lega banget..."Aria membuat peregangan"Sepertinya baru kali ini aku berkelahi dengan serius lagi" Aria lalu pergi meninggalkan sosok 4 cowok yang menahannya tadi dengan menghajar mereka babak belur. Dan semuanya sudah pingsan dibuatnya.


"Cewek yang sangat menarik"Ucap Seseorang yang tadi menyaksikan Aria dari atas atap dengan tersenyum bahagia.


"Hahaha gadis itu sangat lucu"gumannya lalu mengikuti Aria.


"Sumimasen.....Club Sokyo dimana?"Tanyak Aria yang seseorang wanita yang sangat seksi. Akhirnya Aria melihat jalanan besar lagi. Dan sudah banyak orang yang berlalu lalang.


"Upsss apa kamu sedang mencari kesenangan ini aku memang dari club Sokyo menerima diskon s*x yang sangat menggairahkan"Ucapnya....


"Apa cewek ini mabuk apa dia kira aku pria" Aria lalu pergi meninggalkannya. Orang - orang disini banyak menatapnya aneh. Aria yang baru pertama kali ke wilayah ini hanya tersenyum canggung.


Aria duduk di kursi panjang dan membuka maps dia baru kepikiran akan hal itu. Aria tidak ingin menanyakan ke orang yang ada disini lagi karena banyak yang menatapnya aneh karena Aria tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Hei gadis,kenapa kamu berada disini"Ucapnya


"Aku sedang mencari seseorang"balas Aria


"Sepertinya dia bagus diajak bicara"batin Aria melihatnya terlihat normal.


"Jadi kamu kesini sedang mencari seseorang,apa kamu baru pertama kali datang kesini"Senyumnya .


Aria hanya menatap orang disampingnya ini sangat tampang. Tapi Aria hanya melihatnya biasa saja. Dan sepertinya makin banyak orang yang menatapnya aneh.


"Nee sepertinya kamu ditatap oleh orang - orang disini dan seperti ingin mendekatimu"Balas Aria membalikkan fakta


"Ahahahah kamu sangat lucu,itu bukan aku tapi kamu"


"Mereka yang ada disini sangat aneh apalagi mereka banyak yang mabuk dan bertingkah aneh"Ucap Aria lagi tidak peduli dengan ucapan di sampingnya "Kamu harus berhati hati sepertinya mereka akan menerkammu"Ucap Aria lagi.


"Ahahahah kamu lucu dan menarik,ayo ikut denganku aku akan membantumu pergi darisini"


Mereka berjalan berdua dan sepertinya orang - orang takut dengan cowok di samping Aria. Walaupun dia bertanya tanyak siapa di sampingnya ini dia tidak ingin kepo.


"Ternyata dia membawaku ke Club Sokyo"batin Aria sudah berdiri di depan bangunan yang sangat besar dan tinggi.


"Kenapa kamu tahu aku ingin kesini"Tanyak Aria.


"Aku mendengarmu tadi bertanya ke orang mabuk dan kamu tidak mendapatkan jawaban yang pas malah mereka mengajakmu pergi makan, bermain......"


"Jadi kamu tadk memperhatikanku yah. Arigato sudah membantuku"


"Tapi kamu tidak bisa masuk kedalam dengan berpakain seperti itu"


"Heh nandesuka? "


"Persyaratan jika kamu berada di wilayah ini harus berpakaian seksi,atau dengan cosplay yang berpakaian ***********"


"Naruh koto"


"Apalagi sepertinya usiamu belum cukup 18 tahun"


Aria hanya tersenyum mendengarnya. "Demo, maukah kakak membantuku masuk kedalam aku memang sudah menyiapkan pakaian yang kupakai tapi dengan kakak menjadi pasanganku masuk hari ini aku pasti lolos dalam pemeriksaan"


"Aku tahu kamu bukan orang biasa dan sepertinya kamu ada sesuatu untukku"batin Aria


"Aku tidak bisa menolak permintaan dari gadis cantik sepertimu dan ternyata aku tidak menyangka kamu sudah menyiapkannya" balasnya tersenyum kecil.


Lalu Aria membuka jaket miliknya dan terlihatnya perut rampingnya dan melepaskan celana sambungan yang di bawahnya terlihatlah kaki panjang mulus Aria.


"Benar benar menggoda"batin cowok ini


Aria langsung mengandeng tangan cowok di sampingnya


"Kakak tampan tolong bantu aku hari ini yah aku akan membalaskan jasamu setelah hari ini"Ucap Aria.


"Cewek ini benar sangat menarik dan malah tidak takut denganku"batinnya.


.


.


"Tuan Aozan Yoshida selamat datang"Tunduknya hormat melihat pemimpin mereka malah masuk lewat pintu depan biasanya lewat pintu khusus miliknya.


Aria merasa sudah tahu orang ini memang bukan orang biasa apalagi mereka masuk dengan lancar dan aman.


"Tuan Aozan Yoshida ternyata itu nama anda"Ucap Aria berbicara formal.


Orang itu tersenyum dan yang sudah mendengar namanya pasti akan tunduk padanya dan mengetahui dia siapa.


"Owh gadis kecil apa kamu tahu siapa aku setelah mendengar namaku apalagi kamu langsung berbicara formal denganku"


"Tidak aku tidak tahu siapa kamu dan aku berbicara formal karena aku cuma ingin bertanya lagi dan meminta tolong padamu untuk mencarikanku seseorang yang bernama Sunakawa Kouki yang bekerja disini dan sepertinya kamu sering datang kesini jadi aku hanya ingin memanfaatkanmu" Ucap Aria langsung tidak sopan dan blak blakan.


"Yah aku juga tidak menyangka bahwa orang yang aku temui memiliki koneksi di tempat ini"


"Ahahah kamu benar cewek yang menarik,pintar,waspada kamu tidak lihat daritadi walaupun kamu ikut denganku"


"Kamu tahu, pertama kalinya aku menemukan gadis lucu sepertimu"


"Orang ini ternyata juga gila apalagi selalu bilang aku menarik"batin Aria tidak peduli apa yang diucapkan cowok ini.


"Yoshida san. Apakah kamu tahu Sunakawa Kouki?"


"Hentikan lah ucapan bacotmu itu"batin Aria.


Walaupun sudah masuk kedalam club Sokyo tapi Aria belum masuk sepenuhnya ke ruangan yang terdengar musik cukup keras di dalam.


.


.


.


.