You're Special

You're Special
Eps 63 Tidak mengingat...



Eps Sebelumnya... ◐.̃◐


"Seperti seorang Putri Tidur" melihat wajah Aria lebih dekat " Pantas saja,Ducky tergila gila padanya" melihat wajah cantik Aria. "Huh sebaiknya aku keluar sekarang aku tidak ingin Ducky memarahiku dia pasti mengawasi Aria saat ini"


"Siapa kamu?"


Aria yang terbangun membuat kaget Jim,karena Aria secara tiba - tiba.


"Ehem, Apakah ada yang tidak nyaman? "


"Akhirnya dia bangun juga? "batin Jim walaupun canggung bertahan untuk bersikap profesional.


"Kepalaku rasanya sakit" Memegang kepala "Aku sepertinya......"


"Stop berhenti memikirkan sesuatu" Ucap Jim melihat gelombang otak Aria yang jadi bermasalah.


"Kenapa,kamu berbicara seperti itu kepadaku?" Ucap Aria masih dengan nada lemas.


"Maaf. Aku tidak bermaskud membentakmu tapi sebagi Doktermu aku harus merawat pasienku dengan baik dan kamu baru saja siuman. Kuharap kamu mendengar perkataanku agar tidak memaksa memikirkan sesuatu yang berat terlebih dahulu agar kamu tidak merasa sakit di kepalamu"


Aria yang mendengar penjelasan dari Cowok di depannya mengangguk mengerti.


Sedangkan di tempat lainnya.... 🔥🔥


Emosi yang meledak meledak memarahi karyawannya yang sejak siang rapat dan hari sudah malam masih saja belum selesai untuk mendapatkan apa yang diinginkan Sang Bos mereka.


"Apa ini.... Propsal yang kalian buat semua nggak becus. Apa kalian masih ingin bekerja disini dasar sadar dirilah jika kalian tidak ada kemampuan"


"Jika besok saya tidak menerima proposal yang bagus kalian angkat kaki dari sini. Apa kalian mengerti?"


"Baik Mengerti Mr " Mereka pun keluar dari ruang rapat perasaan lega keluar dari ruangan tersebut karena suasana yang sangat tegang akhirnya bisa lebih rileks.


Mempunyai seorang Bos yang temperamen yang sangat tinggi juga ditakuti sedikit saja kesalahan langsung kena marah dan bisa saja langsung dipecat.


"Mr. Rick"


"Ada apa..Katakan?"


"Tuan Besar menyuruh anda kembali ke rumah utama"


"Besok baru aku mengunjunginya"


"Baik Mr Rick saya akan sampaikan kepada Tuan Besar" Melihat Asistennya yang masih berdiri "Apakah ada hal yang lain kamu sampaikan?" Tanyaknya


Yang mendengarnya langsung melihat Hp nya dan membukanya melihat yang menghubunginya adalah Jim tidak mendengarkan penjelasan lagi dari Asistennya lalu menghubungi kembali Jim....


"Jim......."


"Ducky.....Apa kamu sudah selesai rapatnya?" Ucap Jim


"Apakah Aria sudah bangun"


"Bangbek...."Mendengar suara Aria dari seberang


"Tunggu aku akan seegera kembali" Ucapnya meninggalkan ruangan kantornya.


Asistennya yang melihat Bosnya sangat senang pergi begitu saja. Dia kira akan dimarahi ternyata tidak terjadi apapun padanya. Dia juga sebenarnya terpaksa mengangkat Hp itu untuk mengetahui tentang sesuatu dari Bosnya.


"Sudah 2 tahun bersamanya dan berada di dekatnya aku telah jatuh cinta padanya tapi siapa gadis yang dia sukai dan dia sembunyikan dengan baik"batinnya


Padahal dia adalah seorang Asistennya tapi tidak pernah bisa masuk ke Mansion Bosnya hanya di saat menjalani pekerjaan baru bisa bersama dengan Bosnya.


"Ducky Santonaya Hattrick,padahal dari dulu aku mengagumimu dan menjadi anak angkat Ayahmu"batinya sedih.


Ducky yang sangat senang mendengar suara Aria lagi tidak bisa menahan dirinya untuk segera kembali ke Mansionnya. Saat ini dirinya sudah berada di mobillnya dan mengendarainya kembali ke Mansionnya.


"Acca...Apakah keadaanmu tidak apa - apa"


"Hei fokuslah menyetir dulu" Ucap Jim yang langsung mematikan sambungannya dengan Ducky.


"Acca.... " Tut tut..."**** Jim" Ducky yang merasa kesal karena sambungannya dimatikan padahal dia mau berbicara dengan Aria tapi melihat dirinya yang melajukan kendaraan cukup cepat memang harus dia matikan hpnya terlebih dahulu,Ducky juga merasa itu akan bahaya padanya jika berbicara dengan Aria di telpon sehingga bisa membuatnya tidak fokus dan segera Ducky mengambil jalan cepat untuk sampai ke Mansionnya.


Mansion Ducky....


"Kenapa kamu mematikannya begitu saja?" Melihat Jim dengan tatapan curiga. Saat Aria tersadar dia menanyakan beberapa hal pada Jim dan juga mengenai penyakitnya tapi Jim seperti menyembunyikan sesuatu darinya.


Walaupun Jim sudah menceritakan kepadanya tentang dia mengalami kecelakaan dan menewaskan anggota keluarganya dan yang hanya selamat yaitu dia dan adiknya.


Sehingga Adiknya di jaga oleh Kakeknya sedangkan Aria jatuh koma selama setahun lebih dan menyebabkan dirinya mengalami gegar otak dan dijaga oleh Ducky seorang.


"Itu sangat berbahaya jika dia mengendarai sambil berbicara denganmu dan akhirnya malah tidak fokus. Kamu tidak ingin kan Ducky mengalami sebuah kecelakaan di jalan"


Jleb..... Perkataan Jim seakan pisau tajam baginya. Apalagi saat tahu bahwa selama ini yang merawatnya adalah Ducky. Setelah bangun dari Koma Aria tidak mengingat apapun apa yang sudah dia lakukan seakan memorinya menghilang dan katanya dia sudah 3 hari tidak sadarkan diri. Dia juga tidak ingat apa yang sudah dilakukannya saat itu.


Melihat Aria " Pasti saat ini Ducky marah tapi ini memang tindakan yang benar saat ini dia pasti melaju sangat cepat kesini" Batin Jim mengetahui sifat Ducky apalagi jika menyangkut Aria.