You're Special

You're Special
Eps 56 Aria Pergi



💔


💔


"Aru aku pergi........"Ucapnya meninggalkan ....


"Tidakkk jangan pergi.... " Mengejar bayangan Aria yang di depannya "Tidaakkkk kenapa aku tidak bisa mengejarnyaaa" Melihat bayangan di depannya semakin jauh...jauh...jauh....makin jauh"Ariaaaaaaaaaaa" Teriaknya terbangun dari tidurnya.


"Ah ah ah ah ah mimpi apa itu.... Tidak Ariaa... Ariaa...."!!!Melihat kesamping tempat tidurnya sudah tidak ada Aria.


"Dimana....dimana Aria, melihat kesekelilingnya melihat keluar jendela ternyata langit sudah malam, Aru turun dari ranjangnya dan mencari Aria kebawa lantai 1."Kenapa perasaanku sangat tidak enak"batin Aru....... Ternyata Aru yang melihat di lantai bawah sudah tidak ada siapa siapa dia menyalahkan lampu ruangan tersebut. Sudah tidak ada lagi barang Aria.


"Aria sudah pergi"guman Aru.... "Apa ini....." Melihat catatan yang ditinggalkan oleh Aria. Aru pun membacanya "Maaf.... Aku kembali ke rumah saat kamu tertidur, tidurmu terlalu pulas tidak ingin menganggumu. Makasih kencannya hari ini aku sangat senang bersamamu. I ❤ U Aruko Kekasihku..." Kata Aru membaca isi surat Aria yang berbahasa j. "Ini bahasa i apa yang dia katakan ini, kenapa tidak menerjemahkannya"


Lalu Aru mencari hpnya untuk menghubungi Ari. "Sudah jam 01.50 pagi" melihat jam di hpnya. Aru ragu menelepon Aria karena tapi jika dia tidak menghubunginya hatinya tidak tenang.


"Bagaimana kalau Acca sudah tidur..!? " mondar mandir..... Dan Tuttttt.... Tanpa sengaja Aru menekan tombol memanggil nomor Aria....


"Apa aku menekannya" Aru tidak menduka bahwa Aria mengangkatnya.


"Moshi Acca........ "


"Acca sudah tidur......" Aru yang mendengarnya mengetahui siapa suara ini.


"Kak Ducky........"


"Dia sudah tidur,jangan menganggunya......Tutttttttttttt"


Aru yang tampak bengong karena yang mengangkatnya adalah Kak Ducky.


"Apakah perasaanku saja,Kak Ducky sepertinya marah padaku.......


Sedangkan di tempat lain......


Ducky yang sudah mengangkat hp milik Aria yang tidur disamping kursi pesawat telah tidur nyenyak.


"Aru sudah memanggil Aria dengan sebutan Acca. Acca benar benar sangat mencintainya sampai sampai melakukan hal itu dengan Aru"batin Ducky tidak menyangka dia merasa menjadi Kakak buat Aria telah gagal.


Flasbcak On....


Saat Ducky sudah menjemput Aria dan masuk ke dalam mobil.


"Kenapa,kamu ke kursi belakang? "


"Aku ingin tidur disini jika sudah sampai di bandara bangunkan aku" balas Aria


"Baiklah, kamu memang kelihatan kelelahan.....tidurlah".


Setelah sampai di bandara Ducky membangunkan Aria."Aria bangunlah kita sudah sampai di bandara"


"Hmmm, Hoammm Bangbek bisakah kamu mencarikanku tempat untuk aku mandi badanku rasanya lengket"Ucap Aria melihat Bangbek.


Mau marah dengan Aria tapi dia tidak bisa menolak permintaannya. Lalu melihat jam di tangannya masih ada 1 jam untuk penerbangannya.


"Aku akan mencarikanmu tempat tapi ingat jangan terlalu lama mandinya" Aria hanya mengangguk tanda setuju.


Lalu Ducky menelpon temannya yang bekerja di bandara. Membawa Aria ke ruangan khusus.


Aria yang sedang mandi sedangkan Ducky diluar menunggu Aria selesai duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


Aria keluar hanya mengenakan handuk berjalan mendekati Bangbek. "Bangbek dimana pakaianku?"Tanyak Aria santai.


Ducky yang melihat tubuh Aria kaget bukan karena memakai handuk di depannya melainkan melihat bekas merah yang ada di tubuh Aria.


"Ariaaa kamu sudah tidur dengan siapa?!! " Tanyak Ducky Karena kaget dia sudah terbiasa tinggal dengan Aria sejak kecil dan sudah menganggapnya adiknya sendiri. Setelah ditinggal oleh Arya dia makin ketat menjaga Aria. Walaupun dia membiarkan Aria berpacaran dengan Aru menurutnya itu juga agar kesepian Aria menghilang dengan bayangan sosok dari Aru sebagai Arya.


"Jawab? "


"Aku.... Aku yang menggoda Aru dan tidur dengannya"


Deg.....


Ducky langsung duduk kembali ke sofa tidak menyangka dengan kelakuan Aria membuatnya syok dan sakit kepala.


"Acca,apa kamu tahu akibat yang sudah kamu lakukan itu"


"Aku sangat mencintainya ini beda dengan perasaanku dulu ke BangAr. Aku dulu tidak pernah tertarik dengan tubuh BangAr walaupun aku mencintainya aku juga tidak pernah tertarik dengan orang lain tapi setelah bertemu dengan Aru malahan aku sering berpikiran mesum tentangnya. Dan kuyakin aku sangat mencintainya itulah kenapa aku tidak menyesal setelah tidur dengannya"


Ducky tidak menyangka apa sudah dilihatnya. Aria tersenyum sangat bahagia menyampaikan isi perasaannya tentang Aru.


"Ternyata aku salah menilai kukira kamu hanya menganggapnya sebagai Arya dimatamu"


"Tidak malahan dia sangat berbeda aku tau itu. Apalagi sekarang dia sangat tampan aku akan membuat kesepakatan dengan Kakek lalu kembali kesini lagi untuknya dan bisa hidup bersamanya"


Melihat tekad Aria dimatanya dia hanya bisa menerimanya dengan pasrah sebagai kakak.


Flasback Off....


"Tapi, Aru itu beraninya tidur dengan adikku liat saja jika aku kembali kesini bakalan menghajarmu" Ducky tentu saja masih belum menerima kenyataan bahwa Adik Angkatnya yaitu Aria sudah ditiduri oleh Aru.


Keesokan harinya.....


Aru yang datang kesekolah menunggu kehadiran Aria di depan pintu gerbang sekolah di pagi hari. Banyak yang melihatnya apalagi kagum dengan wajahnya.


"Dare, Apakah anak baru dia sangat tampan"


"Kenapa dia berdiri di depan gerbang"


"Tampannya... "


Aru tidak menyangka perubahan yang membuatnya wajahnya terlihat tidak dikenal oleh siswa/i apalagi dengan gurunya.


"Kemana Acca, kenapa belum juga datang"batin Aru bertanya - tanya.


2 hari kemudian......Aru tidak mendapatkan kabar dari Aria sekarang dia berada di kelas. Walaupun kemarin lalu mengejutkan teman sekelasnya saat dia masuk dan duduk di bangku Aruko Yoshida ternyata itu dia.


Banyak cewek yang melihat dirinya dari luar kelasnya saat ini. Aru yang melihat Kana datang langsung menghampirinya.


"Apakah Aria sudah menghubungimu? " Tanyak Aru ke Kana.


"Maaf Yoshida kun,Aria belum menghubungiku"


"Bisakah aku lewat, kalian menghalangi jalanku"


"Suna, Apakah ada kabar tentang Aria?"Tanyak Kana


"Tidak......."Jawab Suna . "Kalian tenang saja barang di apartemen Aria belum dipindahkan mana mungkin dia pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal pada kita"


"Itu benar tapi penerbangannya itu besok.....Kita tidak tahu bahwa Aria akan kembali kesini atau tidak... "batin Kana gelisah tidak memberitahukan ke Suna dan yang lainnya.


"Jika memang barangnya masih ada di apartemennya mungkin Aria pergi ke suatu dengan keluarganya. Orangtuanya kan sedang liburan mungkin dia menyusul" Kata Suna.


Kana tidak menyangka bahwa Suna tidak tahu bahwa Orangtua Aria sebenarnya sudah kembali duluan ke negara i dan Aria yang sudah tidak ada kabar mungkin sudah kembali juga. Itulah yang dirasakan oleh Kana. "Apakah aku harus tetap menyembunyikan tentang kepergian Aria yang sebenarnya"batin Kana


"Itu..... Sebenarnya mungkin Aria.....


Ttttttttttttttttttttt...... Bunyi bel sekolah membuat Kana tidak bisa mengunggapkannya karena guru juga sudah masuk ke kelasnya.