
" Maafkan aku.. "
Inov memeluk erat tubuh kekasih yang sangat dia rindukan, bagaimana tidak dia tak merindukan wanita yang tiba tiba saja di tinggalkannya dengan amat sangat terpaksa, tuntuan membuatnya tak bisa menjelaskan apa pun pada wanita ini, dia bahkan meninggalkan wanita ini pada saat kekasihnya ini sudah di nodai oleh pria lain, sebenarnya masih sangat banyak yang ingin dia katakan saat itu, hanya saja kakaknya memaksanya untuk kembali ke luar negeri untuk meneruskan bisnis kakeknya, bahkan dia di paksa untuk menikahi seorang wanita yang belum pernah dia jumpai sebelumnya, karena sangat takut kehilangan sabrina.. Dia terpaksa melakukan kejahatan kepada kekasihnya sendiri yang masih dalam kondisi pingsan saat itu.
Dengan sangat terpaksa dia meniduri kekasihnya sendiri tanpa persetujuan darinya.
Dia sadar kalau ini adalah sebuah kejahatan, lalu apalagi yang bisa dia lakukan? Dia akan meninggalkan kekasihnya yang sebernarnya baru saja putus.. Tidak lebih tepatnya dia mantan kekasihnya kan? Ya.. Dia ingin wanita ini hamil anaknya lalu dia akan datang kembali setelah berhasil membereskan semua yang terjadi di keluarganya, dia akan kembali menemui mantan kekasihnya ini lalu menikahinya.
Dan tak di sangka semua berakhir begitu cepat, pernikahannya dengan gadis keluarga konglomerat itu harus berakhir karena gadis itu ketahuan berselingkuh oleh media, memang pernikahannya dengan gadis itu adalah sebuah konspirasi belaka, tak ada perasaan spesial apapun dan tak pernah terjadi apapun antara inov dan wanita itu..
Hingga akhirnya jalannya begitu mulus untuk meninggalkan semua ini.
Dan dia sangat bahagia melihat kekasih yang selama ini dia rindukan masih sangat baik baik saja, meskipun terlihat sangat kurus sekarang.
" apa kamu baik baik saja sabrina? Apa yang sudah terjadi selama aku meninggalkanmu? Apakah kau merasa sama tersiksanya sepertiku.? " tanya inov. Mencoba memastikan keadaan wanita di hadapannya, tak henti henti dia mencium kening wanita yang masih saja menangis tanpa mengatakan sepatah katapun..
Apa yang sudah terjadi? Apakah dia lebih terpuruk dariku..?
Atau sudah terjadi sesuatu yang lainnya?
Sabrina bicaralah...
Aku bahkan sudah bercerai dengan wanita itu, aku kembali hanya untukmu sabrina..
" Sabrina... Bicaralah sayang.. "
Inov mengangkat wajah sabrina untuk menghadapnya, hatinya sangat perih melihat wanita ini masih saja menangis.
Inov memeluk lagi sabrina dengan sangat erat seakan takut untuk kehilangan kedua kalinya, dia sangat ingat...
Kejadian dulu saat wanita ini meminta putus hanya karena bosan, dia yakin itu hanya alasan benar benar bosan...
Dia yakin sabrina masih sangat mencintainya juga, bahkan setiap detik dalam otaknya hanya penuh dengan sabrina tentu saja sabrina pasti akan merasakan hal yang sama bukan?
" Maafin aku inov.. Maafin aku.. " hanya kata maaf yang keluar dari mulut mungil wanita ini, inov merasa bingung.. Kenapa dia harus minta maaf? Bukakah seharusnya dialah yang harus meminta maaf pada wanita ini..?
" tidak sabrina... Ini salahku.. Ayo kita mulai lagi dari awal.. Aku sudah bercerai sabrina... Aku sudah meninggalkan wanita yang kakek paksa untuk kunikahi... "
Ucap inov berharap wanita itu bisa tenang dengan apa yang sudah dia katakan, dia sangat yakin sabrina akan lebih tenang jika dia sudah tau yang sebenarnya,
Lalu inov menceritakan kronologi yang sebenarnya..
Saat ia dengan susah payah mendobrak pintu hotel yang di tempati pria itu, dan yaa.. Pria itu sudah melakukannya, dengan geram dia memberi bogem mentah pada pria itu, inov semakin geram setelah melihat sebuah ** yang sudah terpakai sebelumnya, dan dia yakin pria itu sudah ingin melakukannya lagi,
Inov sudah terlambat... Kekasihnya sudah di nodai, tapi bagaimanapun dia harus mengamankan sabrina lebih dulu...
Inov sudah membawa sabrina kedalam apartemen sabrina, dan saat itulah.. Tiba tiba kak bastian menelpon dan meminta inov untuk kembali keluar negeri dan menikahi seorang wanita, dengan berbagai ancaman ingin menghancurkan hidup sabrina dan mengacaukan semua kisah cinta adiknya, bastian berhasil membujuk inov untuk pergi...
Dan saat itulah...
Inov memperkosa kekasihnya sendiri..