
Apa telingaku sudah tidak berfungsi dengan baik lagi..? Apakah aku tak salah dengar..?
Apa yang barusan dia katakan?
Anak kita..?
Bagas.. Dia bilang kalau bayi ini anak kita..?
Sepertinya dia sudah tidak sadar dengan apa yang sudah dia katakan, entah kenapa dia malah terlihat sangat senang saat bisa merasakan gerakan dalam perut ini..
Bagas...
Dia adalah penjahat, tapi kenapa dia bisa bersikap lembut sekarang?
Aku sampai tak sadar kalau aku sudah bengong sekarang,
Aku masih tak pecaya kalah bagas bisa se senang itu,
Tapi sepertinya dia sengaja mengatakannya, agar aku bisa berbicara baik dengannya, jangan harap aku akan memaafkanmu bagas, sampai kapan pun.. Aku tak akan pernah memaafkanmu.
Tubuhku rasanya sangat berat, dan aku tak bisa bergerak sama sekali...
Ooh.. Astaga..!!! Semalam aku tidur dengan pria bajingan ini.
Aku sengaja mendorongnya dengan kaki ku, dan akhirnya bagas sudah terjatuh dari ranjang ini.
Bagas bangun dengan wajah garang, aku tau dia akan marah, tapi semua itu tak sebanding dengan apa yang sudah terjadi padaku.
" apakah begini caramu membangunkan suamimu..? " tanyanya, matanya sudah menatapku dengan tajam, bahkan kau tetap terlihat sangat seram saat bangun tidur.
" tak bisakah kau bersikap lebih sopan sedikit..? Aku ini suamimu.. "
Dia sudah meraih daguku, aku bisa merasakan kuku jarinya menusuk rahangku.
Ya.. Dia marah.. Aku tau ituu.. aku benci kalau aku harus melihat wajahnya saat aku bangun tidur,
" aku gak peduli. Sekarang kau keluar dari sini.. "
Aku bahkan bisa jauh lebih kejam darimu, suami apa kau ini..? Kau tidak pantas di perlakukan layak sebagai suamiku, kau yang memaksa ingin menikah denganku kan..?
" ini kamar ku... Dan aku tak mau keluar "
Katanya, dan aku sudah kesal sekarang.
" baiklah.. Kalau begitu aku yang pergi "
Aku sudah keluar dari kamar ini, aku sangat muak dengan wajahnya itu, meskipun semua wanita memujanya.. Tapi aku tak pernah tertarik padanya, sedikitpin tidak pernah..
Tapi entah kenapa.. Nasibku sangat buruk..
Aku harus menikah dengan bajingan ini..
Parahnya lagi.. Aku sudah menjadi istri sahnya..
Baiklah.. Pagi ini aku sudah sarapan lebih dulu, dan aku juga sudah duduk di depan tv, aku tak peduli apakah dia sudah sarapan dan siap pergi bekerja...
Aku tak ingin melihat wajahnya..
Dia sudah mempermalukan andre, dia juga sudah menyakiti andre, parahnya lagi.. Dia tidak membiarkan sahabatku mengunjungiku.
Kandunganku sudah usia 8bulan lebih, dan aku juga berada di masa masa rawan bisa melahirkan kapan saja..
Mana mungkin aku meminta dia menemaniku saat melahirkan nanti..?
Padahal dulu.. Aku berjanji akan merawat anak ini bersama sahabatku...
Bagas benar benar pria jahat.
" hai.. Kenapa kau menjadi wanita pemalas..? Kau istriku.. Lakukan tugasmu dengan benar"
Bagas sudah mendekatiku sekarang, dan dia juga membawa dasi di tangannya.
" ayo pakaikan ini cepat.. "
Lihat.. Dia masih saja suka memerintah, kali ini baiklah.. Aku menurut saja dulu.. Aku takut dia akan bersikap kasar padaku, dan itu sangat bahaya pada bayiku nanti.
Ayolah nak..
Cepat doakan pria ini agar cepat mati saja, aku sudah muak dengannya..
Malah aku ingin membunuhnya..
" sudah.. Baiklah.. Terima kasih.. "
What.? Dia mencium keningku tanpa ijinku, apa apa an pria ini..
Apakah dia sudah kerasukan jin iprit?
Lihat.. Dia tersenyum begitu senang setelah mencium keningku..
Ada apa dengan pria ini sekarang..?