We Just Broke Up

We Just Broke Up
Tiga belas



" Apa..!!! Inov sudah menikah..? "


Natalia sudah terduduk lemas di lantai, pantas saja sabrina ingin bunuh diri lagi.. Dia sudah mendengar segalanya..


Apalagi sekarang..? Harusnya dia sudah pulih sekarang.. Tapi kenapa nasib sabrina seperti ini...


Sabrina.. Lo harus kuat,. Lo harus kuat.Natlia sudah menangis sekarang, dia sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya..


Dan kini dokter sudah keluar.


" gimana dok.. "


" kami sudah memberi dia obat penenang, tidak apa apa.. Untung hanya lecet sedikit "


Natalia sudah bisa bernafas dengan lega sekarang.. Setidaknya sabrina masih dalam kondisi baik baik saja.


" gue gak nyangka.. Inov bener bener sudah menikah " andre, dia benar benar tidak habis pikir dengan sahabatnya itu, yang dia tau inov sangat mencintai sabrina, dan bahkan dia terlihat sangat frustasi saat di putuskan sabrina.


" kata abang inov.. Dia di jodohin dengan putri dari seorang pengusaha, setelah kakeknya meninggal.. Perusahaan kakeknya menjadi krisis.. Ya.. Kalian bisa tebak sendiri kehidupan konglomerat seperti apa... Gue aja juga di jodohin sama bokap gue... Kita gak bisa memilih jodoh kita sendiri karena orang tua.. " kata doni..


Ya begitulah kehidupan orang orang seperti mereka.. Hanya demi orang tua.. Mereka merelakan cinta mereka.


" jadi elo gak pernah cinta sama angela..? " tanya andre, dan itu membuat doni terdiam, doni juga korban perjodohan orang tua.


Doni hanya mengangkat bahu, dan duduk kembali, rasanya dia sangat males kalau harus membahas tunangannya itu.


Kini mata doni tertuju kepada natalia yang hanya duduk saja dengan pandangan kosong, dia tau betapa khwatirnya gadis itu kepada sahabatnya... Natalia terlihat sangat berantakan.. Tapi wanita itu tetap sangat cantik meskipun tidak memakai make up sama sekali.


" gue cari makan dulu ya.. Kalo begadang kayak gini emang laper banget.. " kata andre, yang lagsung pergi begitu saja.


Doni menggeser pantatnya agak duduk lebih dekat dengan sabrina.


Dan kini sabrina sudah berbalik melihatnya.


" elo masih sangat cantik meskipun berantakan kayak gini.. " kata doni, dan itu berhasil membuat sabrina tersenyum.


" situasi kayak gini.. Gak cocok banget buat godain gue.. "


Sabrina sadar.. Kalau doni hanya mencoba untuk menghiburnya saja.


" inov benar benar menikah.. Dan sabrina akan seperti apa nanti.. " tambah natalia. Dan gadis ini masih saja memikirkan sahabatnya.


" elo harus tenang.. Kita selalu bersama kan.. "


Doni sudah memeluk sabrina.


Seminggu sudah berlalu..


Sabrina sudah lebih baik sekarang, dan kini sabrina juga sudah mau bercanda lagi, meskipun dia sering mengeluh kalau dia paling tidak suka saat mual.


Dan sekarang mereka berempat sepakat akan mengurus sabrina sekarang, dan juga anak sabrina yang akan lahir nanti.


Mereka sedang bekerja sama membeli sebuah cafe, dan cafe ini menjadi tempat sabrina bekerja dan juga tinggal,


Cafe ini di berikan oleh 3 sahabatnya, agar sabrina memiliki kegiatan ringan dan tidak terlalu menyibukkan diri.


Setiap hari doni dan andre mendatangi cafe ini, sedang natalia memilih tinggal bersama sabrina untuk sementara..


Sebenarnya mereka semua sangat sibuk, tapi mereka selalu berusaha untuk membahagiakan sabrina,


Setidaknya sabrina tidak menjadi murung.


Bulan bulan sudah berlalu, perut sabrina juga sudah membesar dan kini semua orang sudah tau kalau sabrina sedang hamil.


Para karyawan juga sangat perhatian kepada sabrina, mereka bersikap sangat baik padanya.


Sabrina sedang mencicipi kue buatan Chef di cafenya, katanya dia ingin menjadikan daftar menu terbaru di daftar menu kafe ini.


" gimana boss..? " tanya chef wanita itu, rasanya dia tidak sabar menunggu jawaban bosnya ini.


Sabrina tersenyum setelah mencicipi kue buatan chefnya..


Ini sangat enak dan lembut, ini bisa menjadi menu penutup yang paling banyak di minati.


" sumpah enak banget alexa... " ucap sabrina pada chefnya itu.. Sabrina juga mulai sangat akrab dengan alexa. Dan alexa selalu saja punya ide baru dalam membuat makanan atau kue..


" beneran nih bos.. Mau di masukin ke daftar menu..? " tanya alexa


Dan sabrina sudah mengangguk,


" tapi kita masukin tiap weekend aja ya.. Soalnya kasian dirimu ini.. Kalau elo sibuk nanti gak punya waktu ketemu pacar lagi.. "


Goda sabrina. Dan kini alexa sudah tersenyum.


" kenapa sih... Bos sabrina gak pernah menolak permintaan aku ini.. Selalu berkata iya saat aku bikin resep baru " tanya alexa


" haha... Karena elo berbakat.. " jawab sabrina, " ya udah nanti gue bilang ke andre ya.. Biar di masukin ke daftar menu.. " tambah sabrina, dan kini alexa tersenyum malu mendengar sabrina menyebutkan nama andre.