
Disini.. Restoran ini.. Ini adalah saksi percintaanku bersama Inov dulu, dan aku masih ingat dengan jelas masa masa indah saat aku bersama inov dulu, aku selalu memesan makanan lebih dulu sambil menunggu dia datang, dan aku sudah memilih semua udang yang dia tak suka, dan kami selalu memesan makanan ini setiap datang kerestoran ini, hingga kami sering mendapat makanan gartis karena kami pelanggan paling setia,
Bagas.. Semakin kesini kau semakin membuatku mengingat masalalu ku, kau membuat aku semakin merindukan inov, sepertinya semua terputar kembali bagaikan sebuah film, masa masa indah saat aku bersama inov disini, dulu kami di paksa untuk berciuman ditempat umum karena kami adalah pasangan paling setia yang datang ke restoran ini, yaa.. Hampir 3 tahun kami menjadi pelanggan setia restoran ini, aku sering mendapatkan voucher makanan disini, hingga aku tak perlu menguras uang banyak untuk makan makanan mewah disini, entah kenapa semakin lama semakin aku terus memikirkan inov, atau jangan jangan.. Inov juga masih sama sepertiku, apakah dia juga masih mencintaiku seperti yang dulu?
Inov.. Apakah kau juga masih sering memikirkan aku?
Inov... Aku merindukkanmu, sangat merindukanmu, apakah kau akan kembali lagi kesini? Apakah kau akan menerima aku lagi? Inov.. Kembalilah.. Mari kita perbaiki kesalahan yang sudah ku perbuat.. Aku masih mencintaimu... Dan sampai kapanpun akan tetap mencintaimu.
Bagas sangat marah karena aku sudah mengabaikannya sejak tadi, semua ini salahmu kan..? Kau membawaku ketempat dimana aku dan inov selalu bersama, kau mengingatkan aku akan masalalu lagi, dan kau malah marah marah terhadapku, kau yang bodoh kan.!!
Aku sudah turun dari mobil bagas, dan kudengar bagas langsung menancapkan gas meninggalkan kafeku, aku tak tau kenapa dia yang marah... Harusnya aku yang marah kan? Dia sudah membuat aku mengingat inov lagi, bukannya aku melupakan inov.. Tapi aku malah semakin merindukan inov karenanya.
Natalia membawa bayi eros padaku, dan aku tersenyum
" apakah dia menangis? " tanyaku pada natalia, tapi dia hanya menggeleng dan berlari menuju toilet, kenapa dia sangat terburu buru? Apakah dia sangat kebelet sampai tak bisa pamit padaku..
Aku sudah menidurkan baby Eros, rasanya aku juga sangat lelah karena harus makan diluar dicuaca panas yang sangat ekstrem ini, aku harus istirahat sejenak.
" hei... Apa yang elo lakukan? Gue mau tidur juga.. " kataku sambil mendorong tubuhnya perlahan.
Dan aku sudah tidur di samping natalia, kulihat mata natalia menerawang jauh keatap ruang istirahatku, dan airmata mengalir dengan sedirinya.
" elo kenapa nat? Apa sudah terjadi sesuatu?" tanyaku,
Natalia mengangguk dan memeluk tubuhku, lalu dia menceritakan semuanya padaku, ternyata dia pernah mabuk dan tak sengaja berhubungan seks dengan Doni, dan sekarang adalah bulan kedua tidak menstruasi, dan terus merasa mual.
Dan itu gejala yang sama saat aku sedang hamil.
Apakah natalia juga akan sama sepertiku? Tapi dia hamil dengan pria yang dia suka, tidak denganku yang menjadi korban pemerkosaan.
" tenang saja nat.. Doni pasti akan bertanggung jawab, gue yakin itu.. Sejak awal dia memang sangat mencintai elo, dan elo harus tenang.. "
Kataku, ya.. Aku yakin doni akan tanggung jawab meskipun dia sudah bertunangan, apalagi setelah keluarganya tau kalau natalia adalah putri pengusaha yang sangat kaya raya.