
Sialan.!! Brengsek.!!.
Dia mengambil kesempatan dengan status suami sekarang, dia sudah berani menciumku.
Apa yang ada dalam otaknya hah? Dia sudah bersikap seenaknya saja terhadapku, meskipun dia sudah bersikap agak baik, tapi aku tetap harus menjauh darinya, dia sangat berbahaya dan aku bisa terancam kapan saja
Kenapa pagi hariku di awali dengan kekesalan seperti ini, dia pikir aku akan mudah di dapatkan seperti wanita lainnya kan? Ya tentu saja dia sangat percaya diri dengan wajah dan kekuasaannya..
" Boss..!! "
Suara mereka menghentikan lamunanku, itu alexa, di sudah berlalari dan memeluk tubuhku
" bos.. Apa anda baik baik saja? Kenapa bos menikah tanpa memberi undangan apapun pada kami semua.. "
Alexa memelukku lagi, aku tau mereka semua pasti sangat khawatir padaku, semua ini karena bagas, dia selalu melakukan segalanya semaunya saja
Dia juga tak pernah berfikir bagaimana perasaan orang orang yang berada di dekatku.
" andre.. Apakah dia masih sering kesini? " tanyaku pada alexa, dan alexa mengangguk dengan wajah sedih.
" apa saja yang telah terjadi setelah aku pergi? " tanyaku sambil duduk di sofa kantorku.
" bos,, sebenarnya andre sangat menyesal dengan perbuatannya di hari pernikahan itu " kata alexa,
Aku ingat, andre memukul bagas saat itu, dan aku tak mempermasalahkan apapun, Malah aku sangat senang saat andre berhasil memukul bagas dihari itu.
" itu sudah berlalu.. " kataku,
Alexa menundukkan kepalanya.
" Bos benar benar tak mengetahui apapun.."
Apa maksudnya? Memangnya apa yang sudah terjadi sekarang.
" maksud kamu? "
Aku benar benar menjadi bingung dengan sifat alexa sepertinya ada banyak hal yang tidak ku ketahui.
" Boss.. Sebenarnya Suami boss sudah menghancurkan perusahaan keluarga Andre, Suami boss.. Merebut semua investor di perusahaan Keluarga Andre "
Jantungku sepertinya sudah berhenti berdetak,
Sebenarnya apa yang dia inginkan? Dia sudah berhasil menikahiku dengan paksa, lalu apalagi yang ingin dia lakukan? Apakah dia ingin semua orang akan berlutut padanya?
Dasar bagas, bagaimanapun bajingan tetaplah jadi bajingan.
" dimana andre sekarang? " tanyaku,
Sepertinya aku tak akan memaafkan bagas kali ini, ini benar benar sangat keterlaluan, kenapa dia menjadi orang yang pendendam karena hal sepele.
" Sepertinya, Andre bersama Mas doni " kata alexa,
Aku audah beranjak untuk pergi ke apartemen doni, alexa menghalangiku tapi aku sangat kasihan dengan keadaan sahabatku ini, bagaimanapun.. Mereka semua adalah keluarga yang aku miliki.
Seteleah perjalanan bebarapa menit, aku sudah sampai di apartemen Doni, dan aku juga sudah memasuki lift.
Sudah berapa lama aku tak kesini? Aku menjadi sangat rindu dengan masa indah persahabatan kita dulu..
Dan kini ingatanku kembali saat aku masih sangat bahagia bersama inov, air mataku sudah mengalir sekarang, aku sangat merindukannya.. Aku bahkan masih belum sempat mengatakan kalau aku sangat menyesal dengan keputusanku.
Inov.. Aku merindukanmu, tapi sepertinya aku tak pantas untuk merindukanmu lagi.
Aku menghapus airmataku, bagaimanapun aku harus melupakan inov, dia juga bahagia sekarang kan? Semua ini karena kebodohanku..
Kupencet bel aprtemen doni, tak lama kemudian pintu terbuka,
Kulihat natalia sangat kaget melihatku berdiri di depan pintu.
" Sabrina..!! "
Dia sudah memelukku, dan kini kami sudah menangis satu sama lain.
Betapa aku merindukan gadis baik ini, dia sangat baik melebihi saudaraku sendiri, aku sangat merindukan gadis cantik ini,
" elo baik baik saja kan? Bagas gak kasarin elo kan? " tanyanya sambil memeriksa seluruh badanku,
Aku tersenyum, dia masih saja sangat mengkhawatirkan aku, bukan natalia namanya kalau dia tak seperti ini.
Kami saling melepaskan rindu satu sama lain, dan aku sadar...
Nasibku membawa hal buruk pada sahabatku.