
Ketika aku telah sampai di tempat ku, Ryzen terkejut karena tak disangka ternyata Elf masih ada atau masih hidup..
Shoji "... Kita sudah disini.."
Sylvia "..kamu keren sekali, tuan.."
Ryzen " Lalu, siapa wanita yang seperti Elf itu, tuan? Bagaimana bisa dirinya tak menerima efek dari Kabut hitam itu?.."
Shoji "...ah, Sylvia ini merupakan Ras Elf setengah Manusia, aku bertemu dengannya pada saat aku berkeliling Hutan.."
Roxxie " lalu? Bukankah Elf itu sudah musnah beberapa ratus tahun lalu.. bagaimana bisa?.."
..
Ini dia, pertanyaan kompleks seperti ini yang kubenci..
Shoji " ya, kau tau? Sylvia kutemukan dalam kondisi pingsan....-- " disini tiba-tiba Sylvia menjelaskan dirinya sendiri
..
Sylvia "maaf tuan, tapi aku yang akan menjelaskannya... Perkenalkan namaku adalah Sylvia, seperti yang kalian pikirkan aku adalah seorang Elf, aku bertemu dengan Tuan Shoji pada saat aku siuman dari pingsan, entah pingsan ku sejak kapan, yang jelas aku baru sadar setelahnya.."
Ryzen mengatakan ".. aku percaya, apa mungkin Efek Kabut hitam ini hanya berlaku untuk manusia dan bukan seluruh Makhluk?..."
Shoji " ya, kira-kira seperti itu..."
Roxxie terlihat jenuh dan tak ingin basa-basi ini berlangsung lama..
" akkkhh, sudah lah, aku benci menunggu.. bisakah kita cepat pergi dari sini?..."
..
" Yaa, tentu.. baiklah apa kalian siap?.." ucapku..
.
Ryzen merasa ia hanya perlu menghubungi Pangeran Flo untuk membukakan Portalnya menuju ke Kerajaan..
" Tidak, akan lebih cepat jika aku hanya perlu menghubungi Pangeran untuk Teleportasi menuju ke kerajaan.." ucapnya
.
ia berencana untuk langsung menemui Pangeran, dan juga ia baru sadar kalau Sylvia itu Elf yang seharusnya telah musnah beberapa ratus tahun lalu..
Sylvia " tapi, aku merupakan orang asing, terlebih lagi aku merupakan seorang Elf, apa bisa langsung menemui Pangeran?.."
" Ah, maaf.. aku melupakannya, pertama Tuan Shoji dan Nona Sylvia harus mendaftarkan diri ke Asosiasi Petualang..."
" mengapa? " Ucap Sylvia... kemudian Ryzen menjelaskannya..
" Itu karena, dengan mendaftarkan diri ke Asosiasi Petualang, data kalian akan langsung diketahui oleh Pangeran, dan dengan itulah kalian bisa menemui Pangeran tanpa ada masalah..."
..
...Sebenarnya disini siapa saja bisa bertemu dengan Pangeran, namun bukan karena Pangerannya, ada satu organisasi bayangan dibelakang pangeran yang berjalan atas perintah sang Raja yang memberikan sebuah perintah berisi.. " Lindungi Pangeran selama aku sakit, jangan membiarkan orang asing bertemu dengannya..."...
...Organisasi Hitam itu disebut sebagai ...
...`Foudre Ombre...
... dalam organisasi itu, Neimra.. adalah nama dari seseorang Ksatria hitam yang memimpin organisasi bayangan tersebut, kemampuannya dalam mengawasi, menjaga dan menguji seseorang yang ditargetkannya itu sudah Luar biasa, Neimra sendiri berpenampilan seperti seorang Ksatria namun dengan Zirah yang sedikit, maksudnya ia tak penuh dengan Zirah besi, keberadaannya sendiri tak diketahui ada dimana, yang jelas.....
... semua orang termasuk masyarakat Sipil mengetahui adalah Fakta bahwa Seluruh Area Kerajaan Flone adalah Keberadaannya... Itu artinya, Neimra bisa muncul dimana saja tanpa terkecuali selama itu masih di Kawasan istana maupun seluruh tempat kerajaan Flone....
.........
Setelah itu, Ryzen akan menghubungi Pangeran Flo untuk membukakan Portalnya..
" Kalau begitu aku akan menghubungi Pangeran Flo.."
Ryzen menggunakan Telepati jarak jauhnya untuk menghubungi Pangeran..
.
Kemudian setelah Ryzen menghubungi Pangeran, Pangeran telah meresponnya
Ryzen " maaf menganggu, tapi apakah pangeran bisa membuka portalnya kembali ke kerajaan? "
" Membukanya kembali? Itu berarti... Aku mengerti, sekarang beri jarak 2 meter dari tempat kalian berdiri, pada saat aku membukanya itu akan memberikan efek kejut, bersiaplah..." Ucap pangeran...
.
Lalu Ryzen memberitahu mereka untuk mundur 2 meter dari tempatnya berdiri
" Aku mengerti,.... Roxxie, Nona Sylvia dan Tuan Shoji.. tolong beri jarak 2 meter dari tempat kalian berdiri..." Ucapnya...
.
Tak lama kemudian, sebuah Portal terbuka dan itu mendistorsi tanah sekitarnya, membuat Sambaran petir kecil disekitarnya.. Aku paham mengapa Pangeran menyuruhnya untuk memberikan jarak..
.
Ryzen " kalau begitu, mari kita pergi sekarang...."
Roxxie " tentu.."
..
Ketika kami ingin pergi, Aku tiba-tiba memikirkan sebuah permainan konyol..
" Ahaha, begini.... Aku akan pergi sendiri ketempat kerajaan Flone.."
Mereka pun terkejut dan bertanya mengapa.
" Mengapa?.."
Aku menjelaskannya, jujur ini tak penting sekali dan merepotkan
" Begini, kalian bertiga pergilah dengan portalnya, aku ingin bereksperimen seberapa cepat kecepatan ku melawan kecepatan Teleportasi portal.."
..
Roxxie " Kau memang kuat, tapi untuk ini... .... "
Sylvia " tuan, aku takkan mengomentari apapun..."
..
Wajar saja mereka terkejut karena ada manusia yang ingin melawan kecepatan Teleportasi portal..
Aku mengatakan " mengapa? Aku akan mencobanya..."
Kemudian Ryzen..
" Jika begitu, anda akan pergi duluan..." Ucapnya.. lalu
" apa kau yakin? " Ucap ku...
Mereka bertiga terdiam dan..
" masa bodo dengan itu, kami akan segera pergi duluan... Ayo, gadis Elf..., Sini kemarilah kau Ryzen, aku akan membawa mu juga..." Ucap Roxxie ( partikel cahaya tiba-tiba melesat, dan itu sangat cepat hingga mereka telat menyadarinya.. dengan kecepatan ku, waktu sekitar pun berhenti )
.
Pada saat ini juga aku sampai...
..
Pada saat mereka sedang berdebat, waktu sekitar baru saja terhenti lalu kembali ketika aku telah pergi duluan dan sampai duluan....
" Wah, ini... Apakah ini adalah Istana Kerajaan Flone? Besar sekali.." aku sampai dalam waktu 1 detik, dan tentu saja itu bukan teleport.. kecepatan ini sangat gila
.
Tiba-tiba saja ada beberapa Penjaga istana menghampiri ku dan mengatakan
" Kau! Darimana asalmu, hah!? Keluarlah.." mereka mengusirku..
.
" Maaf, aku memiliki urusan penting dengan yang mulia pangeran..." ucap ku dengan Ryzen sebagai dasarnya...
.
Mereka menanyakan buktinya, tentu saja aku tidak memiliki itu... disini aku mengelabui para penjaga itu dengan mengubah diriku menjadi Transparan dan melewati mereka tanpa hambatan...
".. Apa buktinya?!.." ucap penjaga A
" Maaf, aku tak memilikinya..." Ucap ku
" Kalau begitu pergilah..." Ucap penjaga B..
" Tidak, tidak bisa.. ah– apa itu? Itu seperti seekor Ular besar melilit istana..( Bohong ) .." ucap ku..
Para penjaga itu pun terkelabui...
" hah!? Dimana dimana????.."
Aku pun telah menghilang..
" Hehe, aku duluan ya..."
Penjaga Penjaga itu pun menyadarinya bahwa mereka kehilangan ku
" Sial!! Kita tertipu... Panggil seluruh penjaga kerajaan untuk bersiaga di luar ruangan sang pangeran!.."
Mereka ingin memanggil penjaga lainnya, aku sadar jika itu dilakukan maka akan menjadi lebih merepotkan.. aku pun menidurkannya dengan jentikan jari pada saat aku telah sampai pada jendela atas diluar kamar sang pangeran...
" Sudah sudah, kalian tidur saja.."
Mereka pun tertidur
- disisi lain, Ryzen, Roxxie dan Sylvia panik setelah aku pergi melesat..
Roxxie " d.. dimana tuan Shoji!?.."
Ryzen " aku tak tau.."
Sylvia " maaf, karena kalian telah berdebat, mungkin ia sudah pergi duluan.."
Roxxie " tch, ayo kita masuk...".
Mereka pun memasuki Portalnya dan dalam sekejap telah sampai di dalam kamar sang pangeran.. dan ada hal yang mengejutkan mereka, itu adalah....
" selamat datang, kalian lama sekali.. aku sudah berbicara dengan seseorang yang ingin kutemui.." ucap Pangeran Flo....
dan yak, itu adalah.....
"Benar, Kalian lama sekali, disini aku bahkan telah menyeduh teh ku sendiri.. apa kalian mau?.." mereka terdiam dan lagi lagi dibuat terkejut olehnya...
Ryzen " ..b.. bagaimana dengan mendaftarkan diri menjadi Petualang itu?..."
Roxxie " tak masuk akal, aku yakin aku hanya berdebat dengan Ryzen hanya tak sampai semenit!.."
Sylvia ".. h...heh?? apa anda benar-benar manusia?.."
..
Shoji telah lama tiba dikamar sang pangeran!!!
..
......................
berlanjut→