TWO VOID: Timeline Shoji

TWO VOID: Timeline Shoji
EXCALLIBUR PENGHANCUR DAN EKSEKUSI PUBLIK SYLVIA!



Raja Karo merasakan getaran yang kuat dari gagang pedang Excalibur saat tangannya menyentuhnya. Seakan-akan ada suatu kekuatan yang menyerap dirinya dan membawanya ke dalam kegelapan yang lebih dalam.


Tiba-tiba, suara-suara bisikan misterius mengisi ruangan. Suara-suara itu terdengar seperti suara jiwa-jiwa yang tersiksa dan penuh keputusasaan. Raja Karo terkejut, tetapi ketamakan dan nafsu kekuasaan telah menguasainya dengan kuat.


"15,000 jiwa Demi-Human! Mereka akan menjadi tumbal bagi kekuatan Excalibur," gumam Raja Karo dengan ekspresi penuh kegilaan. Dia merasa tergoda oleh janji-janji kekuatan yang ditawarkan oleh pedang itu.


Raja Karo, tergoda oleh janji-janji kekuatan yang ditawarkan oleh pedang Excalibur, terus mempertimbangkan rencananya untuk menukar 15.000 jiwa Demi-Human demi memperoleh kekuatan yang tak terkalahkan. Obsesi kekuasaan telah mengaburkan pikirannya dan menghapus segala belas kasihan yang mungkin masih tersisa.


Namun, ketika Raja Karo melihat ke sekelilingnya, dia menyadari bahwa patung-patung menyeramkan di sekitar pintu misterius itu adalah penjaga dari ras Demi-Human itu sendiri. Wajah mereka mencerminkan rasa takut dan keputusasaan, mengingatkannya akan betapa kejamnya rencana yang ia pertimbangkan.


Tiba-tiba, suara halus dan menggetarkan hati mencapai telinga Raja Karo. Suara itu berasal dari salah satu patung, yang memiliki wajah yang penuh dengan penderitaan. "Raja Karo, kami adalah makhluk hidup yang sama. Tolong, jangan mengorbankan kami demi ambisi kekuasaan yang sia-sia."


Raja Karo hanya diam, dia tidak menghiraukannya.


".. 15.000 adalah total para Ras Demi-Human yang ada di kerajaan ku, hanya selangkah lebih dekat maka aku dapat mendominasi dunia! Excallibur adalah pedang suci yang tak terkalahkan! Hahahahaha" Raja Karo tertawa dengan penuh kegilaan sementara seseorang dibalik pedang Excallibur tersenyum.


" Benar, benar seperti itu manusia... Tunjukkan kepada ku kegilaan kalian!! HAHAHAHAHA!!!.."


Tertawaan nya bersama menggema ruangan.


---


Pagi telah tiba, memperlihatkan suasana sekitar kerajaan yang masih sama seperti biasa, mulai dari para budak yang dipaksa berkerja tanpa bayaran, mendapatkan pelecehan dan diperlakukan buruk seperti hewan.


Pagi ini Shoji berjalan menuju pusat kota berharap ia mendapatkan petunjuk mengenai kabar dari rekan-rekannya, Shoji menggunakan sihir penghapus keberadaan dan penyamaran sederhana menggunakan jubah, Shoji melakukan ini karena dia sekarang telah menjadi pusat perhatian para Bangsawan yang membencinya.


Sampai saat ini Shoji masih belum mengetahui kabar dari teman-temannya, dia merasa harus mencari tahu mereka dan menyelamatkannya.


" Sudah berapa hari ini aku tidak mendengar kabar Roxxie, Ryzen dan Sylvia... Terakhir adalah ketika kami ditangkap di depan gerbang masuk kerajaan... Perasaan ku tidak enak tentang ini... Bagaimana menurutmu, Astaroth? "


" .... "


Shoji bertanya kepada Astaroth namun tidak mendapatkan jawaban.


" Astaroth?? Ada apa? "


Masih belum mendapatkan jawaban.


" Hmm...."


Saat ini, ketika Shoji sedang berjalan ditengah ibu kota kerajaan, dia melihat banyak sekali para prajurit suci yang berpatroli.


Mereka semua menggunakan pakaian panjang berwarna putih dan merah serta penutup wajah yang aneh, diantara mereka terdapat beberapa orang yang memakai atribut yang berbeda.


Seperti beberapa orang yang memakai zirah baja dan berpenampilan yang kurang lebih seperti mirip dengan penampilan Ryzen sebelum bertemu Shoji, Shoji berasumsi bahwa mereka adalah Crusader.


" Divisi 1 ikuti aku, divisi 2, 3, 4, 5, dan 6 kalian ikuti pemimpin kalian..."


Kata seorang pemimpin divisi 1 bernama Uro yang memberi komando.


Sepertinya mereka sedang dalam pencarian besar.


---


" Divisi 2 bersamaku menuju bagian barat, kita akan mencari dan membunuhnya dengan indah~"


Divisi 2 dipimpin oleh seorang pria narsis dengan penampilannya yang norak.


".. Divisi 3 kearah timur, sekarang."


Divisi 3 dipimpin oleh seorang yang memiliki mata serius, tidak ada kilau cahaya dimatanya.


" Divisi 4 bersamaku, semoga berkah dewa Vide selalu bersama kita.."


Kata seorang pemimpin Divisi 4 yang seorang pendeta wanita.


" Divisi 5 dan Divisi 6, sayang sekali.. padahal sebenarnya kalian dipimpin oleh seseorang yang berasal dari Sanzein, tapi sekarang dia sedang dalam kondisi kritis... Aku menggantikannya, perkenalkan, nama ku Louise.."


Divisi 5 dan 6 sebelumnya dipimpin oleh Shamp, namun sekarang Shamp sedang dalam kondisi yang tidak sadarkan diri, maka dari itu Louise menggantikannya.


Louise adalah seseorang yang selalu menggunakan penutup mata di mata kanannya, belum jelas apa yang ia sembunyikan tetapi hal ini yang membuat Raja Karo penasaran dengannya.


Dari awal, kenapa para ksatria suci tiba-tiba berpatroli dan memburu seseorang? Kembali pada saat Shoji melawan Ribery.


Saat itu Shoji telah mengeluarkan banyak energi sihir yang sudah lebih dari cukup untuk membuat anggota kerajaan melacaknya.


Perlahan auranya semakin tajam dan membuat banyak orang-orang kebingungan.


Saat itu Ribery telah pingsan dan Shoji menang telak atasnya.


Para elit kerajaan tidak menyukai Shoji, mereka segera membuat pasukan dan mengumpulkannya untuk memburunya.


satu hari terlewatkan dan tiba-tiba aura Shoji menghilang begitu saja, membuat pelacakannya jadi tertunda.


Namun ketika Shoji menyembuhkan penyakit Eris ibunya Rara, Shoji kembali mengeluarkan sihirnya.


Secara otomatis, orang-orang dari istana pun berhasil kembali mendapatkan lokasinya dan telah menyimpan aura Shoji yang bertebaran di udara sebagai sampel utama dalam memburunya.


Tanpa disadari Shoji, Astaroth menghapus segala tanda keberadaan sihir Shoji di dalam rumah Rara sehingga Rara dan ibunya tidak dijadikan bahan informasi.


...


Bersamaan dengan para Crusader yang bergerak, di monumen pusat Kerajaan juga terlihat banyak kerumunan para bangsawan.


Shoji tidak bisa bergerak bebas, segala gerak-geriknya pasti akan dapat segera diketahui oleh para Crusader itu.


" Disaat-saat seperti ini, sebaiknya apa aku gunakan itu? "


Shoji hendak menggunakan sihir penyamaran kelas tertinggi.


".. berubah, mmmm.... Kira-kira menjadi seperti kakek itu.."


Shoji merubah seluruh penampilan, aura dan suaranya menjadi seperti kakek-kakek random yang ada di kerumunan.


" Dengan ini, aku tidak akan dapat dilacak..."


Pikirnya, tetapi...


" Kakek, apa kau penasaran dengan sesuatu yang akan ditunjukkan dari balik monumen itu? Maksudku, aku merasakan sedikit dan samar-samar kau memiliki keterikatan dengan sesuatu yang ada dibaliknya.. jika salah, katakan salah.."


Louise tiba-tiba muncul dibelakang Shoji sesaat Shoji telah selesai melakukan penyamarannya.


Shoji panik, ia tidak mengira akan ketahuan secepat ini!


" A..apa yang kau katakan? Sudah jelas salah, lagipula siapa kau?!.." katanya.


" Ah maaf, aku adalah seorang Crusader baru, nama ku Louise..."


" Louise? "


" Ya, itu.. kau tahu? Maksudku, aku adalah pemimpin dari pasukan yang menghapuskan seluruh makhluk berdosa di bumi ini..."


Perasaan Shoji tidak enak dengan ini, dia segera menanyakan detailnya.


" Elf... Mereka akan membawa seseorang yang akan menghanguskan dunia, bukan? maksud ku, akkhh sial, aku tetap tidak bisa menjelaskan sesuatu dengan rapih... Singkatnya.."


Louise pun berbisik di telinga Shoji.


".. akulah pemimpin pasukan yang telah memusnahkan para Elf itu..."


Dengan penjelasannya yang terbuka ini membuat Shoji sangat marah!


" ?! Ap...-"


".. yak, maaf mengganggu... Ada seorang penjahat yang harus ksatria suci bereskan, dadah.."


Louise pun pergi berjalan begitu saja sambil menggigit sebuah apel di tangannya.


...


Disisi lain, hal itu membuat Shoji sangat sangat marah!!


Selama perkataan yang diucapkan Louise sebelumnya Shoji telah mencoba untuk membunuh Louise, tetapi Astaroth menekannya.


" Astaroth, pria itu..... Adalah seseorang yang menghancurkan Elf!..."


" Ya, lalu? Kamu tidak bisa Egois dan membuat kerusuhan setelah kamu merancang rencana mu sendiri bukan? Sekarang lihat dan perhatikan monumen itu..."


" .... "


..


" Selamat datang para bangsawan terhormat yang telah hadir!! Aku Kougre, pemimpin penjual Budak terkenal!! Sudah lama sekali ya sejak aku berpidato seperti ini.."


Pria itu adalah Kougre sang pemimpin penjualan Budak, dia adalah seseorang yang membawa para Demi-Human ke kerajaan Durui, dia adalah penyebab mengapa banyak Demi-Human yang menjadi budak dan terlantar begitu saja.


" Hei Kougre! Kenapa budak ku tidak mau mengikuti perintah ku?! Kau pasti memiliki alasannya bukan?!!..."


Salah seorang bangsawan bertanya kepada Kougre.


" Ah, kau adalah Doro si bangsawan terkenal itu, tidak tidak, budak yang kau beli padaku saat itu adalah best seller terbaik!


Wanita setengah harimau adalah langka, kau yang memilihnya dan aku sudah memberitahukan bahwa untuk menjinakkan harimau itu tidak mudah, cobalah untuk memotong ekornya jika dia tidak patuh kembali..."


" Begitukah? Seperti yang diharapkan dari Kougre! Berikan aku rekomendasi budak kembali jika kau sudah selesai, Hahaha..."


" Tentu, senang mendengarnya, jadi... Aku yakin akan banyak pertanyaan serupa seperti yang tuan Doro katakan, tapi.. aku disini dan dibayar tidak untuk itu..."


Banyak bangsawan yang tiba-tiba kecewa.


" Lalu apa yang kau lakukan diatas sana?!"


" Benar! Turun kau!"


" Wanita setengah sapi berdada besar ku tidak ingin mematuhi ku! "


" Lakukan secepatnya Kougre! Setelah itu datanglah ke rumah ku!..."


....


".. EKKHHEMM... Maaf, langsung pada intinya saja, aku disini untuk sesuatu yang jauh lebih menarik dari itu, Eksekusi Publik dengan harga awal 1,000 koin emas, bagaimana??"


Kougre mulai mengatakannya.


" 1,000 koin emas? Jangan bodoh, jika itu adalah Demi-Human, lebih baik aku membunuhnya sendiri!!.."


" Tidak tidak, kalau begitu......"


Kougre pun membuka tirai penutup monumen dan memperlihatkan Sylvia yang sedang dalam kondisi tersalib.


" E.. E-Elf?!!."


" Oi oi, itu ELF????!!!.."


" Kougre! Apakah itu sungguh Elf?!..."


" 1,000 koin emas? Jika itu Elf, 1,000 koin emas dan berikan aku pedang pada bagian tangannya!!!!.."


....


...


Banyak bangsawan yang mulai tertarik.


".. S- SYLVIA!!.."


Shoji yang melihat dari kejauhan pun sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya, Shoji menahan sihirnya, dirinya hanya bisa bengong terdiam melihat Sylvia yang sudah tidak sadarkan diri dalam kondisi tersalib.


..


".. ehm?? Kenapa tiba-tiba mendung?.."


Secara tidak sadar, aura sihir Shoji membuat cuaca menjadi mendung!


...


" Hiraukan saja, daripada itu... *Fffyyuuttt~.."


Kougre memberikan sinyal kepada rekan-rekannya untuk mengeluarkan peralatan yang diperlukan untuk menyiksa Sylvia.


".. terdapat pedang, panah, kapak, cambuk, tombak, dan beberapa alat lainnya... Dan siapa yang ingin memulai dengan 1,000 koin emas pertama?????..."


Terdiam ...


Ketika Shoji ingin berlari menyelamatkan Sylvia, dia mendapatkan halangan dari Cellos!


---


Cellos memegang tangan Shoji.


" Minggir kau sialan!.."


" Itu tidak bisa, dengan dirimu yang memiliki identitas kerajaan Flo, itu akan menjadi tindakan penyerangan terhadap kerajaan Durui dan menyebabkan konflik antar kerajaan.."


" Lantas kenapa? Ku peringatkan kau agar tidak mencampuri urusan ku!.."


".. aku tidak mencampuri urusanmu, hanya... Ini menyangkut keselamatan banyak warga kerajaan Flo, tindakan mu dapat mengancam kedamaian semuanya, saat ini Kerajaan Durui adalah kerajaan yang paling banyak pengaruhnya terhadap dunia, kumohon mengertilah..."


Shoji melepas paksa pegangan Cellos


" !.."


dan pergi menjauh dari tempatnya sembari merancang rencana untuk penyelamatan Sylvia.