TWO VOID: Timeline Shoji

TWO VOID: Timeline Shoji
[12] Bentrokan Raja iblis melawan Malaikat Raziel!!



..."Tidak, Nakamura Shoji, kau harus tetap hidup dan dirimu hanya boleh mati ditangan ku.."...


...dihadapan ku yang putus asa, Tiba-tiba muncul satu sosok kuat yang ada didunia Fantasy, sosok itu sering digambarkan sebagai kehancuran dan kematian, sosok yang paling dibenci para malaikat dan dewa.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


..." K..kau, siapa!?.."...


........


Sebelumnya, pada saat Ryzen mengeluarkan Intimidasi yang berskala besar, itu benar-benar membuat satu dunia gemetar ketakutan dan sampailah perasaan itu kepada Raja iblis dan antek-anteknya, " intimidasi ini, Avenir!!!!!.." mengatakan dengan mencekram singgasana nya dengan kedua tangannya, Raja iblis terlihat kesal dan marah bercampur rasa ingin bertempur, sementara Raja Iblis yang seperti itu, seluruh bawahannya pingsan, tepatnya hanya para jenderal dan beberapa sosok kuat yang hanya pingsan, pasukan-pasukan kecil seperti Goblin, Orc dll.. yang berjumlah sekitar 20000-an, pasukan-pasukan yang Lemah itu tewas dan lenyap seketika, hal itulah salah satu yang membuat Raja iblis marah, setiap kemunculan Malaikat di permukaan, selalu saja ada pasukan-pasukannya yang tumbang..


Tidak hanya itu, ternyata Raja iblis sebelumnya sudah mengetahui tentang Shoji, ia melihat mengawasi Shoji dengan sihir pengawasan individu atau `Borgne, setelah mengetahui itu semua, tentu saja Raja iblis juga mengetahui tentang Elf dan banyak hal yang dilakukan Shoji, dalam hal ini Raja iblis juga mengetahui asal usul Shoji yang berasal dari dunia lain.


Kembali ke cerita utama


Raja iblis sekarang ini berada dihadapan Shoji, tanpa mengetahui apa maksud dan tujuannya datang kesini, apakah ia akan menjadi lawan ataupun kawan, Shoji tak mengetahui itu semua, yang ia pikirkan hanyalah sesosok Malaikat yang sangat kuat sedang berjalan ke arahnya, malaikat itu mengatakan " Raja iblis, lama tidak menyapamu semenjak perang Besar saat itu.."


Raja iblis terdiam, ia tak ingin berbicara akrab dengan malaikat, Raja iblis hanya mengatakan " hee... berhentilah bergerak dan Tunggu aku disana untuk memenggal kepala mu.."


Ryzen atau Malaikat itu pun dengan sedikit kebaikan karena ia menganggap ini hanya permintaan kecil sebuah serangga yang ingin dihancurkan


".. baiklah, lagi pula aku malaikat baik hati.."


Dengan kesempatan ini Shoji menyempatkan diri untuk bertanya kepadanya " dengan kekuatan besar itu, aku yakin kau adalah Raja iblis, apa yang membuat mu datang ke sini?.." dijawab olehnya


" Tidak sekarang, singkirkan pertanyaan konyol itu, aku memberi mu dua pilihan.." Raja iblis memberi ku dua pilihan " Pilihan? Pilihan apa itu?.." disini ia mengatakan satu hal yang mengejutkan " Biarkan sesuatu yang besar didalam tubuh mu mengendalikan diri mu atau mati..."


Mendengar perkataannya itu membuat ku langsung berpikir kepada Astaroth, apakah ia mengetahui keberadaan Astaroth? ia hanya menyebutkan sesuatu yang besar, kupikir itu tidak terlalu penting... Aku bertanya kembali kepadanya " S.. sesuatu yang besar? Apa maksudmu?.." ia hanya menjawab singkat " jangan berlagak bodoh, diam saja dan lihat.." setelah itu Raja iblis terbang mendekati malaikat itu...


Pada saat mereka berhadapan, aku mencium bau akan terjadinya pertarungan hebat... Ryzen yang saat ini sedang dikendalikan oleh Malaikat itu mengatakan


".. kufufu, apa kau ingin mengulangi lagi? Maksudku tentang kejadian perang saat itu..." Raja iblis jengkel dengannya yang selalu terus menerus membahas mengenai Perang besar yang lalu..


" Apakah kejadian saat itu benar-benar membuat mu bahagia, hah!!??..."


Selama perbincangan mereka berlangsung, angin selalu bertiup kencang, aku mengamankan tubuh Roxxie yang mendingin bersama dengan pingsannya Sylvia, aku membuat mereka berdua bersandar pada tanah yang sedikit lebih tinggi, aku yakin itu akan sedikit membuat mereka nyaman, walau tubuhnya mendingin, aku tetap tidak percaya Roxxie mati...


Setelah itu, aku memperhatikan bagaimana Raja Iblis dan Ryzen akan berhadapan..


" hahaha, tidak mungkin dan tidak akan terjadi, apakah Malaikat sepertimu memiliki Hobi mengemis? Menyenangkan sekali..."


Raja iblis mengatakan itu seakan hanya lewat begitu saja, ia tertawa kencang sementara Ryzen terdiam, dalam 12 menit mereka akhirnya terdiam satu sama lain, setelah selesai.. wajah mereka berubah terlihat menjadi lebih serius, mereka saling mengerutkan keningnya, mereka juga membuka sayap besar nya masing-masing, sayap Raja iblis itu besar... Berwarna hitam dengan gradasi warna merah diantara daun daun sayapnya... Sementara bentuk sayap dari Ryzen (Malaikat) itu menciptakan 4 sayap, 2 besar dan 2 nya lagi kecil, diantaranya dua sayap pada belakang pundaknya dan dua sayap lagi dibawahnya.. sayap yang banyak seperti itu biasanya hanya dimiliki oleh petinggi-petinggi malaikat, atau singkatnya sayap itu hanya dimiliki oleh malaikat pilihan, entah yang terkuat atau apa..


Mereka saling membentangkan sayapnya ke udara, tanpa berbicara sedikitpun mereka terbang ke langit, aku yakin mereka akan bertarung di udara..


Di mulai dengan Raja iblis yang mengeluarkan Pedang hebatnya, pedang itu terlihat mengerikan namun juga indah, benar-benar pedang yang berada ditengah-tengah keseimbangan... Raja iblis pun berkata "... Siapa nama mu? apa posisi mu didalam pemerintahan Avenir?.." rupanya, setelah mungkin telah saling mengenal, mereka belum memberitahukan nama nya masing-masing.. dijawab oleh Malaikat tersebut "...Nama? Manusia-manusia sering memanggil ku dengan sebutan `Raziel, posisi ku? Rahasia... Aku mengetahui semua Rahasia dunia dan surgawi, tidak ada satupun pengetahuan yang kelewatkan, termasuk orang tua mu yang terbunuh oleh ku pada perang 200 abad yang lalu..."


Nampaknya, perkataannya itu membuat Raja iblis naik darah..


"Silahkan, siapa nama mu.. walau kau tidak mengatakannya, aku telah mengetahui itu.."


Dijawab oleh Raja iblis " Yhaa!! Aku akan dengan bangga mengatakan nama ku. Nama ku adalah Abaddon, aku tidak berharap nama ku di ingat oleh kalian, lupakan saja.."


Pengenalan masing-masing telah selesai, Raja iblis yang telah mengeluarkan Pedangnya itu merasa heran " mengapa kau tidak mengeluarkan senjata mu..." Raziel itu berkata " Senjata? Aku tak memerlukannya.. kau bisa mulai menyerang ku dari segala arah..." Raja iblis merasa ia seperti diremehkan, `Abaddon mengangkat pedangnya yang tipis dan berat itu membuat bumi bergetar.. sambil mengangkat pedangnya, ia mengatakan " satu tebasan dari pedang ini bisa membelah dimensi yang mungkin mencapai surga tempat kalian tinggal itu..." Mendengarnya, Raziel merasa ia harus mengeluarkan senjata untuk berhadapan dengannya " menarik.. aku berpikir untuk hanya menggunakan tangan kosong mungkin cukup mengalahkan mu..." Abaddon membalasnya " jika kita saling beradu tinju, aku yakin dirimu sedikit lebih unggul.. tapi senjata ini berbeda, aku menempanya selama 150Abad menggunakan Batu dan api neraka, dengan kuatnya benda ini mungkin akan dengan mudah menghancurkan planet ini dalam sekejap.."


Raja iblis yang sedang mengangkat pedangnya, ia mulai mengayunkan satu ayunan pertama dari pedang Mitologis dalam sejarah dunia, Raja iblis akan menebasnya secara Vertikal..


" destruction de la vie !!..." ia telah mengayunkannya!!!!!


Raziel tidak sempat menggunakan senjatanya , ayunannya itu membentuk sebuah sihir Slash yang menyobek garis dimensi antara dirinya dengan alam surga, Raziel yang merasa itu cukup menghibur, ia dengan cepat memperbaiki sobekan dimensi tersebut.


Raja iblis Abaddon mengatakan "..tebasan itu belum cukup untuk menghancurkan mu, ya?..."


merasa Raziel harus membunuhnya, Raziel mengatakan "..hebat, tetapi hanya sebatas itu... Aku tidak yakin pedang mu mampu bertahan dari hantaman pedang ku..." Raja iblis merasa tertantang dan ... " Kufufu... Keluarkan benda itu! Aku ingin menghancurkannya dengan tangan ku sendiri!!.."


Raziel mengeluarkan Pedang besarnya berwarna biru mengkilap seperti cahaya dan sesuatu yang tak terukur, mau itu sihir ataupun kehidupan.. itu seperti terkumpul sangat banyak didalam sana... Raziel mengatakan "..Excallibur ini, pedang Excallibur inilah yang telah membunuh orang-orang terdekat mu termasuk kedua orang tua mu, aku yakin kamu tidak memperdulikan itu, tapi nyatanya masih ada satu titik kepedulian didalam hati mu.."


" Ya, kau benar, oleh karena itu aku akan menghancurkan kepedulian didalam hati ku ini segera.." kata Abaddon dengan mengarahkan pedangnya ke depan dada nya... Shoji yang melihat itu merasa aneh apa yang akan dilakukan oleh Raja iblis itu, begitupun dengan Raziel..


Pada saat itu, Raja iblis menusuk tubuhnya sendiri dan menghancurkan hatinya!!! Raziel terkejut "..Berani sekali dirimu.." Setelah hatinya itu hancur, ia menciptakan kembali dengan kebencian terhadap Malaikat, dewa dan hukum didalamnya, Abaddon mengatakan


"Apakah ini yang kau maksud dengan kepedulian!? Aku bisa menghancurkannya kapan saja dan menciptakannya kembali kapan pun ku mau..."


Raziel geram dengan ocehannya, ia menantang Abaddon untuk beradu pedang di langit..


..." Semakin jauh kau melangkah, semakin hancur dirimu tercipta...aku Raziel, dengan ini memerintahkan kepada seluruh malaikat untuk tidak ikut campur, Beradu pedang lah dengan ku!..."...