
" Shoji, ini aku.. Astaroth... bisa kau mendengar ku?..."
..
...
....
....
"...A.. Astaroth.... benarkah, itu kau?.." Shoji memasuki ruang alam bawah sadarnya, dalam posisi tubuh yang telentang menghadap ke atas, ia kembali melayang layang tanpa tujuan, mendengar suara Astaroth membuat Shoji sedikit senang..
..
...
.....
........
Mengingat apa yang sebelumnya Oberster Gott katakan tentang apakah Astaroth tidak ikut campur dalam urusan Shoji dengan Avidité, sebelumnya Oberster Gott berkata
" benar, pada saat dirinya sekarat... Aku ingin kau...."
..
..
" I..itu... Apakah itu benar-benar yang anda inginkan, yang mulia?..." Astaroth seperti terkejut dengan perkataannya.. apa yang sebenarnya Oberster Gott katakan saat itu? Itu adalah.
...
.....
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
...****************...
" Maaf membuat mu menunggu lama, saat saat seperti ini memang sudah lama aku menunggunya, menunggu dimana aku dapat melepas kekuatan mu yang tersegel... Dimana itu merupakan sosok awal mula dirimu datang kedunia ini dan dipastikan akan sangat memengaruhi daerah sekitar, apa kau ingin melepasnya?..." Astaroth berkata tentang melepas kekuatan Shoji yang sebelumnya ia segel, ia mengikuti perintah Oberster Gott, isi lanjutan dari percakapan Oberster Gott sebelumnya...
...
.....
..
....
...
...Oberster Gott mengatakan......
..." benar, pada saat dirinya sekarat... Aku ingin kau untuk membuka penuh kekuatannya yang telah kau segel, dan aku yakin tanpa memberitahu mu, sebelumnya kau memang sudah berencana seperti itu, bukan? Benar, saat-saat seperti ini aku memang menunggunya juga, tetapi ada kesalahan pada apa yang kau segel..."...
..
..
" mustahil, aku benar-benar yakin pada saat itu melakukannya dengan benar, jika boleh tahu, dimana letak kesalahannya?..." Ucap Astaroth..
..
...
...kemudian Oberster Gott berkata :...
..." Sebelumnya kamu hanya menyegel kekuatan dirimu saja, tanpa mengetahui kekuatan dari Role itu sendiri yang sebenarnya... Apa kau berpikir dirimu adalah Role itu sendiri? Kau salah, dirimu aku tujukan hanya sebagai pemandu tokoh permainan ku menjadi lebih kuat, untuk itu aku ingin kau mengeluarkan Sihir penuh dari Shoji, meskipun aku dapat melakukannya sendiri, tetapi itu membosankan..."...
Fakta yang mengejutkan bagi Astaroth karena ternyata ia bukanlah sihir yang dihasilkan dari Role itu sendiri, dirinya hanya pion untuk membuat tokoh utama permainan menjadi kuat, baru saja mengetahuinya, Astaroth mengatakan..
" M.. mengejutkan, sebelum saya melepaskan semuanya.. izinkan saya menelusuri seberapa kuat kekuatan Shoji..."
" Tentu.." Oberster Gott menyetujuinya
..
....
...
....
Ketika Astaroth menelusuri seberapa besar kekuatan sihir Shoji, ia masuk kedalam Ruang Waktu yang terdiri dari berbagai dunia didalamnya, disana ia bingung..
" Dimana pusat sihirnya berada? yang kulihat hanya Ruang yang terisi banyak jam pasir waktu..."
Pada saat ia kebingungan, Oberster Gott memasuki pandangan Astaroth lalu mengatakan
" Salah, itu adalah kekuatan dirinya yang sebenarnya..."
.
....
..
" E..eh?.."
..
..
Astaroth lagi-lagi dibuat bingung oleh Oberster Gott..
" Tidak, aku tidak percaya.. ini bahkan melebihi kekuatan ku, apa mungkin setelah benar ini semua adalah kekuatan penuhnya, dirinya masih membutuhkan ku?..."
Oberster Gott tidak menjawab pertanyaannya, ia segera menjelaskan detail tentang Kekuatan Shoji...
" Banyak jam pasir waktu disini sekitar sebelas, dan hingga saat ini mereka tidak bergerak kebawah, hanya satu saja, itupun bergerak dengan lambat, apa kau tidak ingin mencoba membuka salah satu dari sebelas jam pasir waktu ini?.."
Mendengar penjelasan Oberster Gott, Astaroth langsung sadar tentang apa yang dimaksud membuka segel kekuatannya, dirinya hanya perlu mencoba untuk membuka segel satu jam pasir waktu..
" Saya mengerti.. kalau begitu, saya akan memilih jam pasir yang telah bergerak perlahan itu..."
..
..
" Tentu, bukalah dan berikan aku.... Tontonan yang menarik...HAHAHAH..."
Setelah mengatakannya, Oberster Gott langsung kembali dan menghilang..
..
Didalam hati, Astaroth mengatakan.
" Jika diibaratkan seperti Jam pasir, setelah pasir yang atas telah habis turun kebawah, kemungkinan besar itu dapat kembali seperti semula dengan membalikkan pasir yang telah terjatuh kebawah ke posisi atas, aku dapat mengatakan, kekuatan ku setara dengan lima jam pasirnya... i...itu berarti..... Setelah Sebelas jam pasir yang dimilikinya habis turun kebawah, lalu dengan beberapa faktor itu dapat kembali ke posisi atas, secara tidak langsung dan otomatis... KEKUATAN SHOJI TIDAK TERBATAS!!?!!!..."
...
..
...
.......
.....
...
..
.....
...
Kembali pada cerita..
...
.
Astaroth menjelaskan semua tentang kekuatan Shoji..
" Benar, aku akan membuka segel kekuatan mu.. kekuatan yang benar-benar mengerikan... Ini adalah senjata dirimu untuk menghadapi kesepuluh Dewa! Aku menamakan kekuatan mu dengan nama `Eleven Endloser Sand !.."
..
*Bingung... " Apa maksudmu? Bukankah kau adalah aku dan aku adalah kau? Kekuatan kita satu, apa mungkin aku memiliki kekuatan sendiri??? Aku tidak mengerti tetapi.... Apapun itu tidak masalah, aku ingin menyelamatkan rekan-rekanku, Avidité terlalu kuat... Kumohon..."
...
..
.
Astaroth segera membuka satu segel kekuatannya..
" Mengerti, aku akan segera membukanya.., tubuh mu didunia nyata telah mati dan kondisi Roxxie, Sylvia dan Ryzen telah sekarat... Kalau begitu...."
....
..
.
" T..tunggu! Ryzen? Sekarat? dia sudah mati! Tubuhnya berlubang besar di dada, dan juga ia tidak bernafas!..." Sepertinya Shoji masih bingung tentang apa yang setiap Astaroth katakan..
..
.
Astaroth menjelaskan
" Kau tidak mengerti.... Satu Vassal dari malaikat akan selalu memiliki tempat jiwa di Alam bawah sadarnya sendiri, jika jiwa didunia nyata telah mati, otomatis itu akan berpindah ke tempat yang bernama `Seelengarten..."
..
...
..
"Sudahlah, nanti ku jelaskan kembali, sekarang.... bangkit dan hancurkan pembatas mu!!!...."
..
..
Hari masih malam, Setelah kekuatannya kembali, didunia nyata Avidité telah membuat pembatas yang membuat kawasan luar sekitar Hutan terlihat menjadi tidak seperti ada apapun, semacam ilusi, sekarang dirinya masih terbang bebas di kawasan kekuasaannya yang baru..
" Apa yang harus kulakukan dengan tubuh ku ini? Sial..." Avidité mengeluh tentang tubuh besarnya yang berat dan memakan tempat, ia masih belum sadar tentang kekuatan Shoji telah kambali..
..
..
....
Tiba-tiba saja Avidité merasakan ..." hm? Gempa??..." Tidak lama kemudian terjadi Guncangan gempa yang Hebat disekitar Hutan! Itu bahkan sedikit dirasakan oleh para penjaga gerbang pintu masuk kerajaan Durui..
" Entah kepalaku yang pusing atau sedang ada gempa kecil disini, entahlah.." ucap salah satu pasukan penjaga..
..
...
....
" Cukup kuat untuk sebuah Gempa.." Avidité mulai mencurigai sesuatu..
..
...
" Hm? Aku merasa tubuhku seperti tertarik kebawah... Magnet? Gravitasi? Entahlah..."
....
Guntur pun semakin banyak, suara menggema di langit!
" ... Kenapa tiba-tiba suasana seperti tegang begini? Masa bodo..."
..
..
Tubuh Roxxie, Ryzen dan Sylvia mulai dilindungi oleh sesuatu yang tidak akan terkena dampaknya
.....
Tiba-tiba saja di langit yang gelap, sebuah Halilintar yang sangat kuat menyambar Shoji yang berubah menjadi Kristalisasi..
...
.....
Avidité tidak merespon apapun, justru ia memperhatikan apa yang terjadi dengan Shoji
...
.....
.......
Shoji yang telah mengkristal, tiba-tiba saja Kristalnya hancur!
" Hoo..". Avidité memperhatikannya...
....
Setelah kristal itu hancur, Avidité mendadak dibuat terkejut, karena...
" M...mustahil!! Temps d'emballage tidak dapat dihancurkan seperti itu! Ada apa ini?! Apa mungkin kau......"
....
.......
.......
....
Dengan melayang beberapa senti dari permukaan, muncul satu cahaya dengan pria diatasnya, sosok tersebut diselimuti dengan cahaya, baju yang ia kenakan menjadi compang-camping berantakan, bola matanya penuh berubah menjadi warna putih, ditangan kirinya terdapat satu sihir kuat pengakhiran yang ia bawa dari surga, `Dewa... mungkin itu yang manusia biasa bayangkan jika bertemu dengannya, namun semua hanyalah dia yang telah mendapat kembali Haknya, energi sihir berkumpul menjadi padat ditubuhnya.
Kini, ia benar-benar menjadi sosok yang padat dengan energi Sihir, satu pukulan sangat mungkin untuk memusnahkan semuanya, cahaya yang bukan berasal dari surga namun cahaya itu berasal dari cahayanya sendiri..
Bukan Manusia, Elf, Beast, Iblis, Malaikat ataupun Dewa..
Berada ditengah-tengah Eksistensi kehidupan
Terlepas dari itu semua, yang sebenernya terjadi hanya..
..
.....
.......
.........
Avidité mengatakan dengan kesal
" K..kau! Waktu telah mutlak berhenti diseluruh tubuh mu! Bagaimana bisa?!!.."
.....
.........
.............
........
...Tidak merespon...
........
.............
.....
" Aku lupa, kau adalah tipe orang yang menunggu untuk diserang! Kalau begitu..."
Dengan seluruh tubuhnya, Avidité menerjang cepat ke arah Shoji..
..." Biar kita Akhiri ini!! Raketendrache!!!..."...
..
.....
.......
Serangan itu sangat tajam untuk membunuh banyak benua, Avidité telah mengarah kepada Shoji namun itu tetap percuma..
......................
......................
......................
......................
..." Ketahui posisi mu, Avidité.."...
dengan suara yang halus namun menyeramkan, Shoji mengatakan dengan tangan kanannya yang memegang kepala Avidité
Avidité yang telah skakmat, kehilangan langkah selanjutnya... Avidité mengatakan..
" Aku mati sebelum bertemu dengan Tuan ku? Haha... Tidak terlalu buruk untuk mati ditangan mu, nak...."
..
....
Sambil memegang kepala Avidité, kemudian Shoji melompat ke langit untuk memberikan pukulan pengakhiran yang berada di tangan sebelah kirinya, ia mengatakan
" Tuan mu? Aku tidak mengerti... Selamat tinggal..."
..
Segera pukulan hebat menghantam ke kepala Avidité dengan sangat keras hingga menciptakan gelombang kejut yang membuat satu kerajaan Durui terkejut, namun dengan jarak yang cukup jauh, itu hanya terjadi singkat, hanya seperti degup yang tiba-tiba tinggi lalu normal kembali..
...
.......
Avidité pun terhempas kebawah permukaan dan membuat lubang yang sangat dalam, hasilnya dimasa depan lubang besar itu bernama `Drago Hole.
....
..
....
........
............
Avidité mengatakan kata-kata terakhirnya lalu ia pun kalah..
".. oh tuanku, seberapa kuat dirimu untuk menghadapinya? M..maafkan aku...."
...........
..............
................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
......................
...Setelah mengakhiri pertarungannya dengan Avidité, Hari berubah menjadi pagi, cahaya matahari mulai terbit, burung-burung kembali berkicau, lalu Shoji melihat kebawah kearah Rekan-rekannya yang sekarat.. ia mengatakan.....
..." dengan kekuatan besar ini, Aku pasti akan menyelamatkan kalian..."...