TWO VOID: Timeline Shoji

TWO VOID: Timeline Shoji
[2] Chesma Iyesi



Taros tersenyum dan berkata..


" Ho... Kau cukup serius juga ya, Sofie... tetapi....."


Taros melesat cepat kebelakang Sofie!!


" La`Punch..."


Taros melancarkan pukulan kuat kearahnya! Sofie terlihat tersungkur kebawah membuat lubang yang dalam...


" Kau cukup lengah dari setiap sisi..."


Ucap Taros .


Ketika Taros ingin beranjak pergi, Taros melihat kedelapan Jenderal itu menjauh dan menggunakan sihir perlindungannya masing-masing.. Taros yang heran pun bertanya..


" Apa yang kalian lakukan? Menjauh seperti itu dariku...."


..


Tidak ada jawaban...


" Kalau begitu...-"


Belum selesai Taros berbicara, tiba-tiba terdengar suara yang keras!


" Kalau begitu bagaimana kau yang Mati!!!!!..."


" A..Apa?!!..."


Sebuah pedang berbentuk Air yang sangat besar juga panjang itu menimpa Taros dengan kuat!!


" Kwwakhh!!!.." muntah darah..


Setelah pedang itu mengenainya, itu menciptakan suatu ombak Tsunami yang tinggi hingga menyentuh titik tinggi sebuah Gunung 3.311 meter! Tsunami itu juga menyapu bersih area disekitarnya, tumbuhan, hewan, pemukiman.. semua dihancurkan olehnya!


" Itulah mengapa aku menggunakan Doruoru ku, Taros..." Ucap William..


ternyata para Jenderal sebelumnya sudah mengetahui akan terjadi seperti ini..


" Hei, Sofie mengamuk.. dia menyebalkan, aku ingin memotong tanduknya sekali lagi..." ucap Qeryz.


Karena pada saat Sofie dan Saaki pertama kali masuk kedalam jenderal Raja iblis Abaddon, mereka mengamuk.... kemudian pada saat itu juga lah Qeryz dengan cepat mengambil sebuah pedang misterius yang mirip dengan pedang yang dimiliki oleh Abaddon, pedang yang terselimuti dengan api itu seketika menebas tanduknya dan kemudian Sofie pun melemah, lalu Abaddon menyegel kekuatannya.


..


" Sofie, baru saja dirimu menyelimuti dunia dengan Air, dengan melakukan riset singkat aku mengetahui fakta bahwa kita berada di dimensi lain, planet lain yang berada di angkasa.."


Dengan kejeniusan Provelser, dirinya mampu mengetahui tentang dunia yang ia singgahi, lebih tepatnya itu adalah analisis sihir, pada setiap sihir yang dilancarkan seseorang maka pasti akan terdapat suatu partikel-partikel kecil yang berterbangan, partikel-partikel itulah yang diambil oleh Provelser untuk melakukan analisisnya..


Tiba-tiba Qeryz bertanya kepada mereka..


" Jadi, apakah Taros sudah tewas?.."


..


*****William tertawa***** mengatakan..


" Hahahaha, Qeryz... Orang itu mau mati berapa kali pun juga dirinya akan tetap hidup kembali, Taros mengorbankan wujud aslinya untuk kekuatan yang dijanjikan oleh Yang Mulia Raja iblis Abaddon.. dan kekuatan itu adalah......"


..


Pada saat Sofie sedang berdiri di atas lautan yang luas dibuatnya, Sofie mengatakan...


" Berhenti bersembunyi, akan sangat konyol jika kau terbunuh oleh serangan itu, Taros!!!..."


Dari dalam kedalam Laut yang menyelimuti dunia, tiba-tiba terbang ke udara secara perlahan muncul Taros yang tersenyum halus seakan tidak terjadi apa-apa pun mengatakan..


"..tadinya aku berpikir untuk menggunakan `itu.. namun setelah merasakan serangan mu, aku seakan dimandikan saja, Sofie.. pilihlah, mati dengan tangan ku atau dengan.....


dari ruang dimensinya sendiri, Taros mengeluarkan sebuah Tombak yang diceritakan mampu merobek gravitasi dari suatu tempat yang ia kehendaki..


... Ini.... Sofie? jawablah...."


.


mereka semua memiliki jarak karena sebelumnya mereka telah menggunakan sihir perlindungannya masing-masing... Kesembilan jenderal melihat Taros dan juga melihat sebuah Tombak yang dipegangnya, itu membuat semuanya terkejut karena Tombak itu merupakan....


" I..itu! Minje, bukankah waktu itu kau telah menyucikannya?! Maksudku, Tombak itu seharusnya sudah lenyap!!.."


Qeryz kebingungan....


Jelas Minje..


" Tombak itu benar-benar mengganggu.." ucap Giruga


" Puncak penelitian ku terjadi ketika aku berhasil membuat kloningan Tombaknya, tetapi sudah seratus ribu kali ( 100.000 ) kali gagal tanpa hasil tidak lebih dari 0,000000000,01%.. sial!!..."


Walaupun tidak menemukan hasil akhir, ternyata Provelser telah meneliti tombak Taros ..


..


Ketika situasi mencekam, Ferr`O yang biasanya tidak dapat berkata apa-apa kini hanya mengatakan beberapa kata saja...


" Lari..."


..


Olixier menatap ke arah Ferr`O tanpa mengatakan apapun dan Poro pun berkata..


" Apa yang kalian ributkan? Aku yakin jika kalian tidak menyimaknya maka kalian akan tewas hanya dalam beberapa detik saja...."


..


kemudian, William menjelaskan..


" Benar, Tombak itu merupakan Tombak yang saat itu hampir meretakkan Gravitasi semesta, bahkan Raja iblis cukup menaruh perhatian padanya.. aku mengetahuinya karena pada saat pertarungan diriku melawan Taros memperebutkan kursi tangan kanan dari Raja iblis Abaddon, dan berakhir dengan kemenangan Taros..... Tombak itu bernama `The Glaudirious!.."


...


" Jawablah, Sofie... "


Sofie masih tidak memberikan jawaban tetapi dirinya sedang bersiap untuk mengeluarkan sihir berskala besar kepada Taros... Kedua tangannya berada diatas dan kemudian keluar sedikit demi sedikit sebuah partikel yang nantinya akan menciptakan suatu sihir Air yang sangat besar juga kuat..


..


" Hm..Jadi, itulah jawaban mu? Baiklah.."


Taros memegang erat Tombak yang dibawanya, ketika Sofie siap untuk menembak maka Taros siap menerimanya dengan Tombaknya...


..


William melihat Taros yang membuat wajah bosan, matanya sayu seakan berkata ini hanyalah permainan anak-anak..


" Taros....".. Ucap William dengan nada kecil


Tidak lama kemudian partikel-partikel kecil sihir yang dikumpulkan diatas tangan Sofie kini sudah penuh dan menciptakan suatu sihir air yang besar, sihir tingkat Dongeng itu diceritakan oleh suatu buku.. isi cerita itu adalah..


..


" mereka adalah roh baik hati yang melindungi sumur tempat mereka membuat rumah, Chesma Iyesi perempuan yang baik hati, lemah lembut dan sangat perhatian, dengan air diatas haknya, hujan bercerita tentang betapa bahagianya mereka menjadi bagian dari Chesma Iyesi, kemudian dengan tangguh sang musuh dilenyapkan terkena sihir yang bernama Watarair, musuh yang terkena itu akan menjadi lebih baik dan terlahir dalam kebahagiaan, Chesma Iyesi adalah wanita yang baik, kemudian banyak para pria menyukainya didalam kehangatan.."


Semua hal tentang baik dan baik adalah kebohongan, Chesma Iyesi begitu berbeda dari yang diceritakan, sosok iblis kucing itu sangat besar, dengan sihir air tingkat Dongeng yang diciptakannya mampu menyamai diameter sebuah Bulan, cuaca berubah menjadi malam, didalam kegelapan terdapat dua makhluk yang saling beradu..


Chesma Iyesi dengan Watarair, cahaya berwarna biru laut menyelimutinya..


Kemudian Taros dengan tombaknya `The Glaudirious, kegelapan emas menyelimutinya...


Kekuatan mereka mendistorsi daerah sekitar, hujan pun turun, Guntur petir menyambar... dan kini merupakan akhir dari pertarungan mereka!


" Hhyaaaakkkkk!!!!!!!..."


Sofie mulai menyerang


" Hm..., Yang Mulia, sepertinya kita akan kehilangan Sofie..."


Dengan santainya Taros menembakkan Tombaknya menuju Watarair, hingga keduanya saling berbenturan dan saling menghantam...


Benturan antara kekuatan sihir kelas Dongeng dengan sihir kelas Legenda sangat terlihat jelas, walaupun benturan serangan itu telah terjadi selama Lima menit, pada akhirnya The Glaudirious mampu memusnahkan Watarair! Tetapi The Glaudirious menghilang tepat ketika telah selesai mematahkan kedua tanduk Sofie...


" Khhwakhhhss.... K.. kenapa? kenapa kau berhenti..... T..Taros.." ucap Sofie yang masih dalam bentuk Chesma Iyesi nya...


..


" Sofie, Saaki.... Ini adalah Hal yang harus diketahui oleh kalian.. mereka mati terbakar di Neraka, kedua orang tua kalian menyerahkan kalian kepada ku, mengingat akan terjadi seperti ini, jika the Glaudirious mengenaimu maka kamu akan musnah selamanya, aku bukanlah seseorang yang kejam seperti itu, ini hanyalah latihan, tetapi kamu berhasil, dan aku tahu.. Chesma Iyesi sebenarnya adalah dirimu dan Saaki dalam bentuk sejatinya, Kalian adalah satu kesatuan, aku mengerti karenanya..."


..


Setelah Taros mengatakannya, air laut yang sebelumnya telah menyelimuti dunia kini semakin menyurut menandakan bahwa Chesma Iyesi telah dikalahkan, kemudian kini Sofie dan Saaki telah berubah dari bentuk sejatinya, masing-masing dari mereka pingsan tak sadarkan diri kemudian jatuh ke permukaan..