
...❄️...
...❄️...
...❄️...
Ini adalah kali pertama rumah mereka dipenuhi oleh orang sebanyak ini. Suara gelak tawa dan juga canda memenuhi setiap sudut ruangan. Mungkin inilah musim terhangat bagi Juliet selama ia pindah ketempat ini.
Bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya, jika rumahnya akan dijadikan tempat pesta yang luar biasa terasa akrab dan juga mendebarkan.
Sejauh ini, Juliet tak membenci perasaannya. Justru ia merasa bahagia. Terlebih lagi, saat melihat wajah Romeo yang selalu berbinar bahagia..
Ini adalah langkah awal untuk menuju kebahagiaan kecil milik mereka..
"Hai.. kalian datang?" Romeo menyambut teman-teman sekelasnya yang juga hadir pada undangan pesta kecil-kecilan dirumahnya itu. "Tentu saja kami akan datang, selamat untuk pernikahan mu Rom." Jimmy dan Antoni memberikan selamat.
"Terimakasih. Masuklah.." selanjutnya Tamun lain juga terus berdatangan. Rumah mereka terlihat ramai..
"Yo, thanks bro." kini giliran Robert dan kekasihnya yang datang. Mereka juga membawa bingkisan sebagai hadiah pernikahan. "Masuklah, James dan Yang lainnya ada di area kolam renang."
"Terimakasih. Dimana istri mu? kami tidak melihatnya." tanya Kristy, kekasih Robert. Romeo melayangkan pandangannya untuk melihat keberadaan Juliet.
"Ah, di sana. Bersama Jessie." tunjukan, melambaikan tangan. Juliet pun melakukan hal yang sama.
"Istrimu cantik." puji Kristy. "Kau beruntung mendapatkan pasangan secantik itu kawan." sambung Robert.
"Ya, ku rasa kalian benar. Aku benar-benar bahagia." Romeo tersenyum dengan tulus. Hatinya terus saja berdebar setiap memikirkan Juliet.
...Sementara itu.....
"Kau bahagia?" tanya Jessie dengan gelas bir di tangannya.
Juliet tersenyum, "Aku? yah.. akhirnya.." mata Juliet dan Romeo bertemu. Meskipun mereka sedang berjauhan, tapi rasanya hanya ada mereka berdua di sana.
"Akhirnya..?" sela Jessie mengerutkan keningnya. "Apa ini? apa benar-benar ada sesuatu? maksud ku, ehhm.. lupakan. Maaf jika aku bertanya hal pribadi." tepis Jessie mengurungkan niatnya. Meskipun ia masih merasa penasaran dengan hubungan Romeo dan Juliet, tapi tetap saja, ia tak bisa melewati batas lagi. Itu akan mempermalukan dirinya.
Juliet kembali tersenyum. Kali ini, ia tak akan merasa canggung lagi jika membicarakan hubungan nya dengan Romeo. "Tidak apa-apa. Ayo kita bergabung dengan yang lain. Aku harap kalian bisa menikmati pestanya." kata Juliet. keduanya pun bergabung dengan yang lain.
"Hai sayang. Bagaimana? kau suka pestanya?" Romeo mencium pipi Juliet dengan hangat. "Hem, aku suka. Ini adalah kali pertama untuk ku. Semoga aku tidak mengecewakan teman-teman mu." Juliet mengalungkan tangannya dileher Romeo.
"Kenapa harus mengecewakan? kau luar biasa sayang. Terimakasih."
Sementara itu, semua tamu undangan terus saja berdatangan memenuhi seluruh rumah. Tidak hanya diruang utama, tapi juga di area taman, semuanya digunakan sebagai tempat pesta.
"Karena ini pesta perayaan untuk pasangan baru, bagaimana kalau kita minta mereka untuk berdansa?" usul Gabe secara tiba-tiba.
"Setuju." sorak semua orang yang sudah berkumpul sambil menikmati jamuan. Camilan, makanan berat, dan juga bir.
Lagi-lagi, ide Gabe benar-benar membuat Juliet tak bisa berkata-kata.
Seperti kali ini Juliet harus menolak,"Tidak, aku tidak bisa,-
"Ayo. Aku akan mengajari mu caranya.." Romeo mengulurkan tangannya, membuat semua orang kembali bersorak. Juliet mengulas senyum. Kali ini sudah tidak bisa tertolong lagi.
Juliet menerima uluran tangan Romeo dan musik pun dimainkan..
Juliet berdansa dengan begitu lues dan juga sangat terlihat elegan.. sementara Romeo sedikit kesulitan mengimbangi gerakan Juliet.
"Aku tidak tahu kalau kau sehebat ini menggoyangkan badanmu. Aku pikir kau tidak bisa." celetuk Romeo saat meraih tubuh Juliet dan memeluknya mengikuti tempo musik yang dimainkan.
"Apa aku mengatakan tidak bisa?" Juliet menyunggingkan senyum.
"Aku pikir.."
Romeo terkekeh. "Ya, kau benar. Bagaimana aku bisa melupakan hal itu. Istri ku yang genius."
...❄️...
...3 Bulan kemudian...
Romeo bahkan tak pernah memikirkan hal seperti ini. Semuanya terasa seperti mimpi. Ini adalah hadiah terbaik dalam hidupnya..
Menikahi Juliet dan juga memiliki kehidupan yang begitu menyenangkan..
Bahkan jika ia harus memutar kembali waktu, mungkin Romeo hanya akan mengubah sedikit kisahnya. Yaitu meyakinkan Juliet sejak awal, bahwa ia bisa mencintai wanita itu dengan sepenuhnya..
"Rom, apa kamu sudah siap?" Juliet mengikat rambutnya, lalu berputar sekali lagi di depan cermin.
"Ya, aku sudah siap. Bagaimana?" Romeo menunjukkan dirinya. Hari ini adalah hari wisuda Romeo, dan ia akan menyelesaikan semuanya hari ini..
"Hem.. suamiku memang tampan." puji Juliet. Romeo tersenyum, berjalan mendekati Juliet dengan mata berbinar.
"Dan tentu saja istriku juga terlihat luar biasa." Romeo mengecup bibir Juliet sekilas. "Hem, apa ini?" Juliet mengernyit. "Kenapa tiba-tiba.."
Lagi-lagi Juliet tak bisa menyembunyikan rona bahagia diwajahnya. "Rasanya terlalu singkat."
Juliet benar-benar bisa membuat Romeo kehilangan kata-kata.. Ia melempar toga nya dan menarik Juliet mendekat..
"Sepertinya tidak apa-apa jika kita terlambat sebentar.." Romeo mencium dalam bibir Juliet dan ******* nya dengan lembut..
"Aku tidak suka berdandan untuk kedua kalinya." protes Juliet. "Tidak sampai mengacaukan semuanya, hanya bagian itu saja." pungkas Romeo.
"Awas saja kalau kau bohong."
"Tidak akan."
...Tin..Tin......
Juliet mendorong Romeo dengan cepat.. "Sepertinya Oma dan opa sudah sampai. Ayo."
"Hei.. tapi bagaimana..?" Romeo menghela nafas kasar..
"Nanti saja, kita bisa melakukannya sepuasnya setelah wisuda mu berakhir." tawa Juliet terdengar menggema saat menuruni tangga.
Beginilah kehidupan mereka sekarang. Semuanya berakhir dengan baik..
Meskipun memulainya dengan cara yang salah.. tapi bukan berarti sampai akhir semuanya akan tetap salah..
Siapapun bisa mengubah akhirnya, seperti Romeo..
Kisah mereka tak akan pernah berakhir tragis seperti dalam cerita yang terkenal itu, karena ia tahu, bahwa cinta yang sebenarnya haruslah diperjuangkan seperti ini..
Ia memang bukan ahlinya, tapi inilah kisahnya..
...Romeo dan Juliet yang bahagia.....
...❄️...
...❄️...
...❄️...
...ROMEO & JULIET...
...THE END...