
...❄️...
...❄️...
...❄️...
"Oma sama opa yakin mau pulang sekarang?" Juliet bergelayut manja di tangan Oma Dena.
Oma Dena membelai lembut rambut Juliet, "Oma dan Opa harus kembali sayang. lagipula Opa masih harus mengurus beberapa pekerjaan penting di perusahaan."
"Tapi kan ada kak Lily. Oma dan Opa di sini saja dulu. Hem?"
Adam terkekeh kecil, "kau lupa, kakakmu juga baru menikah. Opa tidak mungkin langsung memberikan pekerjaan berat kepada kakakmu bukan?"
"Tapi kan?"
Juliet masih tidak rela jika ditinggalkan sendiri bersama Romeo. Ia juga ingin segera pulang bersama dengan Opa dan oma nya.
"kalau begitu kita pulang sama-sama saja. Juliet juga kurang betah terlalu lama tinggal di hotel. Romeo juga pasti akan setuju kok, ya Oma? ya Opa?" bujuk Juliet dengan suara memelas.
"Sayang kamu kan sudah menikah dan kalian masih pengantin baru. lagipula ini baru dua hari setelah pernikahanmu. Kalian masih memerlukan waktu untuk bulan madu. Bukankah begitu?" ujar Oma Dena menyikapi perlakuan manja dari cucunya.
"kenapa kita tidak liburan bersama saja? lihat Juliet kan juga sendiri sekarang. Kalau oma dan Opa juga pergi terus Juliet sama siapa?"
"Kan ada aku sayang?" sela Romeo di tengah-tengah perbincangan ketiganya.
Sebelum nya Romeo sudah kembali ke kamar, tapi Juliet tidak ada di sana. Dan Romeo sudah bisa menebak jika gadis itu pastilah sedang bersama-sama dengan kakek dan neneknya. Dan benar saja, di sinilah mereka;
Romeo yang berdiri tidak jauh dari ketiganya langsung berjalan mendekat, "Opa. Oma." sapa Romeo.
Opa Adam dan Oma Dena membalas Romeo dengan senyuman hangat,
"Kenapa kamu merengek seperti itu kepada Oma?" tanya Romeo sedikit penasaran melihat Juliet yang sedang memeluk Oma nya erat.
"Nak Romeo. Opa dan Oma akan kembali ke Jakarta hari ini. Sementara kalian nikmati saja dulu bulan madu kalian di sini." Opa Adam menyampaikan apa yang seharusnya Romeo ketahui.
"Opa.." rengek Juliet lagi. Bahkan sekarang gadis itu sudah berkaca-kaca.
Inilah kekhawatiran terbesar dalam hati Oma Dena. Meskipun Juliet sudah dewasa, tapi sikap manja dan kebergantungan nya terhadap mereka masih belum juga bisa berkurang.
"Juliet sayang, dengarkan Oma. Sebagai pengantin baru seharusnya kamu dan nak Romeo menikmati hari-hari indah kalian di sini. Kalian bisa jalan-jalan atau melakukan apa saja berdua. Sedangkan opa dan Oma juga harus melakukan apa yang seharusnya kami lakukan." Dena memberi pengertian kepada cucunya.
"Nak Romeo, sampai kapan kalian berencana tinggal di sini?" tanya Dena agar Juliet bisa mendengar secara langsung pendapat suaminya.
"Romeo sudah memesan kamar untuk 1 Minggu ke depan Oma. Dan rencananya kami akan tinggal di sini selama itu." jawab Romeo seperti rencananya, sebelum ia tahu bahwa Juliet sulit untuk berpisah dari kedua orang tua itu.
Dena mengangguk mengerti, "Nah Juliet, sudah dengar kan apa kata suami mu. 1 Minggu tidak akan lama. Selama di sini nikmati saja waktu kalian sebagai pasangan baru."
"Yang di katakan Oma mu benar sayang. Opa dan Oma tidak ingin mengganggu kalian. Jadi nikmati saja waktu mu bersama dengan nak Romeo." turut opa Adam.
Sementara itu Juliet justru mendelik kesal kepada Romeo.
Apa salah ku? pikir Romeo saat mendapatkan tatapan kesal dari istrinya.
"Opa dan Oma tidak perlu khawatir. Aku akan menjaga Juliet disini."
...Dasar pria tidak peka!...
...❄️...
...❄️...
...❄️...