One Love, One Heart

One Love, One Heart
19. Philo phobia



"Kamu rileks bunda tidak mau ngapa-ngapain kamu, cuma mau sedikit ngobrol berdua saja dengan mu"ucap bunda Anin, padaku setelah di ruangan ini hanya ada aku dan beliau sedangkan mas Nanda aku tidak tahu kemana.


"Sebenarnya ada apa ya tante?"tanyaku merasa aneh.


"Nanda sudah bercerita tentang apa yang dilakukan kepadamu, sekarang boleh Bunda bertanya apakah kamu mau menceritakan yang sebenarnya terjadi kepada bunda ?"tanya Tante Anin.


"Maaf Tante aku rasa tidak perlu aku menceritakannya, karena aku sedang berusaha untuk melupakannya. Aku tidak mau mengingatnya lagi biarkan hanya aku yang tahu"ucapku.


"Apa di usiamu yang 25 tahun kamu pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis?" tanya Anin.


"Pernah Tante waktu saya kerja "ucapku.


"Apakah pernah melakukan ski ship yang melebihi pegangan tangan ?"tanya Tante Anin, membuat ku spontan melotot mendengarnya.


"Tidak perlu kamu jawab Tante sudah menemukan jawaban nya,"ucap Anin.


"Nanda menceritakan kenapa kamu keluar dari pekerjaan mu "ucap Tante Anin.


"Tapi itu tidak semuanya benar,aku hanya mau melakukan hubungan dengan yang halal saja "Ucapku, tetapi bunda Anin hanya tersenyum melihat kearah ku.


"Apakah waktu kamu pingsan dan di bawa Nanda pulang, itu karena masa lalu yang kamu alami tiba-tiba muncul di bayangan mu?"tanya Anin,Aya hanya melotot mendengarnya tidak percaya kenapa tebakannya bisa benar.


"Apa di matamu lelaki semua sama hanya *** yang ada dipikirannya?"tanya Anin lagi membuat Aya tidak percaya, sampai berpikir kalau bunda Anin seorang duku.


"Tante seorang paranormal ya ko bisa tahu tanpa bertanya padaku dan tante sudah tahu jawabannya meski aku belum jawab?"tanyaku penasaran.


" Tante hanya menebak dari cerita yang nanda ceritakan kepada tante, Tante seorang psikiater waktu kamu sadar dan tiba-tiba berteriak melihat Nanda dari sana Tante curiga ada yang tidak beres denganmu dan anak tante"ucap Anin.


"Tante apa salah kalau aku memutuskan tidak ingin menjalani hubungan dengan lawan jenis ?"tanyaku.


"Kalau boleh tahu kenapa kamu tidak mau menjalani hubungan dengan lawan jenis?" tanya Anin.


"3 kali aku gagal menjalin hubungan dengan masalah yang sama"ucap Aya.


"Boleh Tante tahu alasannya kenapa 3 kali gagal?"tanya Anin.


"Aku pertama menyukai laki-laki saat umurku 14 tahun aku menyukai Kak Nanda, tetapi mas Nanda hanya menganggap ku anak kecil bahkan pernah hampir memaksaku untuk melakukan tindakan seperti bercumbu "ucap Aya sambil meremas tangannya yang mulai berkeringat.


"Yang ke dua aku menjalin hubungan waktu kuliah aku memutuskannya karena aku melihatnya bercumbu dengan wanita lain,katanya aku terlalu kuno pacaran tetapi tidak mau skin ship terus yang ketiga kami berahkir karena dia berusaha memaksa mencium ku. Saat di berusaha mencium ku aku terbayang perbuatan mas Nanda padaku yang memaksaku kala itu"ucap Aya sambil meneteskan air matanya.


"karena itu kamu takut untuk menjadi hubungan dengan lawan jenis lagi" ucap Anin sambil merangkul bahu Aya mengusap-usap punggung Aya memberikan ketenangan pada Aya.


"Aku merasa bahwa hubungan asmaraku pasti akan berakhir seperti yang sebelumnya ,saat mereka mulai memaksaku untuk skin ship dan aku menolaknya mereka akan berselingkuh atau memaksa kehendak mereka pada ku"ucap Aya.


"Karena itu kamu memilih untuk tidak berhubungan asmara sama sekali sejak itu,?"tanya Anin yang di anggukin Aya.


" Apa yang Aya rasakan kenapa tidak mau skin ship?"tanya Anin.


"Jika interaksi kami melebihi sentuhan tangan aku akan merasa panik, detak jantungku tidak beraturan, dan keringat dingin apabila seseorang menyentuh selain tangan"ucap Aya


"Karena itu Aya tidak mau jatuh cinta lagi?"tanya Anin.


"Buat Aya Cinta itu semu Tante ,Aya tidak mau lagi terluka karena cinta"ucap Aya.


"Tapi hidup tanpa cinta itu hampa apa Aya mau hidup sendirian terus apa Aya tidak merasa kesepian dan tidak ingin dicintai?"tanya Anin.


"Bagaimana dengan orang tua Aya apa mereka tidak saling mencintai ?"tanya Anin.


"Mereka saling mencintai ,"ucap Aya.


"Itu Aya tahu ,Aya harus percaya bahwa masih ada cinta buat Aya, seperti cinta kedua orang tua Aya"ucap Anin.


"Bagaimana caranya Tante, setelah putus dari Kak Nanda dua kali aku


menjalin hubungan semuanya gagal"ucap Aya.


"Belajarlah berdamai dengan dirimu sendiri.Salah satu caranya adalah memaafkan diri sendiri untuk sesuatu yang tidak bisa diubah, seperti masa lalu"ucap Anin.


"Apa aku bisa?"tanya Aya.


"Aya perempuan yang hebat, pasti bisa bangkit percayalah jatuh cinta tidak hanya memberikan luka, tetapi juga memberikan obatnya jatuh cinta


juga menawarkan hal-hal yang indah"ucap Anin, Anin menghentikan ucapannya dan memperhatikan perubahan muka Aya.


"Belajar menerima dan mencintai diri sendiri. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Yakinlah kamu bisa membuang rasa takut itu" ucap Anin sambil terus mengusap-usap bahu Aya sampai Aya tertidur di dalam pelukan Anin.


"Bun "ucap Nanda yang sudah berdiri di samping Anin,Anin cuma meliriknya tanpa merupakan posisi duduknya.


"Apa perlu Aya aku pindahkan ke kamarku?"tanya Nanda.


"Pindahkan ke kamar tamu saja, habis itu hubungi keluarganya biar tidak cemas,kamu yang hubungi nanti bunda yang akan bicara langsung "ucap Anin.


"Nanda juga bisa menghubungi sendiri Bu,kaya anak remaja aja "ucap Nanda.


"Kalau bunda yang menghubungi orang tuanya mereka akan tenang, tetapi kalau kamu yang menghubungi mereka mereka juga akan tanda tanya kenapa putrinya sama kamu dan juga was-was "ucap Anin.


Ahkirnya Anin menghubungi orang tua Aya dan mengatakan kalau Nanda mengajak ke rumah untuk bersilaturahmi,sehabis makan saat ngobrol Aya malah ketiduran di saat adik ngobrol.


"Jadi menurut bunda Aya kenapa ?"tanya Nanda saat Aya sudah pindah ke dalam kamar tamu.


"Sementara bunda simpulkan bahwa Aya mengalami philophobia "ucap Anin.


"Apa itu philophobia,bun?"tanya Nanda.


" Kondisi saat seseorang takut jatuh cinta serta takut memulai dan mempertahan hubungan yang berkomitmen. Rasa takut ini akan membuat penderita philophobia terjebak dalam kesendirian atau merasa kesepian" ucap Anin.


"Apa itu yang membuatnya betah bekerja freelance?"tanya Nanda.


"Sebenarnya pemicu awalnya emang dari kamu mas,tetapi dia berusaha untuk bangkit dengan menjalin hubungan saat kuliah dan saat bekerja tentunya mas juga mendengarkan keluhan Aya tadi" ucap Anin.


"Iya Bun, mas jujur saat itu pertama kali mas mencoba miras Bun kalau bisa di putar ulang mas tidak akan pernah melakukan nya"ucap Nanda.


"Bubur tidak bisa berubah menjadi nasi,tapi bubur menjadi lebih enak jika di tambahi dengan garam, kecap, bawang goreng, daun bawang, ayam suir, sambal dan kerupuk. Tak perlu banyak bersedih, toh bubur ayam juga enak kok"ucap Anin.


"Jadi aku harus merubah kesedihan Aya menjadi lebih menyenangkan seperti bubur yang tidak bisa berubah menjadi nasi tetapi bisa menjadi lebih enak jika kita di kasih toping yang tepat"ucap Nanda.


"good boy "ucap Anin sambil mengajukan 2 jempol ke arah Nanda.


"TERIMA kasih bun atas sarannya mulai hari ini aku akan berjuang untuk memulihkan keadaan Aya biar tidak takut jatuh cinta lagi"ucap Nanda.