My Wedding Story

My Wedding Story
Bab 7



Aku memasuki sebuah supermarket dan melangkah mencari barang barang yang ingin aku beli


Aku berjalan menuju lorong makanan cemilan aku mengambil sekitar sepuluh atau bahkan lebih bungkus makanan ringan tidak lupa biskuit serta permen


Hari ini aku meminta kepada maria agar aku saja yang membeli barang barang bulananku karena jika maria yang pergi dia tidak akan membeli makanan makanan seperti ini karena memang xavier melarangnya pria itu sangat benci dengan makanan makanan yang menurutnya tidak bergizi seperti ini


Setelah selesai dengan makanan ringan aku berjalan kelorong yang berada disebelah mengambil beberapa mie instan goreng dengan level yang tinggi dan setelahnya aku berjalan menuju bagian ujung supermarket dan mengambil beberapa es krim dengan rasa yang berbeda beda dan memasukinya kedalam troli


Aku berjalan menuju lorong perlengkapan mandi,aku mengambil shampo dan sabun yang berwangi mawar


Burk


Punggungku terasa sakit seperti seseorang menabrakku dari belakang


"Maafkan aku"ujar lelaki yang sekarang berada dihadapanku


Sepertinya aku mengenal dirinya tetapi siapa?


Dia terlihat seperi berfikir


"Kau istri dari xavier,bukan?"tanya pria yang sekarang berada dihadapanku


"Ya kau benar"jawabku ragu kepadanya


"Kau tidak mengenalku?aku adalah sepupu suamimu"dia memandangku dengan pandangan tidak percaya


"Maaf,karena aku tidak mengenalmu


Ingantanku memang sangat buruk"jawabku dengan perasaan menyesal


Aku memang benar benar tidak mengingat pria ini tapi wajahnya memang terasa tidak asing


"Itu bukan masalah yang serius jadi tidak perlu meminta maaf"sambil mengangkat bahunya acuh


Dia mengulurkan tangannya padaku


"Aku alexander russell"dan aku menerima uluran tangannya


"Aku oxana rozelle"jawabku kepada pria itu


"Hahaha,semua orang juga sudah tahu kau siapa nyonya"sambil tertawa renyah


Apakah aku memang seterkenal itu sekarang?kurasa jawabannya tidak


"Gadis beruntung karena dijodohkan dengan xavier rozelle"pria itu melanjutkan perkataannya


"Tapi aku merasa tidak seberuntung itu"jawabku padanya


Pria itu berdehem


"Kau terlalu polos"ujarnya dengan pandangan menyesal


"Ya,mungkin kau benar"jawabku asal


Aku tidak mengerti apakah arti dari kekayaan sangat begitu berpengaruh sehingga semua orang berkata aku beruntung menikah dengan xavier,


aku tahu aku mungkin tidak sekaya atau sederajat dengannya,xavier adalah anak dari keluarga terpandang tidak seperti diriku yang hanya anak dari seorang polisi di portland tetapi aku merasa tidak seberuntung yang mereka pikirkan karena menurutku uang tidak bisa membeli kebahagiaan


"Sepertinya aku harus pergi sekarang"alexander berkata sambil melihat jam yang berada dipergelangan tangannya


"Oh baiklah"jawabku seadanya


Aku melihat punggung yang berjalan menjauh dariku alexander russell pria itu cukup mempesona dengan alis mata tebal dan bibir berwarna pink tetapi tetap saja bagiku suamiku adalah yang terbaik


Ya tuhan!


Apa apaan ini?bisa bisanya aku memandingkan mereka


Sadar oxana sadar!


Aku melanjutkan kembali perjalanan menuju kasir dan membayar semua belanjaan


..............


Saat ini aku hanya sedang berbaring diranjang sambil bermain sosial media yang terasa sangat membosankan


Hanya ini yang aku lakukan pada saat malam hari menjelang tidur tidak ada hal hal berarti yang bisa aku lakukan


Ting


Sebuah pesan masuk dengan nomor tidak dikenal aku langsung membuka pesan tersebut yang ternyata dari pria yang aku temui siang tadi


Bagaimana bisa dia mendapatkan nomorku?


Tadi siang kami tidak ada bertukar nomor bukan?dia juga tidak meminta padaku


Apakah dari xavier?tetapi xavier mungkin juga tidak tahu nomor ponselku


Aku tidak membalas pesan yang pria itu kirim dan melanjutkan kembali aktivitasku membuka sosial media