
Aku hari ini ada janji dengan teman priaku,dia mengajakku bertemu hari ini karena dia sedang liburan
Aku heran dengan dirinya padahal seperti yang ia tahu aku belum terlalu mengenal kota ini karena aku masih beberapa bulan berada disin
"Hai"
Aku mengangkat kepalaku dari ponsel yang berada ditanganku
"Aaron Mckenzi"aku langsung memeluk pria yang ada dihadapan diriku
Akhirnya setelah sekian lama aku bertemu kembali dengan temanku sekaligus tetanggaku sewaktu di portland
Pria tampan dengan bola mata berwarna coklat yang mampu menghipnotis wanita dan sifatnya yang
friendly membuat dirinya mempunyai nilai lebih dimata wanita tetapi sayang belum ada wanita yang beruntung karena menjadi kekasihnya
"Baiklah aku tidak tahu sekarang harus memanggilmu oxana thompson atau oxana rozelle?"aaron bertanya kepadaku setelah aku melepaskan pelukannya
Aku meletakkan tanganku didagu seolah olah aku sedang berpikir keras
"Kau bisa memanggilku oxana Mckenzie"jawabku dengan memangsang ekspresi serius
"Hahahaha mungkin jika suamimu bukan orang yang berpengaruh didaratan amerika,aku akan memanggilmu seperti yang kau sebutkan tadi"kata aaron sambil mengacak rambutku
aku menepis tangannya dari atas kepalaku
"Ihhh aaron jangan mengacak rambutku,kau menyebalkan"
"Baiklah baik,maafkan aku manis"sambil menatapku dengan tersenyum manis
Hanya karena melihat senyum diwajahnya saja mampu membuatku seperti terkena serangan jantung saja
"Ngomong ngomong siapa pria yang dibelakangmu"tanya aaron
Aku tersadar dari pikiran konyolku dan melihat jack sekilas yang ada dibelangkangku dan aku baru ingat tentangnya
Ya tuhan bagaimana jika jack melaporkan hal ini pada xavier?bagaimana ini?bagaimana jika jack berbicara yang tidak tidak?aish mengapa aku menjadi seperti istri yang ketahuan menyelingkuhi suaminya sendiri
Aku menarik tangan aaron dan berjalan menjauh dari jack
"Pria itu adalah jack pengawal pribadi xavier dan jack diberi tugas oleh xavier untuk menemani kita hari ini"aku bicara berbisik
"Hanya dia saja"
Aku tidak mengerti apa yang aaron katakan
"Apa maksudmu?"tanyaku kepada lelaki itu
"Hanya dia saja pengawal pribadimu seharusnya ada lebih dari dua karena kau adalah istri dari seorang xavier rozelle"aaron bertanya sambil melihat sekeliling kami seperti mencari seseorang
yang benar saja lebih dari dua pengawal katanya?satu saja sudah memberatkan apalagi lebih?lagian aku hanya istri seorang rozelle bukan presiden suatu negara
"Lebih dari dua katamu?satu saja sudah sangat memberatkan"ujarku menentang pemikirannya
"Kau tidak tahu bagaimana kejamnya musuh suamimu oxana"aaron berbicara menatapku dengan serius
"Ayolah aaron jangan terlalu berlebihan hahahaha"
aaron menghela nafas lelah?
"Baiklah sekarang kita akan pergi kemana nyonya rozelle?"
Aku juga tidak tahu sebenarnya tujuan kami kemana?
"Jack"aku memanggil pria itu dan dia mencoba mengimbangi langkah aku dan aaron
"Iya nyonya?"jawab pria itu
aku tidak menjawab apa yang jack katakan dan sekarang kami sedang berjalan keluar dari taman ini
Aku masih memikirkan tempat apa yang cocok untuk kami datangi dan aku mengingatnya sebuah musium yang berada tidak jauh dari central park
"Bagaimana jika kita kesebuah musium?"aku bertanya dan memandang aaron dari samping
Aaron seperti berfikir,ya aku tahu dia bukanlah seorang pria pecinta hal hal seperti ini
"Hmm baiklah"jawab aaron akhirnya
kami sudah sampai dimana mobil diparkirkan
"Jack kita pergi ke metropolitan museum of art"
"Baik nyonya"jawab jack
"Sepertinya aku pernah mendengar tentang musium itu"aaron berbicara padaku
"Tentu saja musium itu cukup terkenal"jawabku karena sewaktu aku di portland aku sudah sering mendengar nama musium itu
Tidak beberapa lama kemudian kami sampai dimusium tersebut karena memang jaraknya tidak terlalu jauh dari central park
Metropolitan museum of art adalah musium seni yang berada diujung timur central park yang dikenal dengan julukan the met yang berada dijalan 1000 5th ave,new york
Musium ini merupakan musium terbesar didunia dengan luas 190 ribu persegi yang mengharuskan kita mengunjungin musium ini kurang lebih 4 jam jika ingin menikmati seluruh karya yang ada disana
Kami masuk dengan membayar sekitar $25 walaupun pengunjung dapat membayar dengan suka rela
Begitu kami memasuki musium tersebut beribu ribu lukisan menyambut kami yang mampu menyejukkan mata saat kita melihatnya mulai dari lukisan Michelangelo, Leonardo da Vinci, Giambattista Pittoni dan Rembrandt. Demikian juga lukisan-lukisan karya Van Dyck, Dürer, dan Degas.
"aku tidak menyangka musium ini seindah ini"aaron berdecak kagum melihat lukisan lukisan yang berada disini
"Pilihan yang tepat bukan aku mengajakmu kemusium ini"jawabku sambil menyombongkan diri
Jujur saja walaupun sebenarnya ini juga kunjunganku yang pertama kemusium ini karena aku dari memang tidak terlalu menyukai hal hal yang seperti ini
"Ya kau benar,mungkin jika bukan dirimu yang mengajakku kemari mungkin aku tidak akan pernah menginjakkan kakiku kemari"jawab aaron
"Kau terlalu berlebihan aaron"
Selain itu, museum ini memiliki koleksi melimpah kesenian Afrika, Asia, Oseanik, Bizantium, dan Islam. Ada juga alat-alat musik, gaun, dan pernak-pernik klasik, dan senjata antik dari seluruh penjuru dunia . keren sekali bukan?