
"Kau akan melakukan perjalanan bisnis?"aku bertanya pada xavier karena kulihat pagi ini pria itu hanya menggunakan kaus putih polos dan tidak pergi bekerja
Ini sudah pukul sembilan pagi tetapi xavier terlihat masih betah dirumah ini
dengan begitu sudah pasti jawabannya xavier akan melakukan perjalanan bisnis karena ini juga bukan akhir pekan yang menyebabkan pria itu tidak bekerja
"Iya"jawab xavier sambil membuka kulkas dan mengambil sebotol minuman soda kaleng dan langsung meneguknya
"Kemana?"tanyaku dengan sarapan yang telah selesai
Dia mengangkat alisnya sebelah
"Untuk apa kau tahu?ingin menjadi istri yang baik?"
Xavier berjalan melewati diriku dan aku langsung mengikuti dirinya berjalan keluar dari dapur
Pria ini ingin membalas dendam atau apa?
"Ya mungkin,karena aku tidak ingin kau selingkuh"jawabku asal
Kepalaku terasa sakit sekarang karena xavier menghentikan jalannya tiba tiba dan menyebabkankan diriku menabrak punggungnya
Xavier menatapku dengan pandangan sedingin es mungkin jika dengan pandangan saja bisa membuat orang membeku dan sekarang aku sudah membeku dibuatnya
"Aku tidak ingin privasiku kau usik jadi jangan mencoba bertanya apapun"
setelah mengatakan itu xavier langsung pergi menaiki tangga
Apa apaan dia itu?hanya karena aku berbicara seperti itu dia langsung marah?tidak sadarkah dia juga menganggu privasiku waktu itu dengan bertanya ini itu?menyebalkan!
Aku menatap punggungnya yang hilang ditelan pintu
Apakah pria itu mempunyai kepribadian ganda sehingga sifatnya bisa berubah ubah seperti tadi?atau dia hanya sedang lelah saja?aku juga tidak tahu jawabannya
aku berjalan menaiki tangga menuju kamar
dirumah ini aku tidak memiliki pekerjaan yang berarti yang kulakukan hanyalah makan,tidur,mandi, memandangi taman melalui balkon kamar selebihnya tidak ada lagi. mungkin jika isabelle tahu dia akan memarahi diriku habis habisan karena terlalu malas tapi mau bagaimana aku juga bingung harus mengerjakan apa karena dirumah ini setiap pelayan sudah mendapatkan pekerjaaannya masing masing
Aku membuka ponselku dan terlihat banyak sekali pemberitahuan dari sosial mediaku ya semenjak aku manjadi istri xavier yang mengikuti diriku di sosial media ku meningkat dengan drastis
kulihat nama aaron juga muncul dipemberitahuan aku langsung mengklik nama aaron dan muncul sebuah pesan
Aaron
Hai?
Selamat pagi
Kau sudah bangun?
Pagi juga
Ya aku sudah bangun
Setelah aku membalas pesan dari aaron aku membuka aplikasi yang lain melihat foto foto yang dipamerkan oleh artis artis yang aku ikuti,jika sudah seperti ini aku jadi ingin seperti mereka berpose didepan kamera dengan hasil foto yang menabjukkan
Karena asiknya melihat foto foto itu aku sampai tidak mengetahui xavier masuk kedalam kamar
Aku melihatnya memasuki walk in closet dan mengambil sebuah koper yang sepertinya memang sudah disiapkan
Apa xavier akan melakukan perjalan bisnis yang begitu lama sehingga harus membawa koper?
"Kau akan pergi sekarang juga?"aku bertanya padanya
Dia terlihat sudah rapi dan sangat tampan sekarang dengan kemeja putih dan jas berwarna hitam melengkapi penampilannya kali ini
Rasanya aku seperti ingin meleleh saat ini!
"Hmm"xavier hanya berdehem saja menjawab pertanyaan dariku
aku bangkit dari tidurku berjalan munuju xavier yang berada didepan cermin
Cup
Awalnya aku hanya mengecup bibirnya hingga tak terasa sekarang aku sudah melumat bibirnya . dan xavier hanya diam saja tidak membalas ciumanku,aku menarik tengkuknya dan menggigit bibir bawahnya agar aku bisa lebih leluasa dalam mengeksplor rongga mulutnya
Aku melepaskan ciuman kami disaat aku merasa sudah kehabisan nafas . Ini gila!
bagaimana mungkin aku mencium bibirnya?apa yang kupikirkan?yang lebih memalukannya lagi dia tidak membalas ciumanku
Aku menundukkan kepalaku tidak ingin melihat wajahnya,sudah dapat aku duga bahwa wajahku sekarang memerah seperti tomat hanya karena malu
aku berniat pergi kemana pun asalkan tidak dihadapan dirinya tetapi saat aku berjalan beberapa langkah xavier menarik pergelangan tanganku
Cup
Aku terkejut dengan apa yang dia lakukan . Xavier tidak hanya menciumku,dia melumat bibirku lidahnya masuk kedalam mulutku menghitung deretan gigiku .
aku sudah berniat tidak membalas ciumannya tetapi tidak bisa akhirnya aku mejambak rambut hitam keemasan dirinya
Bahkan sekarang tanganya sudah masuk kedalam baju yang kugunakan
Xavier melepas ciumannya setelah kami kehabisan nafas
"kau membangunkan singa yang tidur sayang"aku meremang saat xavier berbisik ditelingaku
Xavier mengangkat tubuhku ala bridal style menuju tempat tidur