My Wedding Story

My Wedding Story
Bab 3



Kurang lebih sekitar 3 jam berada didalam musium tersebut dan menyebabkan diriku sangat kelelahan,aaron pria itu sangat menyebalkan sekali awalnya dia tidak ingin mengunjungi musium tersebut tetapi setelah didalam aku bahkan memohon padanya agar keluar dari musium itu bukan karena lelah saja tetapi juga karena perutku sangat lapar dan sekarang kami berada di bleecker street pizza


"Sepertinya aku harus kemusium itu lagi dalam waktu dekat"aaron berbicara dengan mulut yang penuh pizza


Apakah dia tidak puas setelah menyiksa diriku dengan berjalan selama kurang lebih 3 jam dan dia ingin datang kesana lagi?


"Berniat menjadi pelukis seperti leonardo da vinci?"tanyaku pada pria itu dengan malas


"Kau benar,itu ide yang bagus"aaron terlihat sangat antusias hanya karena hal itu


Ayolah kenapa dengan lelaki ini tuhan?


Aku tentu tidak pernah berfikir untuk mempunyai seorang teman seniman


"Tetapi sayangnya kau telah mengambil jurusan bisnis diuniversitasmu"sambil menghabiskan pizza yang terakhirku


"Aku bisa meninggalkan itu dan mengambil jurusan seni"jawab pria itu


Aku diam saja tidak menanggapi apa yang pria itu katakan barusan


Aku tidak mengerti apa menariknya seni sehingga aaron berubah seperti ini,aku tidak tahu dia bercanda atau tidak dengan hal ini tetapi wajahnya sangat serius saat mengatakan hal itu


"Jika nanti lukisan pertamaku telah selesai,kau orang pertama yang akan melihatnya"ucap aaron dengan sungguh sungguh


Aku sudah sangat muak dengan ini


"Apakah Mr dan Mrs.Mckenzie baik?"aku mencoba mengalihkan pembicaraan


"Ya mereka baik begitupun dengan orangtuamu mereka juga menitipkan salam padamu"


Scoot dan isabelle aku sangat merindukan mereka semenjak aku menikah kami hanya berkomunikasi lewat ponsel saja dan itupun hanya beberapa kali saja walaupun aku masih kesal dengan scoot yang menikahkanku secara paksa tetapi bagaimanapun mereka tetap orangtuaku


"Aku merindukan mereka"gumamku sambil menerawang jauh saat saat aku masih tinggal bersama mereka


"Mereka juga merindukanmu,kau tidak ingin mengunjungi mereka?"tanya aaron kepadaku


"Aku akan mengunjungi mereka secepatnya"jawabku pada aaron


Kuharap apa yang kukatakan barusan bukanlah hanya omong kosong


Jack datang dengan sedikit tergesa gesa


"Nyonya kita harus segera kembali"


Aku menatapnya dengan heran


Ada apa dengan pria ini?


"Tuan hanya mengatakan agar kita kembali secepatnya"jawab jack dan dengan terpaksa aku dan aaron bangkit dari duduk kami


"Kalian deluanlah aku ingin membayar dulu"ucapku kepada mereka


Aaron memandangku dengan tajam


"Yang benar saja walaupun kau sekarang seorang istri dari xavier rozelle tapi jika hanya makan seperti ini aku juga bisa membayarnya"


setelah mengucapkan kata kata itu aaron langsung berjalan menuju kearah dimana kasir berada dan jack terlihat langsung mengejarnya kemudian mereka berhenti ditengah jalan sepeprti membicarakan sesuatu?


"Semuanya sudah saya bayar nyonya,dan sekarang kita bisa langsung kembali"


Aku hanya mengangguk sebagai jawab dan berjalan melangkah keluar dari restoran


Sepertinya aaron sedang kesal padaku karena hanya perihal membayar.aku bukan meremehkan dirinya atau menganggap dia tidak punya uang sepeserpun tetapi aku hanya ingin membayari dirinya saja karena dari dulu dia yang selalu berbaik hati membayar semua tagihan saat kami makan jadi apakah aku tidak bisa membalas kebaikannya?


Aku tersadar dari lamunanku saat aaron menggenggam tanganku


"Aku pulang dulu nanti kita ketemu lagi"


"Maafkan aku karena perihal tadi,aku tidak pernah menganggap diriku lebih diatas mu karena itu aku harus membayari dirimu kemanapun,aku hanya ingin membalas semua kebaikanmu aaron"ucapku panjang lebar kepadanya takut salah paham ini berkelanjutan


Aaron menatapku dengan senyuman lebar sambil mengusap kepalaku


"Tidak perlu meminta maaf kau tidak salah . yasudah aku pulang dulu"aku hanya mengangguk sebagai jawaban dan aaron berjalan keluar dari dalam mobil


............


Setelah sampai dirumah sekitar satu jam yang lalu aku langsung membersihkan badan yang terasa lengket dan sekarang aku sedang berbaring ditempat tidur


Aku sangat merindukan isabelle,wanita itu pasti sangat kesepian sekarang.aku yakin scoot tak jarang meninggalkan isabelle sendiri pada malam hari dirumah karena pekerjaannya yang mengharuskan pria itu bekerja 24 jam


Jika berakhir pekan kami selalu membuat kue bersama walaupun hanya sedikit dan tidak jarang kami melakukan berbeque bersama dengan keluarga aaron dan hal yang paling menyenangkan disaat aku mencoba mengajari isabelle menari tetapi sekarang semua itu tinggal kenangan saja


Tes


Tes


Tes


Aku langsung menghapus air mataku yang jatuh


Tidak seharusnya aku menangis karena hal ini karena kami hanya berpisah jarak bukan dunia