
"Aku tidak tahu bahwa xavier mempunyai begitu banyak senjata"ujar valerie sambil menatap sekeliling dengan tabjuk
Jangankan dirinya aku saja yang istri sah dari xavier tidak tahu tentang ini apalagi dirinya
Saat ini kami sedang berada diruangan dengan ukuran yang cukup besar dengan cat dinding berwarna putih polos,bukan itu yang membuat kami memandang ruangan ini dengan tabjuk tetapi karena isi dari ruangan ini
Berbagai macam senjata api berjajar dengan rapi diruangan ini mulai dari yang biasa aku liat ditelevisi hingga sniper seperti yang ada di game online terpajang dengan rapi ditempat ini bukan hanya itu pisau berwarna hitam elegan hingga peluru juga ikut ambil bagian mengisi lemari kaca
Aku tidak tahu untuk apa xavier memiliki ini semua,aku juga tidak tahu dari mana pria itu bisa mendapatkan ini semua.scott saja yang merupakan seorang polisi hanya memiliki satu senjata api saja sedangkan xavier dia bukanlah seorang polisi ataupun seorang angkatan tetapi mengapa pria itu bisa memiliki ini semua?
"Hai jangan menyentuh apapun"aku menghempaskan tangan valeria saat dengan lancangnya dia ingin membuka salah satu lemari kaca
Valeria tersentak kaget
"Kau ingin aku mati terkejut disini?"ujar valerie dengan menatapku tajam
"Kita harus keluar dari sini"aku menarik pergelangan tangan valerie
"Kau saja,aku tidak mau"jawab valerie sambil menarik tangannya yang berada digenggamanku
"Valerie kita harus keluar dari ruangan ini karena jika xavier tau kita memasuki ruangan pribadinya dia akan marah"aku mencoba memberitahu kepada wanita yang berada dihadapanku saat ini
Aku berbicara seperti itu karena xavier sudah melarangku agar tidak memasuki ruangan pribadinya
"Dia tidak akan tau jika kau tidak memberitahu"jawab valerie dengan keras kepalanya
Saat melewati ruangan kerja xavier aku melihat pintu ruangannya terbuka sedikit,aku heran karena tidak biasa pintu itu terbuka aku pun masuk kedalam dan menemukan valerie yang sedang membuka sesuatu pintu saat kita melihatnya sekilas itu hanya terlihat seperti dinding tetapi jika diperhatikan dengan jelas maka kita baru tahu bahwasannya itu adalah pintu suatu ruangan aku pun mengikuti valerie hingga sampailah kami diruangan ini
Valerie masih asiknyanya memandang satu per satu senjata yang ada disini seolah olah wanita itu baru saja melihat senua ini adalah hal baru hingga membuat dirinya sangat antusias
"Valerie ayo kita keluar,kuhomon"aku memohon kepada valerie
"Baiklah baik"jawab wanita itu pada akhirnya
..............
Tidak tahu perasaan seperti apa yang sedang aku alami ini tetapi aku merasa seperti xavier akan tau bahwa kami memasuki ruang pribadinya jika dia memang akhirnya mengetahui hal itu aku tidak tahu apa yang akan terjadi denganku
Kini aku berharap agar lelaki itu tidak segera pulang dari perjalanan bisnisnya karena jujur saja aku tidak siap bertemu dengannya aku takut,
aku takut pria itu akan marah atau yang lebih parahnya dia akan menghukumku mungkin ini terdengar berlebihan tapi aku memang benar benar merasa takut
Sudah sekitar dua jam yang lalu kami memasuki ruangannya dan valerie juga sudah pulang tetapi perasaanku masih gelisah seperti ini
Huuuu tenanglah oxana dia tidak akan tahu jika kau tidak memberitahu
Aku mencoba menenangkan diriku sendiri berharap itu akan mampu mengurangi perasaanku yang kacau tetapi hasil tetap saja aku tidak bisa tenang