
***seperti biasa, saat bel istirahat sudah berbunyi, ANGEL WINS dengan segera menuju ke kantin, yaa mereka memang setia pada tempat itu. tidak seperti siswa siswi lain yang terkadang menghabiskan waktunya di perpustakaan atau di kelas, dengan berpacaran atau hanya sekedar membaca..
ternyata kali ini mereka tidak beruntung, karna di kantin yang sangat luas itu sudah sangat penuh dengan kaum manusia yang juga pada mengisi perutnya.
" what the hell " kaget Alana " kita bener bener udah gak kebagian meja guys " keluh Alana yang terlihat kesal.
" tumben banget sih, kantin nya rame , tempat kita juga udah di tempatin sama siswa lain lagi " keluh sasa putus asa
" sumpah.. perut gue udah bener bener laper " timpal bela mendengus.
" tenang.. tenang... gue ada cara... ikut gue sekarang " titah Alana tersenyum miring, setelahnya, gadis itu melangkah memasuki area kantin. sedangkan bela dan sasa hanya mengekor di belakang nya.
Alana menghampiri sebuah meja yang di tempati oleh tiga orang cowok yang juga populer di sekolah, sebenarnya, Alana tidak kenal dengan mereka, dia juga tidak mau tau.. yang dia dengar, mereka adalah anggota EXO ( KW) yang beranggotakan empat cowok dan satu cewek. tak kalah dengan ANGEL WINS, mereka juga populer karna ketampanan dan kekayaan mereka masing-masing.
" Hai " sapa Alana setelah tiba di hadapan 3 cowok itu dengan mengandalkan senyuman mautnya.
ke tiga cowok itu menatap tak percaya ke arah Alana, sasa dan juga bela .
mereka benar benar terhipnotis akan kecantikan tiga gadis nakal itu.
" ehh.. Hai " balas salah satu cowok berambut ikal itu dengan kaku. Rafa namanya.
" boleh gabung gak? .. mejanya udah pada penuh . . dan hanya meja kalian yang paling panjang di antara yang lain.. pasti khusus kan" ucap Alana dengan mimik wajah cemberut yang di buat buat.
" boleh, boleh, boleh .. silahkan " sahut cowok bernama Adit.
" bener nih? " tanya Alana sekali lagi, dan langsung di jawab anggukan oleh ke tiga cowok tampan itu .
" bel duduk.... dan sasa, loe kan paling bisa nerobos antrian " titah Alana masih tersenyum, kemudian duduk di kursi panjang di ikuti oleh bela yang duduk di sampingnya.
sedangkan ke tiga pria itu , berada di hadapan mereka dengan batas meja di tengah tengah mereka.
sasa hendak pergi, sebelum akhirnya di cegah oleh Andra.
" loe gak usah repot repot ke sana, biar gue yang langsung manggil mamangnya " cegah Andra yang dari tadi sudah menatap kagum ke sasa.
" ooohh... oke " jawab sasa yang langsung duduk di samping bela.
" mang... tiga nasi gorengnya, dan tiga juga orange juice nya " teriak Andra lantang yang di jawab anggukan oleh si pemilik nama.
" ohh yaa.. kita belum kenalan, padahal udah satu sekolah yaa " ujar Alana terkekeh.
" kenalin, nama gue ___ " lanjut Alana yang langsung terpotong kalimatnya.
" Alana kan " sambung Rafa langsung.
" kok tau? " tanya Alana singkat.
" yaa tau lah.. kalian kan siswi yang paling populer di sekolah ini . . ANGEL WINS kan!? di samping loe itu bela, dan di samping bela itu sasa " tebak Rafa antusias.
" iyaa kalian bener... tapi maaf, kita agak lupa sama kalian.. lebih tepatnya sih gak kenal " kata Alana terkekeh.
" hahahah... kenalin, gue Rafa, ini Adit, dan di samping Adit itu Andra " jelas Rafa menunjuk Adit juga Andra.
" yang gue tau yaa, anggota EXO lima kan? tapi kalian kok cuma bertiga? " tanya bela yang penasaran
" yang dua lagi masih rapat OSIS " jelas Adit
bela mengangguk, membulatkan mulutnya berbentuk O, dan setelahnya makanan mereka datang.
" wahhh... makasih yaa udah di pesenin " ujar Alana sumringah yang langsung melahap nasi goreng nya.
" santai aja.. sekalian juga, biar nanti semuanya gue yang bayar " jawab Andra langsung.
" wooww... bener nih? " tanya sasa berbinar.
" masak gue becanda.. serius lah " jawab Andra lagi yang di selingi dengan tawa renyahnya.
" makasih boy " sambung bela singkat.
" sama sama.. " balas Andra masih tersenyum.
tak lama setelah mereka saling berbincang, tiba tiba, ada dua orang menghampiri meja mereka. satu cowok dan satu cewek...
Alana kaget saat melihat yang datang ternyata arlan dengan gadis cantik di sampingnya yang terus bergelayut di lengan arlan.
" cowok itu yang kemaren bukan sih?? ini udah istirahat beneran kan? " bisik sasa memastikan.
" ya iyaa lah **** " sembur bela jengah.
" wahhh.. lama amat sih kalian " celetuk Rafa menghakimi.
" entahlah.... gue juga capek " keluh gadis itu yang langsung duduk di samping arlan. dengan menatap tajam ke tiga gadis di hadapannya.
" mau gue pesenin apa? " tanya Adit
" emmm... terserah kalian aja deh " jawab gadis itu, citra namanya...
" loe lan? " tanya Adit beralih menatap ke arlan yang masih dengan wajah datar.
" mie ayam aja " jawab cowok yang di tanya.
" nah.. jadi mereka ini anggota yang tadi kurang al" jelas Andra pada Alana.
" ooooh... bukannya dia ketua OSIS yaa? " tanya Alana menunjuk ke arah arlan.
" iyaa kenapa?? " tanya arlan langsung, bukan Adit.
" cuma mastiin aja " ketus Alana yang beralih menatap ke arah citra yang masih bergelayut di lengan arlan, dan menyandarkan kepalanya di bahu cowok tampan itu.
" cehhhh... pacaran kok sama kulkas sih " decih Alana dalam hati, menatap geli ke arah arlan dan citra.
" kalian pacaran?? " tanya sasa mencairkan suasana
" mereka emang gitu.. gak bisa di pisahin sama sekali... kaya koyok sama kulit " jawab Rafa tertawa. di ikuti oleh Andra dan Adit, sedang citra, hanya tersenyum menanggapi, dan arlan.. masih dengan wajah dingin dan datarnya itu, tak ada senyum sama sekali di bibir tipisnya itu.
🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃🙃😚🙃😚🙃😚😚😚😚😚😚😚😙😙😙😙😙***