
_____________
***Ternyata benar, setibanya geng EXO di club, tatapan arlan langsung tertuju pada alana, sasa dan bela yg sudah mabuk dengan berbagai macam minuman wine di meja mereka.
EXO langsung memilih duduk di table yg agak jauh dari tempat ANGEL WINS, mereka langsung memesan minuman yg mereka inginkan..
" Cit... Inget... Jangan minum yg banyak " Titah arlan memperingati...
" Biasanya juga banyak lan " Jawab citra santai sambil meminum wine nya.
"Kali ini jangan .. Bentar lagi gue akan pergi, dan itu jelas gue gak bisa jagain loe setelah ini " Jelas arlan datar.
" Emang loe mau kemana lan? " Tanya Rafa juga meminum wine nya.
"Gue ada urusan di rumah nanti... Jadi gue harus pulang duluan setelah ini " Jelas arlan dingin, tatapan nya sesekali tertuju pada alana yg sedang tertawa riang efek dari alkohol..
" Yahhh.. Terus nanti siapa yg jagain gue?" Tanya citra kemudian.
" Ada Andra, Adit, Rafael, kan... Mereka bisa jagain loe " Jawab arlan santai...
" Iya.. Biar loe nanti bareng kita aja pulangnya cit " Sambung Adit yg terus menerus meminum air alkohol itu..
"Ya udah deh " Pasrah citra lesuh..
______________
Alana, sasa, dan bela benar benar sudah mabuk kepayang..
Sasa asik berjoget sendiri di tempat duduknya karna begitu nyaman dengan lantunan lagu yg di setel...
Sedangkan bela, dia lemas dan memilih menyandarkan kepalanya di atas table dengan beralaskan tangannya...
Dan alana, dia memutuskan untuk pulang dengan taxi, karna merasa badan nya begitu lemas dan remuk akibat dari alkohol yg dari tadi sudah di minumnya.
"Gue balik duluan ya " Pamit alana dengan posisi berdiri tapi selalu saja hampir terjatuh.
" Oooh... Oke " Jawab bela teler...
Alana bergegas pergi keluar dari club, dengan jalan yg sempoyongan..
Beruntung, dia masih agak sadar, saat sesekali banyak yg mendekatinya di dalam club itu.. Dengan susah payah, alana tiba di luar club dan mencari taxi, walau tubuhnya selalu saja hampir jatuh karna tidak seimbang..
" Badan gue sakit semua " Kata alana mabuk sambil terus berjalan menyebrangi jalanan itu dengan jalan yg masih Sempoyongan..
Asik dengan dunianya sendiri, alana sampai tidak sadar kalau dari arah berlawanan ada mobil bus yg melaju cepat hampir menabrak nya,...
Tapi beruntung ada yg mendekap tubuh alana dan membawanya menghindari tabrakan itu...
Saat sudah di sebrang jalan, tubuh alana masih di peluk erat oleh orang itu.. Alana yg masih setengah sadar, hafal dengan bau orang itu... Dia mendongak, dan ternyata itu arlan yg sudah menolongnya, nafasnya masih menderu tak beraturan
.
"Arlan.. " Lirih alana tertawa kecil, mengeratkan pelukannya pada arlan.
walau tubuh alana masih tidak seimbang,,, tapi arlan bisa menahannya dengan kedua tangannya ...
"Loe mabuk berat al " Hawatir arlan geram...
" Pulang yuk ah... Capek gue... " Gumam alana masih dengan tawanya...
Tangannya terus menarik kerah jaket yg argash kenakan...
"Oke... Kita pulang sekarang" Ujar arlan yg langsung menggendong tubuh mungil alana...
Dan dengan sekejap tubuh itu sudah berada dalam dekapan arlan...
Alana yg merasa nyaman, menenggelamkan kepalanya di dada bidang arlan, sedangkan kedua tangannya berkalung di leher arlan.
______________
Setibanya di apartemen, arlan langsung membaringkan tubuh alana yg sudah lemas,,,
tapi, dari saking nyamannya, tangan alana tidak mau lepas dari leher arlan, dia terus mengeratkan pelukan nya pada leher arlan hingga membuat arlan kesusahan untuk berdiri dan wajah arlan sangat dekat dengan wajah alana karna alana terus menariknya dan memeluk lehernya begitu erat.
" Al... Lepas dulu al " Bisik arlan pelan berusaha melepaskan diri dari alana yg masih mabuk dengan senyum yg terus mengembang di bibir manisnya itu..
" Jangan pergi " Lirih alana mengeratkan pelukannya.
"Nih anak bener bener udah mabuk " Geram arlan yg merasa kewalahan atas sikap alana yg terus memeluknya...
Arlan kemudian menatap wajah alana yg tertidur pulas dengan senyum dan tangan yg masih mengulum di leher arlan...
"Benar bener manis " Lirih arlan, tangan nya mengelus pipi alana dengan lembut, memindahkan rambut alana yg menutupi sebagian wajahnya...
" Arlan " Lirih alana dalam tidurnya..
"Gue di sini al " Jawab arlan pelan yg setelah itu mencium bibir alana dengan lembut, .
alana yg mendapat perlakuan lembut dari arlan membalas ciuman arlan tapi dengan mata yg masih terpejam.
Setelahnya, tangannya sudah terlepas dari leher arlan....
Dan arlan , dia pun berhenti mencium alana... Dan beranjak dari duduknya, bergegas ingin membersihkan diri, tapi kemudian, alana menarik tangan arlan dan memegangnya dengan erat...
"Gue bilang jangan pergi " Gumam alana memegang tangan arlan erat...
Arlan tersenyum, setelah itu kembali duduk di tepi ranjang, membiarkan alana memegang tangannya dengan erat..
Arlan memilih duduk di bawah, dan menidurkan kepalanya di tepi ranjang samping alana. .
😊😊😊😊😊😊😊😊
Alana menatap wajah tenang arlan,,, begitu tampan dalam tidur pulasnya itu.
"Arlan... Bangun " Ujar alana memegangi rambut arlan yg acak acakan.
"Emm " Singkat arlan masih terlelap.
"Udah pagi lan... Loe kan harus sekolah, ayok bangun " Paksa alana mengguncang tubuh arlan.
Arlan dengan sangat terpaksa membuka matanya, mendapati alana yg sudah terduduk di ranjang..
"Tumben loe bangunnya pagi? " Tanya arlan parau,
dia kemudian kembali menyandarkan kepala nya ke tepi ranjang..
"Gue juga gak tau... Mungkin udah kelamaan tidur kalik " Jawab alana santai. " Udah.... Sana... Mandi... Ntar siapin sarapan yaa... Gue kangen nasi goreng buatan loe" Lanjut alana lagi dengan senyum nyengir nya .
"Mesen gojek aja al... Gue lagi males masak kali ini " Suruh arlan parau masih dengan mata terpejam.
"Gue maunya loe yg masakin " Kekeh alana
"Ya tapi gue lagi males.. Lagian... Sama aja kan al " Jawab arlan jengah .
"Gak sama... Gue pokoknya mau loe yg masakin " Titah alana lagi
"Jangan pancing emosi gue deh al... Ini masih pagi " Ujar arlan yg mulai kesal .
" Ayolah lan... Gue kan tunangan loe " Paksa alana lagi..
"Al.. "
"Lan. " Alana tak mau mengalah.
"Oke... Loe mandi dulu, abis itu siap2... Biar gue yg masak sekarang " Kata arlan dingin yg langsung berdiri dari duduknya dan setelah itu berlalu menuju ke dapur.
" Makasih my fiance " Teriak alana yg langsung beranjak dari tempat tidur, setelah nya buru2 ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan bersiap siap untuk sekolah...
Seperti biasa, setibanya di sekolah, alana langsung di sambut manis oleh kedua sahabatnya..
Saat melewati koridor sekolah, ke tiga gadis itu selalu saja membuat tatapan semua orang tertuju pada mereka dengan tatapan kagum pastinya...
" Nanti sehabis pulang sekolah, belanja yuk " Ajak alana yg masih berjalan santai menuju kelas bersama kedua sahabatnya itu.
"Yahh.. Kalau sepulang sekolah nanti, gue ada janji al sama Andra " Ucap sasa hati hati.
" Gue juga gak bisa.... Soalnya gue mau ke perpustakaan nanti.... Sorry yaa al " Sambung bela lagi
"Ya gak papa lah... Gue kan bisa ajak si than than " Jawab alana santai
"Bagus deh lok gitu... " Lega sasa langsung
"Nana " Panggil seseorang yg tak lain adalah nathan... Alana menoleh, ia mendapati nathan yg sedang berlari kecil ke arahnya...
"Than than... " Gumam alana tersenyum manis.
"Pagi gadis ku " Sapa nathan mencubit pelan pipi alana setelah tiba di hadapan alana.
" Pagi " Balas alana yg langsung memeluk tubuh nathan dengan erat.
" Pagi bel, sa " Sapa nathan menoleh ke arah sasa dan bela dengan posisi yg masih memeluk alana
"Pagi nat " Balas mereka hampir bersamaan.
"Nana udah sarapan? " Tanya nathan lembut melepas pelukannya.
"Udah tadi.. Oh yaa... Nanti sehabis pulang sekolah, belanja yuk... Kan udah lama kita gc belanja bareng " Ajak alana berbinar...
" Hmmmm gimana ya" Pikir nathan
"Ayolah tan " Paksa alana lagi
" Hmmm... Boleh juga... Apa sih yg nggak buat nana gue " Jawab nathan kemudian
" Oke... Nanti gue tunggu di luar gerbang sekolah yaa " Ujar alana sumringah
" Baiklah " Jawab nathan tersenyum manis.
"Ya udah kita duluan yaa " Pamit alana kemudian... Nathan mengangguk, alana, sasa, dan bela pun bergegas menuju ke kelas karna bel penanda masuk kelas sudah berbunyi.
😊😊😊
Sesuai janji, alana dan nathan sepulang sekolah langsung bergegas menuju ke Moll, dan tak lupa dari itu, alana terlebih dahulu izin pergi bersama nathan kepada tunangan batunya itu... Dan arlan mengijinkannya dengan sarat, alana tidak akan pulang malam... Dan alana menyetujui itu...
"Sekarang kita ke mana dulu nih? " Tanya nathan yg sudah siap menyetir motornya, dan alana juga sudah siap dalam boncengan nya.
"Ke Moll dulu lah... Gue mau belanja dulu" Jawab alana sumringah.
"Oke... Tapi sebelum belanja , kita makan dulu yaa, gue laper " Usul nathan yg setelah itu menghidupkan motornya, kemudian melajukannya dengan kecepatan sedang..
" Serah loe aja deh.. Tapi semua belanjaan gue loe ya.. Yg bayarin " Kata alana terkekeh.
"Itu pasti.... Kan biasanya emang begitu "
"Hmmmm tau juga loe maunya gue itu... Hehe "
"Loe mah.... Emang gak pernah mau susah orangnya "
"Yups... You really*** "