
Aku dan Ken baru saja selesai makan malam bersama. Ken sudah mengizinkan aku untuk keluar kamar. Kita sedang diskusi mengenai proyek kita bersama Mike juga ikut makan malam.
“Bagaimana Mike?” tanya Ken.
“Sudah hampir selesai pembangunan semuanya. Palingan dua bulan lagi selesai dan bisa pembukaan tempat wisata tersebut” jawab Mike.
“Alhamdulillah, mengenai karyawannya sudah ada yang mengirim lamarannya?” lanjut aku.
“Itu semua mas Bagas dan mbak Luna yang mengurusnya” ucap Mike.
Ketika mereka asyik ngobrol datang seorang pembantu “tuan, ada tuan Dave” pembantu mengantar Dave dan Jihan.
“Iya, kamu boleh kebelakang” ucap Ken.
“Jihan...” ucap aku.
“Ly...” Jihan langsung menghampiri aku dan memeluk aku.
“Kamu kenapa?” aku bingung.
“Lo gak kenapa-napa kan?” Jihan bertanya sambil melihat keadaan aku.
Ken dan Mike melihat Dave. Dave hanya bisa mengangkat bahu dan memberi kode minta maaf pada Ken.
“Aku gak kenapa-napa kok, kenapa kamu datang kesini?” tanya ku.
“Ya jenguk lo lah. Berani ya lo bohong sama gue, untung gue paksa Dave untuk cerita” Jihan kesal.
Dave sudah duduk dekat Mike, sedangkan Jihan duduk di sebelah aku. Tidak lama datang pembantu membawa minuman untuk kita semua.
“Jadi kamu udah tahu?” tanya ku.
“Iya, lo mau kan diobati” Jihan melihat aku.
“Iya. Ken sama Mike sudah mengurus semuanya” jawab aku.
“Apa lo sudah tahu siapa orang yang menabrak lo?” lanjut Jihan.
Aku menggeleng “oh iya mengenai itu. Bagaimana Dave, apa sudah ada perkembangan dari anak buah yang ditinggalkan disana?” Ken bertanya pada Dave.
“Belum ada..” Dave masih menyembunyikannya.
“Mike lo harus bantu Dave mencari tahu, sebab beberapa hari lagi Dave pasti akan sibuk dengan pernikahannya. Apa lagi mereka pasti akan pergi honeymoon juga” Ken meminta Mike untuk membantu Dave.
“Kenapa menyuruh Mike, biarkan saja. Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan Mike daripada cari tahu orang itu. Sekarang aku sudah baik-baik saja. Mike, kamu fokus sama pekerjaan kamu dan Dave fokus dengan pernikahan kamu” ucap aku.
Mike dan Dave saling lihat, selama ini tidak ada orang yang berani membantah perintah Ken. Tapi sekarang aku langsung memantahnya tanpa peduli padanya. Jihan juga kaget melihat Ken yang hanya melihat pada aku.
Semua orang melihat aku “kenapa?” tanya aku pada semua orang.
“Kamu tahu gak apa yang sudah terjadi sama kamu karena kecelakaan itu. Pokoknya kalian berdua harus mendapatkannya, lagian kamu nggak usah khawatir. Sebab mereka gak sendiri, mereka ada anak buah masing-masing yang bisa mereka tugaskan” Ken melihat aku.
“Kalau gitu kenapa gak kamu saja yang cari tahu” aku juga melihat Ken.
Beni tepuk tangan “waw... akhirnya...” ucap Beni.
Semua orang melihat sumber suara “Beni...” ucap Ken, Mike, dan Dave bersamaan.
Beni jalan menghampiri semua orang “ini benar-benar pertunjukkan yang langkah. Bertahun-tahun akhirnya ada juga yang bisa melawan seorang Keanu Johnson. Seorang laki-laki keras kepala, egois, dingin, dan
.....”.
Belum selesai Beni bicara Ken melempar Beni dengan bantal sofa yang mereka duduki.
“Aw...” ucap Beni.
“Rasakan kampret...” kesal Ken.
Jihan, Mike, dan Dave tersenyum melihat Beni yang kena timpuk oleh Ken. Sedangkan aku sedikit kaget melihat Beni, aku merasa pernah ketemu dengan Beni tapi tidak tahu dimana.
“Ngapain lo datang?” tanya Dave.
“Nggak tahu tuh bos kita menyuru gue datang” ucap Beni sambil duduk.
Beni melihat sama aku dan Jihan “punya siapa ini, kok gak bilang sama gue” ucap Beni lagi.
“Itu Jihan calon istri gue dan disebelahnya Laili rekan bisnis bos kita” Dave memperkenalkan mereka.
“Jadi ini yang akan jadi nyonya Dave, orang yang dijodohkan orang tua lo itu” Beni melihat Dave “cantik juga. Kalau disebelahnya punya siapa?” lanjut Beni.
Dave dan Mike memberi kode pada Beni sambil melirik Ken “oh, sangat cocok” ucap Beni.
“Jihan, Ly, kenalin itu Beni orang paling ngeselin diantara kita berlima” ucap Ken.
“Berlima?” aku melihat Ken.
“Ly, kita bersahabat ada lima orang. Kita dulu satu kampus di Amerika, orang tua kita juga pada kenal. Kita memiliki jurusan yang berbeda-beda, nanti kalian pasti kenal juga pada satu orang lagi” ucap Mike.
Cerita sedikit, mereka memang bersahabatan semenjak kuliah di Amerika. Terdiri dari Keanu, Mike, Dave, Beni, dan Eka. Diantara berlima ini memiliki sifat berbeda-beda dan jurusan ketika kuliah juga berbeda-beda.
Pertama sifat dari Keanu sudah dijelasakan oleh Beni sebelumnya. Keanu memang terkenal dengan keras kepala, egois, dingin, dan satu lagi yang tidak banyak orang tahu kalau Keanu itu banyak rahasia. Ketika kuliah Keanu memilih jurusan arsitektur.
Mike, sifatnya setia kawan dan penurut. Apapun yang dikatakan oleh Ken dia selalu mengikutinya. Makanya dia yang ditunjuk Ken menjadi asisten pribadinya. Ketika kuliah Mike mengambil jurusan bisnis sama dengan aku. Satu rahasia Mike yang tidak diketahui oleh Ken yaitu dia sudah lama meyukai Anggika. Tapi Anggika menyuka Ken, makanya Mike berani melepaskan Anggika untuk Ken. Sekarang Mike sedang mengincar Galu, sepupunya Dave yang menjadi kepercayaan Ken di Amerika.
Dave memilki sikap pemberani dan lebih teliti. Dave juga mempunyai kemampuan beladiri terbaik dari antara mereka berlima. Makanya Dave dijadikan Ken sebagai penanggung jawab di perusahaan bodygurth. Ketika kuliah Dave mengambil jurusan hubungan internasional. Dave memang tidak mau pacaran, dia lebih memilih dijodohkan orang tuanya daripada dia cari sendiri.
Beni memiliki sifat yang paling jail dan nyebelin diantara mereka berlima. Beni lebih sering bercanda dari pada serius, makanya Ken selalu kesal kalau bicara dengan Beni. Beni adalah orang yang bajingan sebab dia sering gonta ganti pacar. Ketika kuliah dia mengambil jurusan kedokteran spesialis anak. Mungkin karena itu dia juga nyebelin dan suka bercanda. Karena itu juga dia dipercaya Ken untuk bertanggung jawab dalam rumah sakit orang tuanya.
Terakhir Eka, orang yang belum pernah muncul sampai sekarang. Eka memiliki sifat lebih pendiam lagi dari pada Mike. Dia lebih suka menyelesaikan kasus yang rumit, sesuai dengan jurusannya hukum ketika kuliah. Eka adalah pengacara Ken yang bertanggung jawab di seluruh perusahaan Ken.
Diantara berlima ini yang duluan menikah adalah Dave. Sebab dia memang sudah dijodohkan orang tuanya bersama Jihan. Jihan yang tidak pernah pacaran ketika kuliah. Dia juga memilih dijodohkan oleh orang tuanya. Mereka ketemu berapa bulan yang lalu langsung saling menerima perjodohan.
Jihan yang hanya tahu Dave adalah sahabat Ken bosnya ketika berkerja di perusahaan orang tuanya Ken. Meskipun Jihan pernah berkerja disana tapi dia tidak pernah tahu dengan mommynya Ken. Sebab Jihan tidak suka kepo dengan kehidupan seseorang.
Tidak lama Ken, Dave, Mike, dan Beni masuk ke ruangan kerja Ken. Sebab ada yang mau mereka bicarakan. Sedangkan aku mengajak Jihan keliling mansion bersama beberapa orang pembantu.