
Beberapa menit kemudian Ken turun menemui tuan Jaya dan Mike yang sedang duduk di ruang tamu.
“Maaf paman sudah menunggu lama” Ken duduk di depan mereka.
“Belum lama juga kok, paman penasaran karena tiba-tiba kamu ingin bertemu dengan paman. Ada masalah apa?” tanya Jaya.
“Aku mau tanya mengenai Thania, pasti paman sudah tahu semua itu dari daddy dan mommy”.
“Paman memang sudah mengetahuinya, tapi paman tidak berani untuk mengatakannya. Apa yang sudah kamu tahu mengenainya?” paman bertanya balik.
Mendengar pertanyaan dari paman Jaya, Ken lalu menceritakan hasil pencarian Mike dan Dave mengenai Thania.
“Benar informasi yang kamu dapatkan, karena itulah orang tua kamu melarang hubungan kamu dengan dia. Tapi lebih baiknya kamu sendiri yang mencari tahu. Kalau kamu ingin tahu lagi masuk ke kamar orang tua kamu dan carilah disana. Paman yakin orang tua kamu menyimpan semua buktinya disana” kata paman Jaya.
“Baiklah paman” Ken semakin kecewa.
“Paman bersyukur kamu sudah mengetahui sekarang. Kalau sampai kamu menikah dengannya, paman tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Ingat, dia bukan orang sembarangan” pesan paman Jaya lagi.
“Maksud papa apa?” Mike juga tidak paham dengan perkataan papanya.
Kemudian paman Jaya menceritakan bagaimana susahnya orang tua Ken mendapatkan informasi tentang Thania. Sebab Thania begitu dekat dengan bos mafia disana dan menjalin hubungan dengannya.
“Baiklah paman, terimakasih. Paman tidak usah khawatir, aku sudah tahu bagaimana cara menghancurkannya. Jadi karena itu dia selalu berbuat baik sama aku selama ini” ucap Ken.
“Kalau begitu paman pamit ya, kamu harus banyak istirahat” paman pamit.
“Iya paman, terimakasih banyak” ucap Ken.
“Gue pamit bos” Mike juga pamit.
***
Pagi harinya Ken sudah siap berangkat ke bandara, Mike juga sudah menunggunya di ruang tamu. Mike melihat Ken turun dan langsung menghampirinya.
“Berangkat sekarang bos?”
“Iya”
Mereka langsung masuk mobil dan jalan menuju bandara “bos.. bos...” panggil Mike.
Ken tidak menjawab panggilan Mike, dia melamun memikirkan apa yang sudah dia ketahui mengenai Thania. Karena panggilan Mike tidak dijawab, Mike terpakasa mengerem mendadak mobil.
“Mike...” teriak Ken yang kesal karena Mike mengerem mendadak.
Mike melihat Ken “apa! Lo dari tadi gue panggil lo hanya diam. Apa sih yang lo fikirkan?” Mike kembali melajukan mobilnya.
“Tidak ada apa-apa. Siapa yang akan menemani gue ke Amerika?” Ken mengalihkan pembicaraan.
“Itulah yang mau gue katakan, tapi lo tidak mengiraukan gue. Yang akan menemani lo nanti adalah Dave”.
“Kenapa Dave?”
“Lo fikir Thania itu siapa, orang seperti dia harus dengan licik juga kita menghadapinya”.
“Terserah kalian” Ken sibuk dengan ponselnya.
Setengah jam kemudian mereka sampai di bandara. Dave sudah menunggu mereka, kemudian mereka langsung menuju pesawat pribadinya.
***
Aku sedang duduk di depan penginapan sambil melihat beberapa email pekerjaan. Lalu datang Jihan menghampiri aku dengan membawa minuman.
“Ini...” Jihan memberikan minum.
“Thanks” aku masih fokus dengan notebook.
Aku langsung menghentikan pekerjaan aku “aku gak tahu Han, sampai kapan aku akan bertahan. Setidaknya aku ingin tahu alasannya meninggalkan aku. Sampai saat ini aku tidak ada dapat jawaban dari semua pertanyaanku”.
“Kamu bukannya tidak tahu tapi kamu sendiri yang tidak ingin tahu. Sebenarnya aku tahu, tapi.....” Jihan tidak tega untuk membicarakannya.
“Tapi kenapa? Kamu katakan saja, aku gak masalah kok” aku melihat Jihan yang ragu-ragu.
Jihan langsung memberikan ponselnya pada aku “apa ini?”
“Itu adalah informasi yang aku tahu, aku melihat di sosial media adiknya William yang aku dapat dari mas Tejo. Aku rasa mereka sudah hidup enak sebelumnya dan lihat postingan pertamanya” ucap Jihan.
Aku langsung melihat postingan pertama Denis. Sepertinya Denis baru membuat akun tersebut satu tahun yang lalu. Aku melihat sebuah foto keluarga yang berada di sebuah pernikahan.
Aku terus memperhatikannya dan sangat terkejut mengetahui bahwa orang yang didalam foto pernikahan tersebut seperti dikenalnya. Aku langsung meneteskan air mata dan langsung meletakan posel Jihan.
Ken, Dave, dan beberapa bodygurth sudah sampai di Amerika. Mereka langsung menuju apartemen Thania. Karena apartemen tersebut adalah punya Ken jadi dia hanya langsung masuk.
Sampai di dalam Ken melihat ruangan sangat berantakan. Baju, sepatu, dan barang yang lain berserakan dimana-mana. Ken mendengar suara ******* seseorang dari dalam kamar. Ken langsung menuju suara tersebut dan dia sangat terkejut melihat semuanya.
“Thania...” ucap Ken.
Orang itu adalah Thania bersama selingkuhannya. Mereka langsung kaget dan menutup tubuh mereka masing-masing.
“Ken...” ucap Thania dengan paniknya.
“Besok pagi gue kembali lagi kesini, semua barang-barang lo sudah selesai dikemas dan tinggalkan tempat ini” Ken langsung pergi meninggalkan apartemen.
“Ken.. Ken.. ini bukan seperti yang lo lihat, Ken...” Thania memanggil Ken tapi Ken sudah pergi.
“Bagaimana ini” ucap Thania.
“Acuhkan saja, ayo kita ulangi lagi” ucap cowok yang masih berada disamping.
“Lo gila, sampai dia beritahu sama James apa yang kita lakukan kita berdua akan hancur” Thania kesal.
James adalah bos mafia yang ada di Amerika, dia juga rekan kerja Keanu. Thania bisa menjadi seorang model internasional karena James dan Keanu. Tapi mereka tidak tahu kalau Thania adalah seorang yang licik.
Thania selalu memanfaatkan jabatan seseorang dalam pekerjaannya. Dia pacaran dengan Ken selama 10 tahun. Kemudian dia dekati James untuk membantunya menjadi seorang model internasional.
Tapi Thania harus membalas apa yang dia dapat dengan tubuhnya sebab James adalah seorang pemain wanita. Tidak hanya itu, dia harus berhasil menjalankan kerjasama dengan Keanu. Karena Keanu adalah seorang pebisnis terkenal di asia dan eropa.
Semua itu juga tidak cukup oleh Thania, dia merelakan tubuhnya dinikmati oleh orang untuk mendapatkan karirnya. Dia selalu mendekati sutradara, produser, dan pothographer. Makanya dia dengan mudah menjadi artis dan model internasional.
Paling yang membuat terkejut, ternyata Thania menjalani hubungan diam-diam dengan tangan kanan James yang bernama Alberto. Cowok yang ditemukan Ken di apartemen adalah Alberto.
Makanya orang tua Ken sangat susah mendapat informasi mengenai Thania karena Alberto. Tapi bagaimanapun caranya mereka bisa mendapatkannya. Karena itu Ken tidak terlalu terkejut menemui Thania bersama Alberto.
Pagi harinya Ken datang ke apartemen bersama Dave dan beberapa bodygurthnya. Tapi yang masuk kedalam apartemen adalah Ken sendiri.
“Ken...” Thania menghampiri Ken.
“Apa barang-barang lo sudah siap dikumpulkan?”
“Gue gak akan pergi dari sini”
Ken tertawa “lo fikir gue bodoh. Sepuluh tahun lo hanya membodoh-bodohi gue, sekarang sudah ketahuan masih saja ngeles. Dasar perempuan murahan” Ken semakin kesal.
“Cukup Ken...” Thania membentaknya.
“Apa!” Ken melihatnya.
Thania langsung takut melihat tatapan Ken yang menatapnya dengan begitu marah padanya. Jadi dia terpaksa diam dan tidak melanjutkan perkataannya.