
Sesampai di rumah aku langsung masuk kamar dan langsung rebahan karna aku seperti tersambar petir di siang bolong karna mendengar gosip yang bukan bukan tentang aku.
aku pun mencoba menghubungi dika dan membuka blok dari wa nya,
(aku)
"dika lo apaan sih bikin omongan yang enggak enggak tentang gue?
maksud lo apaan coba ?
aku pun menunggu balasan dari dika dan dia pun membalas pesan dari ku,
(dika)
" gue begini buat lo mon,gue enggak mau pisah sama lo
(aku)
"emang harus begini ya cara lo buat dapatin gue lagi ?
lagian gue tu enggak bakal mau balikan sama lo karna perlakuan lo sama gue !!
apa lagi lo nuduh gue yang macem macem ya
jangan harap deh lo bisa balikan sama gue
(dika)
"mon tolong lah kasih aku kesampatan
tolong lah mon
gue sayang banget sama lo
(aku)
"inti nya gue enggak mau lagi sama lo
gue juga enggak mau lagi ada hubungan apa apa lagi sama lo gue benci lo dika
aku pun mengakhir chatan kami dengan memblokir nya kembali,sungguh hancur hati ku dengan semua ini dan dika menggunakan cara kotor agar dapat mendapatka aku,aku benci sekali sama dia.
sejak pulang sekolah candra tidak ada menghubungi aku tidak ada dia mengirim pesan pada ku,tidak seperti biasa.
saat aku di sekolah pun aku tidak ada melihat candra,mungkin dia merasa malu karna pernah dekat sama aku.
aku nya saja yang terlalu berharap lebih pada nya,sungguh secara bersamaan mod ku langsung hancur dalam hari itu aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini.
aku cuma bisa menangis gara gara perbuatan dan omongan dika ke pada orang orang,kenapa juga dulu aku mau pacaran sama dia.
lelaki macam apa dia itu mencoba segala cara untuk mendapat kan apa yang dia ingin kan.
suatu pagi aku pun mencoba semua yang ku jalani baik baik saja dan aku mencoba melupakan masalah ku walau pun masih banyak orang yang menatap ku dengan tatapan sinis karna gosip yang beredar tentang ku,aku pun mencoba menutup telinga dan berusaha tegar dengan semua ini.
(rara)
"mon lo enggak papa kan, akhir akhri ini lo ring banyak diam ?
(aku)
"enggak papa kok ra
(rara)
"gue enggak nyangka mon dika sejahat ini sama lo
yang sabar ya
(aku)
"iya ra makasih ya atas perhatian lo
aku pun memeluk rara dan sambil menangis,aku merasa hancur untuk beberapa hari ini walau pun aku sudah mencoba tegar tapi semua nya tidak bisa ku tahan omongan dari orang orang.
(rara)
"sudah lah mon
nanti gue bakalan kasih pelajaran ke dika
aku pun cuma diam saja ketika rara berkata seperti itu,untung saja aku masih punya tmpat bersandar untuk mehadapi cobaan ini.
tidak terasa pun udah jam pulang,sepanjang perjalanan ku ingin ke parkiran ada saja aku mendengar ocehan siswa lain yang mencerita kan aku tapi ke tetap diam dan berusaha seperti tidak mendengar apa apa.
ketika di parkiran aku bertemu kiki dan mencoba memberi tahu kiki kenapa berapa hari ini candra menjauh dari ku,aku sengaja bertanya kepada nya karna dia satu kumoulan tongkrongan,kiki pun akan menyakan hal itu kepada candra nanti.