
Hari hari pun mulai berlalu dengan cepat dan tidak terasa sudah hari minggu.
ya minggu ini enggak terlalu spesial sih menurut ku masih sama seperti hari hari libur seperti biasa,seperti aku membereskan rumah dan mencuci makaian pakaian.
setelah aku selesai sama pekerjaan rumah ku aku pun mulai melakukan hobi ku yaitu rebahan 😅.
Tingg
Tingg
hp ku pun berbunyi dan aku cek ada pesan wa dari dika pacar ku.
(dika)
"sayang nanti ku jemput ya kamu ke rumah ku"
(aku)
"mau ngapain ke rumah mu ?
(dika)
"temenin aku yng aku bt enggak ada temen di rumah,orang rumah lagi pergi ke acara sepupu ku"
(aku)
"oke deh tapi beliin aku paket internet ya sama cemilan yang aku suka"
(dika)
"iya sayang,apa pun ku kasih buat kamu.
rasa ingin muntah saja aku mendengar ucapan lebay nya coba saja aku enggak membutuhkan nya lagi sudah ku tinggal kan dia mulai dulu (ujah ku dalam hati ku).
aku pun mandi dan setelah mandi aku mulai siap siap karna pacar ku akan menjemput ku.
(ibu tiri)
"mona ...
"mon...
(aku)
"iya ibu"
(ibu tiri)
"tolong dong beliin aku garam sebentar"
(ujah ibu tiri ku menyuruh ku dengan seenak nya)
aku pun langsung mengambil uang yang di berikan nya kepada ku buat membeli garam,kesal kali aku sama dia masa cuma beli garam di warung depan gg aja suruh aku.
setelah aku membeli garam dia pun bertnya ke pada ku
(ibu tiri)
"mau kemana kau ?
(aku)
"jalan bentar sama dika"
(ibu tiri)
"jangan lama lama aku juga mau jalan mau senam sama temen temen ku nanti kamu jagai adek mu ya"
(aku)
"iya telpon saja aku kalo sudah mau jalan biar aku pulang nanti"
ibu tiri ku pun cuma mengangguk saja dia membalas ucapan ku tadi.
begini lah kehidupan ku di rumah enggak ada yang perhatian sama aku mereka cuma membutuhkan aku di saat ingin menyuruh ku seperti tadi.
seandai nya saja aku mempunyai keluarga yang sempurna mungkin aku sudah betah di rumah,aku cuma berharap jika aku menikah aku tidak akan membuat anak ku sengsara seperti yang ku rasa kan aku ingin membangun rumah tangga ku dengan harmonis dan memberi kasih sayang kepada anak ku cukup aku saja yang begini.
itu lah yang ku impikan jika aku sudah dewasa dan mulai mencari pasangan hidup nanti.
aku pun kembali ke kamar ku untuk mengambil hp dan helm ku karna aku udah mau di jemput sama pacar ku,tidak lama kemudian aku pun mendengar suara klakson motor udah jelas lah kalo itu pacar ku.
pacar ku pun masuk ke rumah ku dengan mengucapkan salam dan membawa buah tangan pasti nya.
(dika)
"assalamualaikum"
(ibu tiri )
(dika)
"nih tante buah buat tante"
(ibu tiri)
"ohiya makasih ya sering sering saja kesini bawa beginian"(ujah ibu tiri ku sambil ketawa kecil)
(aku)
"ya sudah bu mona jalan dulu"
(ibu tiri)
"jangan lupa pesan ku tadi"
aku pun langsung saja pergi tanpa membalasan uacapan nya tadi.
aku dan dika pun menuju ke rumah nya dan kami mampir ke mini market untuk membeli cemilan setelah selesai kami membeli cemilan kami pun melanjutkan perjalanan kami dab tidak terasa kami sudah sampai di rumah dika.rumah ya bagus lah lebih bagus dari rumah ku dan kamar nya saja be ac enak kali hidup nya ya.
(dika)
"ayo masuk"
aku pun mulai masuk ke rumah nya dan duduk di ruang tamu nya.
(dika)
"ayo ke kamar ku di sini panas di kamar ku ada ac kita ngobrol di sana saja"
(aku)
"oke deh"
kami pun duduk di ranjang nya dan sambil mengobrol tentang kehidupan kami sehari hari sambil nyemil makanan yang kami beli tadi.
(dika)
"sayang coba liat di bibir mu tu ada bekas makanan"
(aku)
"ah masa sih"
tiba tiba dika pun mendekat ke pada ku dan tanpa ku sadari dia mulai mencium ku dan ku langsung melepaskan ciuman nya.
(aku)
"apaan sih kamu"
(dika)
"sekali sekali lah sayang"
aku pun tidak menghiraukan nya dan aku melanjutkan memakan cemilan ku sambil nonton tv.
tanpa ku sadari dika mulai memandangi aku dengan tatapan ny yang menurut ku aneh atau mungkin karna aku pake dres pendek maka nya di menatap ku terus,tiba tiba dia mendekati ku lagi dan mencoba memeluk ku dari belakan.
(dika)
"sayang jangan bosan ya sama sifat ku begini)
ku diam kan saja dia ngomong begitu dan tidak ku hirau kan karna dia tu enggak bisa di tebak sifat nya kadang cuek kadang perhatian bingung lah aku sama dia .
(aku)
"udah dong meluk nya enggak bisa napas ni aku kalo kamu meluk terus"
dika pun merebahkan ku di kasur nya dan mencoba mencium paksa aku,sumpah aku kesal banget sama perlakuan dia tapi karna aku tidak bisa ngapa ngapain jadi diam saja lah aku mau melawan juga percuma karna dia kuat sekali memeluk ku.
" macam mana ini tuhan tolong lah aku darii mahluk halus ini yang mengganggu ku)
ujah ku dalam hati.
akhir nya dika pun nelepas ciuman nya dan aku mulai marah ke pada nya,saking marah nya aku langsung keluar dari rumah nya dan aku jalan kaki untuk mencari ojek atau taksi untuk menjauh dari mahluk halus itu.
(dika)
"sayang maafin aku aku hilaf yang"
"sayang..
"sayang..
ujah nya sambil mengejar ku tetap saja aku enggak hirau kan dia dan terus berjalan lurus dan ku liat di belakang seperti nya dia sudah mulai capek mengejar ku.
"jika kamu merasa sudah tidak nyaman lagi tinggalkan saja,jangan menetap karna hanya terpaksa itu akan membuat mu tersiksa"