Me And The Beasts

Me And The Beasts
06



Celin melihat Raline berteriak langsung segera menenangkannya.


"Tenanglah ... tenang ... ambil nafas dalam dalam ... buang, ulangi sekali lagi" ucap celin mencoba menenangkan. Raline hanya bisa menurut.


Setelah tenang, Raline mencoba untuk mengingat kepingan kepingan yang terjadi selama ini. Dan Raline hanya bisa diam.


"Tuan putri mungkin setelah mandi anda akan rileks, mari saya antar"ucap celin.


Raline menganggukkan kepalanya setidaknya disini ada manusia pikir Raline. tapi di dunia Beasts betina memang berwujud seperti manusia tidak seperti pejantan.


Setelah Raline mandi, dia duduk di depan cermin dibantu celin menyisir rambutnya. sekarang penampilan Raline sangatlah cantik dengan pakaian yang berwarna putih dengan pinggiran warna biru langit. bergambar bunga bunga. rambutnya disanggul sedikit dikasih perhiasan. Raline sangatlah cantik.



"Tuan putri tadi anda bilang saya manusia? manusia itu apa?"ucap celin yang sejak dari tadi penasaran apa yang dikatakan Raline. walau celin memanggilnya tuan putri bukan berarti dia pelayan tapi dia menghargai pasangan dari pimpinannya.


"manusia ya manusia seperti aku ini" ucap Raline. Celin masih belum mengerti apa yang dikatakan oleh Raline.


"Begini deh manusia itu spesies primata berasal dan tinggal di bumi dengan populasi terbesar, dan dicirikan dengan kemampuannya untuk berjalan diatas dua kaki serta otak yang komplek yang mampu membuat peralatan budaya dan bahasa yang rumit. (ini kata Mpok guling ya) ya seperti aku ini atau juga denganmu"ucap Raline menjelaskan.


"tapi saya tidak tinggal dibumi.aku tinggal di beasts Utara, jadi aku bukan manusia tuan putri" ucapa Celin.


"oh iya siapa namamu tadi"Raline bertanya.


"Celin tuan putri" jawab Celin. dengan sedikit menunduk.


"Panggil aku Raline aja jangan panggil aku tuan putri itu, sedikit mengganggu pendengaranku saja "ucap Raline.


tok .. tok ...tok...


Ketukan pintu menghentikan perbincangan antara Celin dan Raline.


"Putri Celin, Tuan sedang menunggu anda dan tuan putri, dia tidak ingin menunggu lebih lama lagi"ucap Beastman yang bernama wan.


"Baiklah ini sudah selesai, tolong kawal kami. mari Tu ... eh Raline ikut dengan saya kita sudah ditunggu Tuan di aula" ucap Celin.


Tanpa banyak bertanya Raline mengikuti Celin entah dibawa kemana Raline pergi, yang dia pikir mungkin ada makanan karena dia sudah lapar. (kalau laparkan biasanya otak rada ga sinkron)


Tibalah mereka di aula. Raline sangat terkejut melihat banyak para beastman. Raline berjalan menuju aula paling tinggi melewati para Beastman tersebut. ditengah para Beastman tersebut Raline sangat ketakutan. karena dilihatin para Beastman.


Setelah sampai di atas aula.Terdapat beberapa sisi. Ada sisi kanan dan kiri, dikanan ada betina sepuluh, dikiri betina sembilan ada satu bangku kosong. Dan didepan ada beberapa kursi yang diduduki oleh Beastman tingkat tiga dan dua. alias setengah manusia dan setengah binatang.


Tapi Raline menatap kagum saat pandangan mata itu melihat Zero ada di kursi besar berwarna merah dia sangatlah tampan dengan baju yang senada dengannya rambut peraknya yang terurai mata emasnya yang membuat makin ganteng,hidung mancungnya. bibir tipisnya yang tersenyum melihat Raline sudah datang melengkapi wajah tampannya.tapi Raline bingung kenapa sayapnya tidak ada.


"Apakah itu zero tapi kemana sayapnya? makin ganteng aja zero klo berpakaian seperti itu" batin Raline.



Zero berdiri langsung menghampiri Raline. Saat dia sudah ada didepan Raline. Zero menatapnya dengan lekat. zero terkagum kagum melihat Raline yang ada didepan matanya tanpa berkedip.


"Zero ada apa ini? kenapa banyak sekali Beastman disini?" tanya Raline karena dia bingung baru dua hari dia ada di dunia beasts sudah banyak kejadian kejadian yang mengguncang akal sehatnya.


"Percayalah padaku, kamu adalah pasanganku, kamu hanya butuh tersenyum dan ada di sampingku" ucap zero sambil mengecup punggung tangan Raline.


Zero langsung membawa Raline ke tengah podium dan mengumumkan kalau Raline adalah pasanganya.


"Wahai semua teman-teman seperjuanganku perkenalkan betina ini adalah pasanganku" ucap zero dengan lantang.


Pernyataan itu mendapatkan pro dan kontra dari berbagai pihak ada yang sorak sorai ada juga yang menentang.


Raline sangat terkejut akan pernyataan itu di depan semua para Beastman, untung saja dia tidak punya riwayat jantung karena banyaknya kejutan kejutan yang diterimanya dalam dua hari ini.