Me And The Beasts

Me And The Beasts
34



Raline memikirkan apa yang dikatakan oleh Simon jika sehat dia bisa keluar dari kediaman ini, dan itu adalah kesempatan untuk kabur darinya. Raline mencoba menenangkan pikirannya dengan keluar dari ruangan itu sambil merencanakan bagaimana dia kabur.


Dia berjalan disekitar area tersebut tanpa sengaja dia melihat taman lapang yang sangat indah. berbagai bunga disana walau tidak terawat banyak rumput liar yang menjuntai, tapi bunga disana mekar sangat indah seakan mengalahkan tumbuhan liar itu.


Tanpa sadar dia menghampiri tanaman bunga itu dan memetik bunga mawar merah muda. dia menciumnya bunga itu dan sangatlah wangi.


Saat itu Beastman misterius itu melihat betina yang sedang mencium bunga. dia ingin menghampirinya tapi tanpa sengaja dia melewati tanaman marigold, tanaman yang berbau menyengat itu mengganggu penciuman Beastman misterius. Tanpa sadar dia bersin bersin.


"haciiiii, haciii, bau apa sih ini ga enak banget bikin pusing padahal sudah memakai masker" batin Beastman misterius. setelah itu dia pergi meninggalkan taman itu tanpa bertemu betina yang bikin dia penasaran.


Raline yang mendengar itu mencari sumber suara. dia melihat Beastman dengan tudung hitam menjauh dengan hidungnya ditutupi dan mengibas ibaskan tangannya.


"bukankan itu bunga marigold apa Beastman serigala ga suka dengan bau wanginya? pantas kebun ini tidak terurus. oiya dari kemarin disini kok tidak ada pengawal atau betina yah. sepi sekali rumah ini" batin Raline sambil melihat sekeliling kali aja ada Beastman atau betina yang bisa diajak mengobrol. tapi tidak juga ditemukan.


Raline menikmati sore itu dengan angin sepoi sepoi ditaman tak terawat. matahari sore itu memanjakan matanya, dia duduk di batu besar sambil memainkan bunga bunga yang dia petik.


Simon yang ingin keluar tanpa sengaja melewati taman. dia melihat Raline duduk di batu dengan banyak bunga ditangannya. dia teringat kata kata Lucy " Jika kau ingin mengambil hatinya kasih perhatian, sabar jangan terlalu kasar padanya betina itu lembut" ucap lucy.


"kyle ambilkan makanan dan minum aku ingin bersama pasanganku" perintah Simon pada Beastman serigala yang saat ini ditugaskan untuk menjaga kediaman Simon.


"Baik Tuan " jawabnya.


"apa kau suka tempat ini. jika suka aku akan membersihkannya dan membuat taman ini cantik seperti dirimu" ucap Simon.


Raline yang terkejut akan kedatangan Simon hanya menoleh tak menanggapi apa yang di ucapkan Simon. Raline menatap heran pada Simon kenapa dia tidak terganggu dengan bunga marigold yang da disampingnya saat ini. dia kira dengan duduk dekat batu yang disampingnya bunga marigold tidak akan diganggu oleh Beastman serigala manapun. tapi dugaannya salah.


Raline tiba tiba teringat saat dia di perpustakaan sekolah dia pernah membaca buku tentang tanaman. jika wangi bunga marigold adalah salah satu tanaman bunga yang bisa mengusir ular.


"apa jangan jangan yang tadi itu Beastman ular? apa yang dilakukan disini apa dia menyelinap masuk kesini?"batin Raline.


"kenapa melamun?" tanya Simon. dia mengeluarkan energi spiritualnya untuk menerbangkan Raline.


entah sejak kapan ada dua kursi dan satu meja bundar didepanya. mungkin saat dia melamun sejenak Simon membuatnya. Simon duduk di salah satu kursi tersebut. Raline yang terbang langsung diterbangkan ke arah Simon, sehingga Raline duduk dipangkuannya.


Raline sangat terkejut dengan tindakan spontan itu.raline mencoba berontak dari pelukan Simon. tapi ...


"Jika kau terus melawanku semakin aku menjeratmu" bisik Simon di telinga raline.raline menegang saat benda kenyal itu menyusuri leher Raline. Raline tak bergerak sedikitpun takut jika Simon nekat.


"bagus, anak yang ada dikandunganmu itu akan aku anggap sebagai anakku!" ucap Simon sambil mengelus perut rata Raline.


"apa?"