
Saat Raline sudah siap ingin berangkat, Raline dikejutkan dengan yang namanya kereta. kereta yang dia pikir kereta kencana berhiaskan ukiran ukiran kayu yang indah. dengan kuda yang menjadi pendorongnya. tapi apa yang dia dilihat sekarang tidak sesuai dengan ekspektasinya.
gerobak yang biasa untuk pertanian membawa parit di dunianya. menjadi kereta untuk dia pergi ke wilayah Beasts barat. tapi yang lebih mencengangkan lagi, hewan yang sebagai pendorongnya bukan kuda, sapi, atau kerbau tapi Beastsman macan. Raline yang terkejut hanya melongo melihat pemandangan tak biasa ini.
"Kenapa sayang apa kau ga nyaman dengan keretanya?" ucap zero.
"astaga sayang itu bukan kereta tapi gerobak, ya ampun sayang aku ga bisa naik itu" ucap Raline.
"kenapa? itu kereta beast barat sayang. mereka sengaja jemput kita untuk keselamatanmu karena disana tanpa pengawalan dari salah satu panglima mereka, kita tidak bisa masuk walau aku raja dari beasts central.
"itu bukan kereta, itu gerobak mengangkut barang, masa aku naik itu. nanti aku jatuh terjungkal bagaimana? bikin yang baru saja nih pegang kepalaku, bikin kereta yang aku pikirkan" ucap Raline.
"Baiklah" ucap zero langsung memegang kepala Raline menyalurkan energi spiritual agar bisa membuat kereta yang membuat wanitanya senang. zero membuat kereta kencana berlapiskan emas dengan ukir ukiran kayu yang melambangkan rajawali disana.
beastsman yang berada disana sangatlah terkejut dengan apa yang diciptakan oleh Zero. kereta yang belum pernah dilihat dan begitu megah. mungkin ini akan menjadikan trend terbaru di dunia Beast.
"Nah ini baru kereta baguskan? kereta ini cocok dengan pakaianku sekarang. Rick ayo kita naik" ucap Raline sambil menggendong Rick menuju kereta yang dibuat Zero.
Zero yang membuatnya juga masih tidak percaya melihat kereta yang dibuat dalam pemikiran raline sangatlah perlu brilian. Zero yang sudah tersadar akhirnya dia juga pun masuk kedalam.
Sebenarnya zero sengaja meminta raja beasts barat menyiapkan kereta agar istrinya aman dari marabahaya yang meresahkan semua betina di dunia beasts. kasus ini belum menemukan titik terangnya sehingga masih abu abu.
Saat sudah sampai di gerbang sebuah pemukiman yang dijaga dengan senjata senjata kayu yang runcing dipinggiran sebagai pembatas. Menandakan kalau mereka sudah sampai di pemukiman beast barat. disana sudah ada raja beasts macan dengan baju zirahnya. kedua sayapnya yang bertengger di punggungnya. membuat kesan pertama dilihat Raline sangatlah gagah.
Raja beasts barat menyambut kedangan Zero dan Raline.
"Selamat datang di beast barat Tuan" ucap raja beast ya g bernama Parker.
"Terimakasih atas penyambutannya" ucap Zero.
Raline hanya bisa tersenyum sambil mengelus badan Rick.
" Silahkan duduk dan nikmati hidangan yang tersedia. oh iya pa yang ditangan istrimu itu gumiho?" ucap Parker.
"Gumiho apa itu? ucap Raline sambil duduk disebuah kursi yang disediakan Beastman macan. Raline duduk di tengah-tengah pemukiman macan yang terlihat seperti tenda tenda kalau di dunianya.
"Gumiho itu maklum mitos atau biasa disebut rubah berekor sembilan, mereka bisa berumur panjang. tak ku sangka aku bisa melihatnya" ucap Parker.
Saat Raline melihat makanan yang disiapkan oleh Beastman macan itu tiba-tiba dia ...
"emm ...hoek ... hooeeek"
"Sayang kau kenapa" zero panik.