
Setelah membersihkan badannya Raline dan celin segera ke ruang makan untuk sarapan. Hari ini di meja makan sudah berkumpul semua keluarga Zero. Raline sebelumnya sudah diberitahu oleh Zero semua keluarganya jadi sedikit banyak tau tentang silsilah keluarganya.
Dimeja makan Ada Zero, dan keempat pasangan putri celin yang bernama Teo, Popo, Zito, Udin beserta anak-anak celin yang masih terlihat seperti anak burung. Celin mempersilahkan Raline duduk disamping Zero. dan Celin duduk disamping Zito dan Udin. Setelah memperkenalkan masing-masing Raline dihidangkan dengan makanan yang berbeda dari bestman yang lainya.
Raline yang ingin bersikap seperti pasangan yang baik maka dia menyiapkan makanan untuk zero.
"Zero kamu mau makan apa biar aku yang siapin"ucap Raline sambil menyiapkan piring ditangannya. Dia siap untuk mengambilkan makanan untuk zero tapi tanpa Raline sadari dia ditatap oleh semua Beastman yang ada disana.
Raline yang sadar telah ditatap oleh Beastman lainya sangatlah canggung. takut ada kesalahan yang membuat para Beastman itu marah.
"ehem ehem ... sayang tolong ambilkan aku makanan, baby nanti kamu suapi aku yah... " ucap celin memerintahkan suaminya untuk melayaninya seperti ratu. untuk mencairkan suasana karena para Beastman tidak biasa dilayani. tapi para Beastman itulah yang akan melayi betina. bestaman dengan senang hati melayani betinanya seperti menjaga nyawanya sendiri.
Zero yang tau akan kecanggungan ini, dia hanya tersenyum. Dia malah suka diperlakukan seperti itu walaupun kenyataanya harusnya dia melayani perempuannya.
"Tolong ambilkan kacang kenari, kacang tanah, dan ikan itu. Ingat yah makanan kesukaan aku kacang kenari dan ikan kecil ini" ucap zero. menunjukkan makanan yang da di meja.
"i-iya"ucap raline sambil mengambil makanan yang diucapkan Zero.
...****************...
Setelah Sarapan berlangsung Zero memerintahkan Teo dan Popo untuk menjaga istananya. karena Zero mau pergi untuk beberapa hari mengelilingi dunia beast. yah anggap aja bulan madu.
Karena Zero ingin memperkenalkan pada Raline dunia beast. Zero memerintahkan prajurit bayangannya untuk menjaga dia dan ratu dijarak yang tidak pernah Raline lihat. karena keselamatan ratu lebih penting. Walau zero mempunyai kekutan spiritual tertinggi tapi banyak yang tidak menyukainya dalam kepemimpinan. Musuh tidak tau datang dari mana dan kapan. karena pasti musuh akan mengincar disaat kita lengah dalam pengawasan.
Zero memilih tempat itu karena setidaknya tidak membahayakan Raline. para Beastman disana sangat bersahabat.
Zero dan Raline turun di hamparan bunga yang berwarna warni. Saat Raline menginjak tanah Raline langsung terhipnotis dengan bunga yang dia lihat. Raline melihat hamparan bunga mawar yang disukainya. dia langsung menghampiri dan menghirup wanginya bunga itu.
"Apa kamu suka dengan lapangan ini" tanya zero.
"Iya aku suka banget sama Bunga mawar apalagi bunga warna putih ini aku menyukainya, apa boleh bunga ini aku taruh di kamar?" ucap Raline.
"Terserah kamu saja sayang, yang penting kamu senang"
tiba-tiba ada suara dari belakang, Beastman itu memberi hormat pada zero.
"Salam tuan, selamat datang di rumah kami" ucap Beastman kelinci.
"Ya. Terimakasih, kerja kerasmu sangat bagus. taman bunga ini sangat indah bisa membuat pasanganku senang."ucap Zero.
Taman bunga ini adalah rumah bagi Beastman tanpa Raline sadari di balik gundukan tanah yang diatasnya hamparan bunga di bawahnya ternyata rumah bagi Beastman kelinci.
Raline yang melihat Beastman kelinci sangat gemas sendiri. gimana ga gemas sendiri kelinci putih dengan telinga berwarna pink sangat gemuk dan kelinci itu bisa berbicara. ingin sekali dia mengelus kelinci mungil itu. tapi Raline sadar kalau dia melakukan itu. takut Beastman itu marah.