
"apa? bagaimana dia bisa tau ada tanda rajawali, apa jangan-jangan dia melihatnya" batin Raline. Raline melihat kebawah. dilihatnya badannya sudah di gantikan baju dengan baju berlengan pendek berwana biru.
"kenapa bajuku berubah, apa laki laki ini yang menggantikan bajuku, kurang ajar siapa dia? dan dimana aku? dimana zero? dimana rick? bukanya aku bersama mereka? kenapa mereka meninggalkan aku?" batin Raline bertanya tanya kenapa dia melihat mereka terasa asing. seorang pria bermata emas denga telinga diatasnya. dan anehnya ahli ramuan itu memakai topeng. dan pengawal di belakangnya memakai tudung. hanya pejantan disamping Raline yang kelihatan mukanya.
"Baiklah, Jika benar ini benih dari rajawali kemungkinan betina ini bunting sekitar sepuluh atau lima belas hari lagi dan setelah itu betina ini akan melahirkan.saya tidak bisa memprediksikan tepatnya dia lahir." ucap ahli ramuan yang bernama lury. lury adalah Beastsman serigala yang selalu menggunakan topeng berwarna merah untuk menutupi luka di bagian matanya yang membekas.
"emm" ucap raja.
"untuk berjaga jaga saya akan selalu berada disisinya bagaimana?" ucap Lury menggoda perjaka tua yang hobinya membunuh itu.
Raja melotot dengan tatapan tajam setelah mendengar ucapan lury yang menurutnya adalah kesempatan untuk mendekati betina yang dia incar. lury yang mendengar kabar bahwa raja beastsman serigala membawa betina ke rumah pribadinya tak percaya akan hal itu.bukan tanpa alasan karena raja beastman itu terkenal dengan bengisnya membunuh tanpa ampun tak berbeda jauh dengan zero tapi zero masih punya hati nurani. kalau raja serigala ga pernah kenal yang namanya ampun.
"ya ... ya ..ya ... aku tahu hanya becanda saja, aku akan pergi, jangan lupa betina ini harus minum obatnya tiga kali sehari, kasih makanan yang bergizi dan cantik juga" ucap Lury sambil pergi meninggalkan raja serigala itu berduaan.pengawalnya sudah pergi entah kemana.
Raja langsung menatap tajam lury walau yang ditatap tidak mempedulikan tatapan itu. dia tetap melenggang pergi tanpa salam.Setelah lury pergi raja seriga itu berpindah ke bibir ranjang. dia memegang rambut panjang Raline yang panjang,hitam dan wangi. dia memainkan rambutnya dengan memutar mutar tangannya sambil mencium rambutnya.
" Betina dengan melihat tatapanmu itu aku tahu kau pasti bertanya-tanya kenapa kau ada disini bersamaku, benarkan?" tanya raja yang bernama Simon dengan angkuhnya.
Saat Raline mau menjawab Simon menghentikannya.
"Tidak usah menjawab aku tahu. aku akan menjawab semuanya, kau berbaring saja dengarkan aku bicara. pertama kenalkan namaku Simon, raja beastsman serigala. kedua ini adalah rumah pribadiku. ketiga aku sudah menyelamatkanmu dari api yang membakar semua penghuni di pemukiman Beastman macan itu. semuanya" ucap Simon menyeringai. sambil menekankan kata semuanya.
Raline yang mendengar itu langsung menutup mulutnya dengan tangannya. lelehan air dari matanya jatuh membasahi pipinya.
"Tidak ini tidak mungkin pasti zero selamat dia tidak akan meninggalkan aku dan calon anaknya" batin Raline seksegan. dia membayangkan bahwa zero,Rick dan yang lainya terbakar dalam kobaran api.
"Jangan menangis ada aku disini" ucap Simon yang langsung membawa Raline dalam pelukannya. dia tersenyum senang karena Raline percaya akan kebohongannya. harusnya dia tau kalau tanda itu masih ada pasti pasangannya masih hidup. karena ketidaktahuannya itu Simon memanfaatkan kondisi ini untuk menyingkirkan zero dari pikiran Raline. agar dia bisa menerima satu satunya pasangannya adalah dia sang raja kejam raja beastman serigala.
Raline tahu jika seorang pejantan menyelamatkan betina sudah dipastikan kalau dia adalah calon pasangan pejantan itu. Raline menangis sejadi-jadinya. diperlukan Simon. bagaimana tidak dia berpikir Raline ditinggalkan saat dirinya sedang hamil.