Me And The Beasts

Me And The Beasts
48



"Papa?" zero yang baru datang terkejut saat melihat Simon menggendong Eli. Simon yang mendengar suara yang sangat familiar itu langsung menatap Zero diambang pintu.pandangan Zero langsung tertuju pada Raline dan rizef yang ada di ranjang.


"Kenapa kalian tidak memberitahuku kalau anakku sudah lahir" lirih zero sambil menghampiri rizef yang sedang tertidur pulas disamping Raline. sekarang zero berada di seberang ranjang yang ditiduri Raline dan rizef dia duduk sambil mengelus pipi rizef.


" Kata Raline dia ingin membuat kejutan buat kamu, tapi kau tak kunjung datang. Eli baru saja lahir dan seharian ini Raline mengurus rizef yang aktif sehingga kelelahan dan tertidur" ucap Simon.


"lihat Eli ayahmu zero sudah pulang" lanjut Simon.


zero mencium rizef dan langsung berdiri. saat berdiri zero mendengar suara lembut yang dinanti-nantikannya sedari tadi.


"ya ... yah...ya yah" ucap Eli.


Simon memberikan Eli yang berada didekapannya ke pelukan zero.zero terharu saat melihat Eli merentangkan tangannya ingin digendong. saat menggendong Eli ada rasa bahagia dalam dirinya saat dipanggil ayah oleh anaknya untuk pertama kalinya.


"Sayang ini ayah nak" Simon mencium pipi Kanan dan kiri berulang kali. hinga Eli tertawa kegelian.


ayah dan papa baru itu terlihat senang bermain dengan Eli. tanpa menggangu tidur raline.seakan lelah hilang dalam sekejap. Cukup lama mereka bersendau gurau sehingga Eli tertidur digendongan Zero.


"ide yang bagus tapi kau harus memberikan hakku dalam keputusan rapat nanti aku hanya tidak ingin Raline murung dan bersedih jika kau terlalu lama diluaran sana. apa kau lupa perjanjian kita" ucap Simon.


Ya sebelum Raline siuman dalam komanya pasca melahirkan zero dan Simon tidak mau jika Raline dimiliki sendiri dan dengan Rick menengahi akhirnya kesepakatan diantara mereka terjalin. dimana pihak yang kalah (beastman serigala) menyerahkan kekuasaan pada pihak yang menang (Beastman central).


Jika Simon mengaku kalah zero menyetujui Simon menjadi suami kedua Raline dan mendapatkan semua wilayah yang dipimpin oleh Simon. Tapi jika Simon menyatakan perang maka zero siap untuk berperang hidup dan mati.


Simon berpikir jika berperang melawan zero apakah Raline akan memaafkannya jika dia tahu, sedangkan selama ini sekeras apapun dia memaksa tetap saja Raline tak menunjukkan rasa tertariknya hingga dia menurunkan harga dirinya. Apakah dengan menurunkan egonya dia bisa mendapatkan hati Raline dan mengorbankan pasukannya. jika dia mengaku kalah apa rakyatnya kecewa dengannya?


Selama dia menjadi penguasa dia tidak merasakan apa yang namanya bahagia hanya kekosongan yang dia rasakan,sejak bertemu dengan Raline hidup Simon berwarna dan ada rasa yang menggelitik di hatinya. Dengan berat hati dia putuskan untuk mengalah tapi bukan berarti kalah dia memberikan syarat jika dia mengalah pasukanya jangan sampai di basmi tapi menggabungkan pasukanya dengan pasukan zero.


Kesepakatan itu terjalin dengan satu syarat yang diberikan zero. jika pasukan bergabung zero yang memimpin semua. sehingga sampai sekarang semua permasalahan yang dihadapi oleh semua Beastman dia yang mengatur. kesibukan inilah yang dikerjakannya sekarang. Dia juga tidak menyangka bahwa setelah perjanjian perdamaian akan menyita waktunya.


untung saja Simon mau menjaga Raline kesehariannya sehingga dia tidak kesepian walaupun Rick juga sering menemani tapi Rick sering menjadi pendamping zero kemanapun berada. agar rubah itu mengenal dunia luar.