
Raline mengerjapkan matanya, dia merasakan haus yang luar biasa, kepalanya pusing semakin berat, mual yang ia rasakan.bener bener membuat tubuh Raline tak berdaya.
"ha ... us ... haus ..." ucap Raline dengan parau. bibirnya pucat pasi dan kering.
Tapi tidak ada yang mendengarnya. sebuah kamar dengan bangunan kayu, terkesan sederhana yang pertama kali di lihat. Raline menengok kekanan dan kekiri. tidak ada siapapun yang menjaganya.
"ini dimana? sayang ... zero .... Rick ...aku haa..us bisa tolong ambilkan air." lirih raline. suara yang seperti bergumam tanpa suara itu berhembus seperti angin. tidak ada jawaban sama sekali.
Raline samar samar melihat gelas bambu diatas meja kecil samping tempat tidur yang tertutup oleh kain transparan. Raline menggerakkan tangannya untuk menjangkau gelas itu. dia berusaha sekuat tenaga menjangkau gelas itu walau tubuhnya lemah.tapi usahanya sia sia. tanpa sengaja gelas itu malah terjatuh ke lantai.
plukk
Dari arah pintu terdengar suara langkah tergesa-gesa menghampiri dirinya. Raline yang lemah samar melihat wajah yang asing yang membantunya untuk duduk.
"Cepat ambil air" perintah raja.suara bariton itu menggema ke seluruh ruangan. memerintahkan pengawalnya untuk mengambil air.
"Baik Tuan" ucap pengawal.
Ya, yang menghampiri Raline adalah Beastman serigala dan dua lainya, pengawal dan ahli ramuan. dia memanggil ahli ramuan untuk memeriksa Raline.
"Kau periksa dia sekarang. kalau sampai kau tidak bisa menyembuhkannya ku penggal kepalamu" ucap raja.
Raline yang ada dipelukannya itu mencoba berontak tapi apalah daya tubuhnya sangat lemah. memegang gelas saja bisa tumpah apalagi mendorong tubuh kekar nan keras itu.
"Ini Bos minumnya" ucap pengawal.
Raja beastman serigala itu menerima gelas bambu itu. dia membantu Raline untuk meminumnya.
"Ini minumlah" ucap raja.
Raline yang kehausan langsung meneguk minuman itu hingga tandas. " terima kasih" ucap Raline lirih. Raline langsung berbaring dengan bantuan raja serigala itu. Raline melihat raja serigala itu intens menelisik siapa gerangan yang membantunya.
"Katakan" ucap raja tanpa melihat ahli ramuan karena dia melihat Raline dengan tatapan mengiba.
" emm .... sebenarnya betina ini sedang bunting (mengandung biasanya dikatakan bagi binatang) dimasa masa seperti betina mengalami gejala gejala aneh yang disebut bawaan bayi. dan itu berbeda setiap betina. dan saya baru memeriksa betina yang bunting sampai separah ini. saya akan meresepkan obat herbal untuk menambah staminanya." ucap ahli ramuan sambil menulis di sebuah kertas resep ramuan herbal itu untuk dikonsumsi.
"kalau boleh, bolehkah saya melihat tanda kawinnya? sehingga saya bisa memprediksikan berapa usia dan lama kandungannya? ucap ahli ramuan. karena sejak tadi dia tidak melihat tanda kawin dari tubuh raline.biasanya betina memamerkan tanda kawin sebagai kebanggaan kalau dia sudah mempunyai pemiliknya,sehingga dia tidak diincar oleh sembarangan pejantan.Jika dia belum mempunyai empat tanda pejantan lain maka betina itu akan terus didekati oleh pejantan agar betina itu mau dikawin oleh pejantan tersebut. sama halnya dengan Raline. Raline hanya mempunyai satu tanda kawin.
Sehingga raja beastman serigala tertarik dengan Raline apalagi pasangan Raline bukan sembarangan, raja beasts central dengan terbuktinya tanda rajawali di dada sebelah kiri Raline. padahal raja beastsman central dirumorkan tidak tertarik dengan betina manapun dan ada rumor juga kalau raja tersebut impoten. tapi sekarang terbukti Raline Bunting. dan dia sangatlah cantik dibandingkan dengan betina manapun.
"Pasangannya beastsman rajawali, kau tidak boleh melihat tanda itu" ucap raja.
"apa?" batin raline terkejut. matanya membola mendengar ucapan pejantan itu.